IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 31



Pagi hari di kamar Stevi


Stevi bangun dari tidurnya, Dia melihat jam di atas meja samping kasur sudah menunjukkan pukul setengah tujuh. Dengan panik Stevi beranjak dari kasur, namun sebelum kedua kakinya menginjakkan lantai, ada perasaan aneh yang dia rasakan.


"Kenapa rasanya tubuhku lelah ya, Dan dibawah sana rasanya aneh" gumamnya dalam hati. Karena terlalu terburu-buru takut telat masuk kerja, akhirnya Stevi menghiraukan keanehan itu begitu saja.


...🌷🌷🌷...


Sementara di sebuah mansion besar seorang pria sedang berdiri di dekat jendela yang langsung menghadap ke arah hutan hijau.


"Siapkan sandwich dan susu! lalu Berikan kepada Stevi" perintahnya lalu mematikan panggilannya.


"Aish.. Gue lebih suka bergelut di dunia bawah. Membunuh dan menembak dari jarak jauh" gerutu seorang pria di seberang sana mendengar perintah dari bosnya


#


#


Di Pabrik


"Hey You! Saya titip sarapan ini, nanti berikan kepada Stevi" ujar seorang pria mengarahkan tas kertas sedang ke arah Charlotte.


"Hey apa kau mendengar ku?" tanyanya lagi dengan wajah datar.


"Ya saya mendengar anda pak" ujar Charlotte yang terus memandangi tas kertas yang ada di tangan atasannya itu.


Charlotte langsung saja menerima titipan atasannya itu. Namun di dalam hati Charlotte bertanya-tanya ada hubungan apa Stevi dan atasannya itu.


"Apakah benar gosip selama ini?" tanyanya termenung dalam hati


Dari kejauhan Stevi melangkahkan kakinya ke arah Charlotte. Hari ini dia merasa tubuhnya sedikit kurang fit.


"Selamat pagi Charlotte" ujar Stevi dengan tidak bersemangat


"Eh.... Selamat pagi Stevi" sahut Charlotte tersenyum kecil


"Belum Charlotte. Hari ini entah kenapa aku bisa bangun telat." ujar Stevi dengan lesu.


"Ini ada titipan seperti biasa padamu Stevi. Kau bisa sarapan terlebih dahulu. kita masih mempunyai waktu 20 menit sebelum mulai bekerja" jelas Charlotte memberikan tas kertas berisi sandwich dan susu itu. Charlotte bisa melihat dengan jelas raut lelah dan lesu di wajah Stevi.


"Benarkah?" dengan cepat Stevi melihat isi dari tas kertas itu. Di dalam terdapat dua sandwich dan sekotak susu. "Charlotte ini dari siapa?" tanya Stevi penasaran dari siapa sarapan itu.


"Seperti bisa Stevi. Atasan menitipkannya padaku" ujar Charlotte dengan malas "Ayo kita cari tempat duduk di sekitar sini" seru Charlotte menarik pelan tangan Stevi melangkah ke arah kursi outdoor pabrik.


"Cepatlah habis kan sarapan mu Stevi" seru Charlotte lagi.


"Apa kau sudah sarapan juga Charlotte?" tanya Stevi kepada temannya itu.


"Sudah kau tahu, aku tidak bisa tidak sarapan sebelum berangkat kerja" seru Charlotte dengan serius.


Mendengar ucapan Charlotte, Stevi lalu membuka bungkusan sandwich itu, Stevi memakan sarapan itu dengan santai. Setelah Stevi selesai sarapan mereka lalu masuk ke dalam pabrik. Mereka bekerja seperti biasa memasukkan produk-produk yang siap di edarkan kedalam kardus.


Setiap hari Stevi akan mendapatkan titipan sarapan pagi dan makan siang dari atasannya. Pernah sekali Stevi menolak pemberian atasannya. Namun atasannya itu tetap memaksa dan selalu berkata kalau makanan itu di titipkan oleh seseorang.


...🌷🌷🌷...


Hari-hari berlalu dan Minggu ke Minggu berlalu. Usia kehamilan Stevi semakin bertambah. Terkadang Ia merasa semakin berat untuk melangkahkan kakinya. Charlotte selalu menyarankan Stevi untuk mengambil cuti sampai anaknya berusia 1 atau 2 bulan namun sifat keras kepala Stevi lagi-lagi kambuh.


...🌷🌷🌷...


...***Bersambung***...


...Jangan cuma ngintip aja readers sekali kali...


...Like, Komen dan Vote dong 🀭...


...Selamat beraktifitas ❀️...