IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 21



Setelah melihat Asisten Jodi keluar dengan cepat Gabi memeluk Jodi.


"Hay Tuan Kim" ujar Gabi dengan santai namun terselip nada candaan


Mungkin dia juga merasa merindukan wanita yang dari dulu dia cintai, Jodi membalas pelukan Gabi.


"Apakah kau bahagia?" tanya Jodi dengan tenang lalu melepaskan pelukan mereka. Jodi memberi jarak antara mereka berdua.


"Apa maksudmu? Aku yang harus bertanya kemana kau selama ini?" Tanyanya dengan kesal tanpa menjawab pertanyaan Jodi


Jodi hanya diam dengan tatapan lurus ke layar komputernya. Dilayar itu terlihat rekaman ledakan demi ledakan terjadi. Melihat tatapan mata Jodi yang mengarah ke layar komputernya seketika pandangan Gabi mengarah juga ke hal yang sama.


"Grey..." gumamnya lirih melihat layar komputer itu


"Apa yang kau lakukan?" Tanya Gabi dengan berteriak membentak Jodi.


"No Grey...No....." teriak Gabi saat melihat ledakan itu mengenai Greyson


...🌷🌷🌷🌷...


Sementara Grayson di dalam bangunan itu di serang membabi buta dari arah tembok oleh beberapa anggota musuh. Tanpa memperhatikan bangunan yang ditempatinya dengan cermat. Greyson menembak tepat di dahi musuhnya dengan membabi-buta hingga menembus kepala.


Dor..dor..dor...


Dor..dor..dor...


Dug...dug..dug


Ketika melihat anak buah Klan Lion ingin membunuhnya dengan cepat Greyson menangkis serangan itu. Greyson lalu mengeluarkan pisau yang dia sembunyikan di lengannya dan menyerang Anggota Klan Lion dengan membabi buta.


Srek...Srek... Dug


Dengan sadis Greyson menginjak kepala anak buah musuh hingga tidak bernapas.


krekk...


krek..


"Cih..Berani kau mengusik Prince Greyson" ucapnya dengan memandang sinis semua mayat itu


Tanpa Greyson sadari di bawah tubuh para mayat itu sudah di tanam bom yang beberapa detik saja bisa langsung menghancurkan seluruh bangunan itu.


Five minutes


Five... Four... Three.. Two.... One...


BOOM


Duar...


Greyson terpental jauh hingga dia merasakan pendengarannya berdenging.


"Tuan.. Hallo? Apa anda sudah mendengar saya? Nona muda sudah dibawa keluar lagi dari Markas musuh" Ujar Jack dari interkom nya sedang mengamati Jodi mengendong tubuh Gabi.


"Selamatkan Gabi Jack" lirihnya hingga pingsan


"Oh God. Rain cepat kau ikuti mobil yang membawa Nona Muda. Aku akan melihat keadaan Tuan" ujar Jack cepat berlari melompati setiap tangga gedung terbengkalai itu.


Setibanya di Markas Musuh


Jack bisa melihat banyak mayat tergeletak di tanah maupun lantai.


"Dean kau dimana?" tanya Jack dari Intercom nya


"Bos. Ketua terkena ledakan Bom" ujar Dean dengan gemetar


"Sial" ujar Jack lalu menghubungi nomor darurat rumah sakit. Setelah berbicara beberapa saat Jack berbicara lagi kepada Dean.


"Dean jika menunggu ambulan pasti akan lama, cepat kau angkat tubuh Tuan dan bawa ke rumah sakit. Aku yang akan membereskan urusan yang disini"


"Baik Bos" ujar Dean lalu mengangkat tubuh lemah Greyson membawanya ke mobil


"Ayok cepat. Kita harus Cepat sampai di rumah sakit" ujar Dean dengan cepat ke arah anggota Klan King


🌷🌷🌷


Sementara Gabi sedang pingsan di dekapan Jodi dengan darah mengalir keluar dari atas pahanya.


"Selamatkan anak kita" lirihnya memejamkan matanya dengan muka pucat


"Maafkan aku biel" air mata Jodi mengalir deras, Begitu berkuasanya dia, banyak informasi yang bisa dia dapatkan. Namun karena rasa cemburu yang berlebihan membuat kesalahpahaman menjadi memperumit segalanya.


Flashback on


Setelah melihat ledakan itu seketika Gabi menangis histeris. Melihat saudara yang selalu ada untuknya terpental terkena ledakan Bom.


"Sebegitu cintanya kau dengan dia" Jodi memandang sinis ke arah Gabi, Gadis yang sangat dia cintai sedang menangisi orang lain


"Of Course. Aku sangat mencintainya. Di saat kau menghilang meninggalkanku sendiri dalam keadaan mengandung. Dia yang selalu ada bersamaku! Dia yang menjagaku! Dia yang memenuhi rasa ngidam ku! Dia selalu ada untukku! Sedangkan kau?" terang Gabi dengan marah. Terlihat jelas kekecewaan di sorotan kedua bola matanya.


Deg...


Jantung Jodi berdetak kencang mendengar ungkapan Gabi wanita yang pria itu cintai. Terselip rasa kecewa dan terluka di hatinya. Apa Aku tidak berarti untuk Gabi pikirnya. Tapi kenapa Gabi jadi menyalahkannya? apa disini terjadi kesalahpahaman?.


Pikiran Jodi sudah berkelana kemana-mana mendengar ungkapan menyakitkan Gabi.


"....Kau hadir hanya membuat kekacauan seperti ini. Kau melukai saudaraku. Aku membencimu. Jodi aku benar-benar membencimu. Aku Malu dan Menyesal sudah pernah mencintaimu!. Aku benar-benar benci dengan diriku sendiri yang masih mau menemui mu" Ungkap Gabi dengan emosi menggebu-gebu.


Karena terlalu emosi Gabi jatuh pingsan ke lantai. Jodi tidak siap dengan keadaan itu hingga matanya tertuju ke arah darah yang mengalir dari paha Gabi.


"No.. biel" ujarnya dengan mata berkaca-kata mendengar semua ungkapan dari Gabi


Flashback Off


...🌷🌷🌷🌷...


...***Bersambung***...