IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 63



"No...Grey aku mau tidur di sofa" ujar Stevi sembari memberontak dari gendongan Grayson


sssss


"Putra kita sedang tidur" ujarnya berbisik sembari meletakkan tubuh Stevi di atas kasur. Greyson masih bisa menahan hasratnya yang sedari tadi sudah minta di puaskan, namun bagaimana pun istrinya masih berada dalam masa nifas.


Stevi yang mendengar bisikan Greyson seketika teringat dengan putranya yang sudah tertidur, Stevi langsung terdiam dan membiarkan Greyson meletakkan tubuhnya di atas kasur.


Dengan perlahan Greyson juga ikut naik ke atas kasur kemudian membaringkan tubuhnya di samping Stevi. Greyson memegang kepala Stevi hingga mata mereka saling menatap.


"Bisakah kita saling terbuka sekarang!" seru Greyson menatap intens sepasang mata hazel Stevi yang juga sedang menatapnya. Dia tahu Stevi masih memendam banyak luka di hatinya, Greyson bisa merasakannya.


"Grey.." lirih Stevi dengan mata berkaca-kaca menahan sesak di dadanya


"Hmm... Bolehkah aku mencintaimu?" tanya Greyson sembari terus menatap kedua bola mata Stevi. Dia meresapi tatapan terluka itu, tersimpan banyak kesedihan di dalamnya.


Stevi yang mendengar pertanyaan Greyson seketika tertegun "Greyson yang terkenal pemarah! kejam! dingin! Digilai banyak wanita! Bagaimana mungkin mencintai seorang Stevi yang hanya karyawan biasa!" gumam nya dalam hati kemudian mengalihkan pandangannya ke arah lain sembari menahan air matanya untuk tidak keluar.


Greyson yang melihat Stevi mengalihkan pandangannya seketika mensejajarkan pandangan mereka "Aku serius. Apa kau tidak percaya padaku?" tanyanya lagi dengan lembut menatap mata berkaca-kaca Stevi.


"Ya aku tidak percaya!" tandas Stevi dengan serius "Yang aku tahu kau menikahi ku hanya untuk putra kita" lanjutnya sembari mengigit pelan bibir bawahnya


"Kau hanya perlu merasakannya! Aku tidak menuntut mu untuk segera menjawab apa yang aku tanyakan. Cukup kau rasakan! hmm.." Serunya tersenyum tipis sembari mengelus pipi Cabi Stevi. Meskipun dia hamil dan sudah melahirkan seorang putra untuknya, namun tubuh Stevi tetap langsing kecuali area dada dan pipi yang tambah berisi.


#


#


"Grey kenapa setiap kali kau marah, Bola matamu akan berubah menjadi warna merah?" tanyanya dengan serius menatap kedua bola mata biru keabu-abuan milik Greyson.


"Mengapa kau bertanya kembali tanpa menjawab perkataan ku" serunya sembari menatap intens kedua bola mata milik Stevi


Stevi terdiam lama memikirkan jawaban apa yang akan dia berikan pada Greyson " Grey.. Biarkan waktu yang menjawab semuanya" serunya sembari menatap lembut kearah kedua mata Greyson


"Apa boleh kau menjawab pertanyaan ku?" serunya lagi merasa penasaran dengan jawaban Greyson


"Bilang dulu sayang.. Daddy Steven yang tampan... Jawab dong" seru Greyson sembari tersenyum menggoda


Stevi yang mendengar ucapan Greyson merasa merinding "Kenapa dia jadi lebay gini sih" gumamnya dalam hati sembari memperlihatkan ekspresi memelas ke arah Greyson


"Iya sudah..! aku mau tidur saja!" serunya sembari meletakkan kepala Stevi di atas bantal. Greyson kemudian membaringkan tubuhnya di samping Stevi sembari menatap ke atas langit-langit kamar.


Dengan wajah memerah Stevi berbisik pelan di telinga Greyson" Sayang... Dad...ddy Steven yang tam..pan... jawab dong" gugupnya berucap terbata-bata.


"Yang jelas dong" seru Greyson sembari menatap wajah Stevi dari samping. Greyson menahan diri untuk tidak tertawaan melihat wajah cabi Stevi yang sudah memerah sedari tadi.


...****Bersambung***...


...Jangan lupa Like, Komen dan Vote ❤️...