IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Cruel Ghost Forest



Sementara di Kolombia


"Apa ada masalah?" tanya Dena menatap ekspresi kacau suaminya setelah menerima panggilan telepon.


"Sayang...."


"Sepertinya kita juga harus ke California menemui Rachel, putri kita sedang mengalami sedikit masalah." ujar Meyer mendudukkan bokongnya di kursi meja makan.


"Kalau begitu, kita berangkat bersama-sama saja Pa, Ma." saran Stevenson menghentikan suapannya.


"Sherina sependapat dengan saran Daddy Gion, Pa." celetuk Sherina tiba-tiba menatap sekilas kearah suami dan ayahnya.


"Baiklah! setelah makan Mama langsung mau packing pakaian kami ke dalam koper." ujar Dena tersenyum tipis.


"Apa kita akan naik pesawat?" tanya Gion antusias


"Tentu saja." ucap Meyer tersenyum kecil mendengar pertanyaan cucunya. Karena selama ini mereka belum pernah membawa Gion kemana-mana, selain berdiam diri di mansion keluarga Lendsky. Putra Steven itu memiliki sedikit masalah dengan jantungnya.


Dua jam kemudian


"Apa barang-barang kalian semua sudah dibawa Pa, Ma?" tanya Stevenson sembari mengendong putranya.


"Sudah, Nak! Mama dan Papa hanya membawa beberapa pasang pakaian saja. Dimana istrimu?" tanya Dena tidak menemukan keberadaan putrinya.


"Masih di kamar atas Ma." sahut Stevenson


Tak beberapa lama Sherina turun membawa satu tas dan satu paper bag. Ia tersenyum manis menatap keluarganya.


"Apa kalian sudah lama menunggu? maafkan Sherina agak lama berdandan." ujarnya tersenyum kecil.


"Mom, you look so beautiful." puji Gion tersenyum lebar memamerkan gigi ratanya.


"Makasih untuk pujiannya sayang." jawab Sherina tersenyum lebar melangkah mendekati suami dan putranya.


"Ta-tapi mengapa dia menggenggam tas yang Mommy bawa?" tunjuk Gion ke samping kiri Sherina.


"Apa kau tahu boy? dia adalah saudara kembarmu! jadi jangan takut, dia tidak akan menyakitimu." bisik Stevenson menjawab pertanyaan putranya.


Sementara Sherina menatap sendu ke samping kirinya. Ia merasakan sentuhan lembut di lengannya.


"Ayo sayang! semakin lama kita berdiri disini, semakin lama juga kita sampai di California." ujar Stevenson membuyarkan pikiran Sherina. Ia tahu apa yang sedang dipikirkan istrinya.


"Ayo Ma, Pa." sambung Stevenson mengajak mertuanya keluar dari mansion.


Mereka kemudian melangkah keluar mansion menuju lapangan pesawat 10 meter dari mansion Lendsky.


#


#


Di hutan cruel ghost forest


"Nona muda? Anda mau membawa kami kemana?" tanya Chris mengikuti langkah Alexa.


"Tentu saja berburu!" sahut Alexa


"Bagaimana ini? aku belum melakukan persiapan sama sekali!" monolog Paskal dalam hati.


"Aku hanya memiliki satu kesempatan sebelum menuruti keinginan Papa dan Mama." sambungnya menatap punggung Alexa.


Alexa menghentikan langkahnya saat sudah tiba di depan goa keramat klan king. Dari goa itu mereka bisa saja melintasi dua alam yang berbeda.


"Nona! bukankah Anda tadi berkata kita akan berburu?" tanya Chris menyeritkan dahinya menatap luar goa keramat cruel ghost forest.


"Aku tiba-tiba berubah pikiran!" sahut Alexa membalikkan tubuhnya. Ia tersenyum menyeringai menata wajah takut Chris dan Paskal.


"No-nona Anda tidak akan melakukan hal yang aneh-aneh kan?" tanya Paskal memundurkan langkahnya saat melihat seringai kecil Alexa.


"Apa kau masih takut masuk ke dalam goa ini?" tanya Alexa melipat kedua tangannya di dada.


"Tidak-tidak Nona!"


"Hanya saja, saya tidak kuat menahan energi yang ada di dalam goa itu." sahut Paskal sedikit cemas. Ia mulai merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya saat mendekati goa itu.


...***Bersambung***...