
Greyson menyeritkan keningnya mendengar perkataan putrinya.
"Apa kau menyukai keturunan pria itu?" tanya Greyson meninggikan suaranya.
"Alexa hanya bicara semisalnya Dad!" ucapnya memelas menghilangkan kecurigaan Daddynya.
"Ingat! kau sudah Daddy jodohkan!" ujar Greyson mengingatkan Alexa.
Mata Alexa membesar mendengar perkataan Daddynya.
"Apa Daddy menjodohkan dengan putra Uncle?" tanya Alexa menyeritkan dahinya.
"Iya jelas! bukankah Daddy sudah mengatakannya sebelum kamu pergi melanjutkan S2 ke California!" ucap Greyson mengingatkan putrinya lagi.
"Ta-tapi Dad!"
"Tidak ada tapi-tapian!"
"Atau apa kecurigaan Daddy benar-benar terjadi? kamu menyukai putra pria itu?" tanya Greyson menatap tajam kearah putrinya.
Bagaimana mungkin putra-putrinya menyukai anak-anak dari musuh masa lalunya pikir Greyson.
"Bukankah anak Uncle R terlihat baik? apa lagi yang kamu tunggu-tunggu dari pria di luar sana? kriteria pria seperti apa yang putri Daddy inginkan? Hem?" tanya Greyson melembutkan suaranya.
"Dia terlalu kekanak-kanakan Dad! bukankah sifatnya terlihat sangat-sangat bertolak belakang dengan sifat Alexa?" tanya Alexa menatap wajah Daddynya.
"Saat berbicara di depan Alexa saja pemuda itu terlihat gugup! bagaimana bisa pemuda seperti itu menjadi pendamping hidup Alexa!" tegas gadis itu menyeringai tipis.
Sementara sedari tadi seorang pemuda mencuri dengar obrolan mereka. Pemuda itu mengepalkan tangannya mendengar perkataan Alexa.
"Aku harus menang saat berburu nanti! meskipun harus dengan cara curang!" gumamnya dalam hati menyemangati dirinya.
Pemuda itu kemudian kembali turun ke lantai bawah. "Nyonya, sepertinya Tuan besar dan nona muda sedang sibuk membicarakan hal yang cukup penting." ucap Paskal kemudian berlalu dari sana.
Stevi menyeritkan keningnya saat melihat perubahan ekspresi wajah Paskal.
"Apa pria juga mengalami yang namanya PMS?" gumamnya menatap sekilas kepergian Paskal.
#
#
"Masalah perjodohan itu...."
"Berikan Alexa waktu untuk memikirkannya Dad." pinta Alexa
"Aku ingin memastikan seberapa hebat pria tengil itu sekarang!" gumam Alexa dalam hati.
"Baiklah sayang... Daddy harap keputusan yang kamu ambil akan menyenangkan hati Daddy." ucap Greyson.
"Kapan hasil tes DNA itu keluar?" tanya Greyson pura-pura tidak mendengar obrolan putra-putrinya sebelumnya.
"12 hari lagi, Dad." jawab Alexa menutup laptopnya.
"Alexa sudah mendapatkan beberapa hasil penyelidikan mengenai keluarga itu! tapi tidak dengan masa lalu keluarga mereka." terang Alexa melihat reaksi biasa Daddynya.
"Apa yang kamu dapatkan?" tanya Greyson menatap serius kearah putrinya.
"Pria itu sudah menikah dan memiliki seorang putra berprofesi sebagai dokter bedah, lalu anak kecil yang kemarin Alexa katakan memanggil putra pria paruh baya itu sebagai Papi." ucap Alexa menghentikan perkataannya
"Ta-tapi dari hasil penyelidikan Alexa pria itu sebelumnya belum pernah menikah tetapi sudah memiliki satu putra. Dan anehnya wajah anak itu sangat mirip dengan Daddy, Steven dan Stevenson."
"Saat Alexa bertanya kepada Stevenson, Ia menegaskan kalau Ia tidak pernah menghamili wanita lain selain Sherina yaitu istrinya sendiri."
"Menurut Daddy, apa anak itu merupakan putra dari Steven? karena dugaan sementara Alexa, anak kecil itu merupakan putra Steven. Bisa jadi sewaktu dia menempuh pendidikan di Spanyol, pernah melakukan kesalahan meniduri kekasihnya!" kata Alexa dengan wajah serius.
Sementara Greyson termenung lagi saat mendengar dugaan putrinya. Kisah itu terlihat sedikit mirip dengan kisah saudarinya.
"Setahu Daddy pria itu menikah sebulan sebelum kejadian tragedi mansion klan king."
"Sepertinya kita harus menunggu kedatangan Uncle J kembali dari Indonesia." sahut Greyson cukup penasaran dengan hasil pencarian asistennya.
...**Bersambung***...