
1 Jam kemudian
"Sebelum kita kembali ke Indonesia, Mari kita menikah disini!" seru Greyson to the point. Dia sudah tahu ucapan Stevi mengarah kemana. Karena Stevi pernah berbicara satu hal kepadanya, sebelum dia pergi meninggalkan Apertemen Stevi beberapa bulan lalu.
Stevi dengan mata sembab berkata " Menikah? Apa kau tidak memikirkan anak mu yang lain? istrimu dan kekasihmu?" teriak Stevi marah. Dia masih ingat dengan jelas bagaimana Greyson dengan lembut merangkul wanita hamil di rumah sakit tempatnya di rawat beberapa bulan yang lalu. Saat dia hamil dan akan segera memiliki anak dari wanita lain, Greyson malah berkencan dengan wanita cantik yang lainnya.
"Anak? Bukankah aku sudah memikirkan anak kita? istri? Jika kau setuju menikah denganku kau akan menjadi istriku! Kekasih? aku tidak memilikinya" ujar Greyson dengan wajah serius
"Cih.. Sekali bajingan akan tetap menjadi bajingan!" decak Stevi memalingkan wajahnya ke arah jendela
"Kenapa kau selalu menilai segala sesuatunya dengan cepat? Aku belum pernah menikah! Aku juga belum pernah memiliki kekasih. Tapi satu hal yang aku punya, aku sudah memiliki seorang putra. Kalau istri mungkin sebentar lagi launching kalau dia ACC" ujar Greyson dengan nada serius namun diakhiri dengan nada candaan
Mendengar ucapan Greyson seketika pandangan Stevi mengarah ke arah mata Greyson. Stevi memandang intens kedua bola mata berwarna biru keabu-abuan itu. Terlihat tatapan serius di kedua bola mata biru itu.
"Wanita hamil yang di rumah sakit itu adalah saudaraku. Dia sedang mengandung saat itu! tidak ada yang benar-benar bisa aku percaya menemaninya." sambung Greyson lagi menatap serius kedua bola mata Stevi.
Mendengar penjelasan Greyson, Stevi kemudian mencari alasan lain "Kita tidak saling mencintai Grey" ujar Stevi lagi menatap lurus ke depan
Mendengar ucapan Greyson semakin membuat Stevi yakin ada yang aneh dengan Greyson, buka hanya itu kenapa bola mata Greyson tiba-tiba berubah menjadi merah darah ketika dia marah?. Namun satu yang dia tahu Greyson adalah sekarang mafia yang kejam dan tidak segan menghabisi nyawa orang-orang yang mengusiknya. Dia juga memiliki kasih sayang dan cinta yang sepenuhnya sudah dia berikan kepada Steven, putra mereka.
#
#
Tengah malam
Disaat Greyson dan Stevi sudah tertidur lelap, kedua bola mata Steven seketika terbuka, kedua bola mata nya memancarkan warna keemasan yang bercahaya. Seekor hewan berwarna putih bermata emas bercahaya keluar dari tubuhnya. Hewan itu siap siaga berjaga-jaga di sekitar boks yang di tempati Steven. Hewan itu menatap rembulan malam yang bersinar diatas langit-langit kamar transparan milik Greyson dan Stevi.
Kamar Greyson sudah di pasang dengan fasilitas dan sistem yang cukup moderen. Jadi langit-langit kamarnya bisa dia ubah menjadi transparan atau permanen. Tinggal menganti-nya melalui sebuah komputer yang sudah terpasang di ruangan komputer Greyson. Pemandangan nya akan terlihat indah bila di lihat dari kamar Greyson yang berada di lantai atas.
"Keberadaan ku akan membuat tuan kecil menjadi orang yang sangat di takuti. Aku berharap di masa depan, dia akan menjadi kuat dan sifat serakah nya tidak akan menimbulkan bencana. Beberapa tahun lagi seorang penguasa akan segera tumbuh menjadi pemuda yang kejam,dingin dan temperamental. Sifat Greyson akan menurun kepadanya. Apakah sejarah akan terulang kembali?" gumamnya dalam hati sembari memandang ke arah boks bayi.
...***Bersambung***...