IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Alexa



"Alexa dimana?" tanya Greyson tanpa melepas rangkulannya. Entah mengapa Ia menjadi sangat sayang kepada putrinya itu. Mungkin karena ikatan batin pikirnya.


Namun Greyson juga masih penasaran dengan wajah putra keduanya. Sedari tadi sore, Greyson belum melihat wajah putra keduanya.


"Alexa ada di ruang makan, menunggu yang lain." ujar Stevi. Ia terlalu mengkhawatirkan keberadaan Stevenson yang tiba-tiba menghilang dari kamar, hingga tanpa sadar Ia melupakan keberadaan Alexa yang masih berada di dapur bersama pelayan lain.


Setibanya di meja makan, Greyson dan Stevi tidak melihat keberadaan Alexa.


"Apa kalian melihat putri ku?" tanya Greyson. Ia menatap tajam ke satu persatu pelayanan yang ada disana.


Para pelayan sedang sibuk bergelut dengan tugas mereka masing-masing, sehingga mereka tidak terlalu memperhatikan apa yang Alexa lakukan.


"Maaf, Ketua. Kami terlalu fokus dengan pekerjaan kami, sehingga kami tidak terlalu fokus dengan apa yang nona muda lakukan. Kami sedari tadi melihat nona muda duduk di kursi namun setelah kami menyajikan makanan di atas meja, nona muda sudah tidak terlihat ada disitu." jelas seorang pelayan senior. Ia tahu jika Greyson akan sangat marah jika mereka lalai dalam mengerjakan tugas mereka.


Mendengar penjelasan pelayan senior itu, Greyson tidak jadi marah. Ia pikir putrinya tidak akan melangkah jauh keluar dari mansion sebesar ini.


"Panggilkan Jack kemari." tegas Greyson menatap salah satu pelayan disana.


"Baik, Ketua." ujar seorang pelayan yang merasa tatapan tajam Greyson mengarah ke arahnya. Setelah melihat pelayan itu berlalu dari dapur, Greyson kemudian mengalihkan pandangannya ke arah istrinya.


"Sayang.... Kamu makan duluan. Biar aku yang mencari putri kita." ujar Greyson. Ia mengelus lembut kepala istrinya.


"Kita makan bersama." tegas Stevi tidak mau ditolak. Ia merasa kasihan melihat tubuh kurus suaminya. Begitu banyak makanan mewah di mansion ini, mengapa berat tubuh suaminya bisa turun sebanyak ini, batinnya bertanya-tanya.


"Baiklah.... Tapi disuapi." ujar Greyson manja.


Para pelayan langsung menundukkan kepalanya, ketika mendengar ucapan manja ketua klan king yang terkenal kejam dan temperamen.


Dengan sabar dan telaten Stevi menyuapkan sesendok demi sesendok makanan ke mulut suaminya.


"Bi, sebentar sebelum tidur, buatkan susu hangat sekalian untuk lima orang." ujar Stevi. Mulai dari hari ini dan seterusnya, Ia akan memperhatikan pola makan anak-anaknya dan suaminya. Stevi akan memberikan kasih sayang sebagai seorang istri untuk suaminya sekaligus mommy untuk putra pertamanya yang menghilang selama 9 tahun ini.


#


#


Sementara di sisi Alexa, Ia sedang melangkah mengikuti cahaya emas kebiruan yang sedari tadi menghipnotis penglihatannya.


"Alexa.... Alexa kemari lah." suara seseorang terdengar nyaring memanggil-manggil namanya.


"Alexandria teteskan darahmu di atas ku." ujar sebuah suara dari dalam kotak yang mengambang di udara.


Alexa yang masih terhipnotis dengan cahaya itu, langsung saja menuruti perkataan suara itu. Ia mengigit kuat jemarinya sehingga mengeluarkan darah. Ia kemudian meneteskan setetes darah diatas kotak itu.


Cahaya yang semakin silau, membuat kesadaran Alexa perlahan pulih sepenuhnya. Tanpa Ia sadari sebuah tanda burung phoenix biru terukir jelas di belakangnya tengkukan-nya.


"Apa yang aku lakukan di tempat ini?" gumamnya sembari memperhatikan sekitarnya yang gelap, lembab dan pengap.


Mata Alexa tiba-tiba bersinar terang di dalam kegelapan.


"Gua" batinnya. Ia menatap sekelilingnya penuh tanda tanya.


...***Bersambung***...