IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 32



Usia kehamilan Stevi sudah memasuki bulan ke sembilan. Beberapa hari lagi, kemungkinan Stevi akan segera melahirkan. Dia sudah mempersiapkan semua keperluannya dan bayinya selama bersalin nanti. Beberapa hari yang lalu dia mengajukan cuti untuk beberapa Minggu ke depan. Dia merasa terkadang kakinya bengkak jika berjalan ataupun berdiri terlalu lama.


Tok..Tok..Tok


Mendengar suara pintu di ketuk, Stevi melangkah kakinya ke arah pintu depan.


"Ya ada apa ya?" tanya Stevi dengan bingung kepada pria yang berdiri di depan pintu rumahnya. Pria itu tidak dia kenal sama sekali.


"Saya dari jasa pengiriman nona. Ada beberapa paket atas nama anda" ujar pria itu dengan ramah. Tiba-tiba dari belakang pria itu muncul beberapa orang pria. Mereka langsung memberikan sedikit obat bius kepada Stevi, seketika Stevi langsung pingsan. Mereka langsung mengangkat Stevi masuk ke dalam mobil.


πŸ“ž"Beres bos" ujarnya


Sedangkan seseorang di seberang sana merasa tidak sabar bertemu dengan ibu dari bayinya.


"Tuan untuk apa ketua Klan menculik nona ini?" tanya anggotanya kepada ketua timnya


"Kau akan tahu nanti" ujarnya singkat tanpa mau menjelaskan semua kepada anak buahnya.


...🌷🌷🌷🌷...


Di Cruel Ghost Forest


Stevi tertidur di dalam kamar yang besar, Kamar yang di desain dengan interior klasik. Dari tadi seorang pria terus menerus memperhatikan wajah terlelap Stevi. Dengan pelan pria itu mendudukkan tubuhnya di atas kasur.


"Aku takut kau akan pergi membawanya lagi" gumamnya lirih. Sebenarnya dia ingin datang ketika anaknya sudah lahir nanti, namun dia takut keputusannya ini hanya akan membuatnya kehilangan Stevi lagi. Dia mendengar kabar jika orang tua Stevi akan datang menemui Stevi, seminggu sebelum proses persalinan. Itu hanya akan mempersulit pergerakannya menemui Stevi secara diam-diam. Belum lagi orang tua Stevi pasti akan memaksa Stevi kembali menetap di Indonesia.


Karena terlalu lelah bekerja hari ini, Dia lalu membaringkan tubuhnya di samping Stevi.


Perlahan Stevi mengerjapkan Kedua matanya lalu melihat ke langit-langit kamar itu. "Dimana aku? kenapa aku berada di ruangan sebesar ini" gumamnya dalam hati. Tiba-tiba ingatannya kembali ke tadi malam. "Aish bukankah aku tadi malam di culik beberapa pria yang mengaku sebagai kurir" gumamnya lagi


Dengan perlahan dia mendudukkan tubuhnya lalu bersandar di kepala kasur itu. Lalu pandangannya mengarah ke arah seorang pria yang berbaring di sampingnya "What...??? siapa pria ini?" gumamnya, takut-takut Stevi agak memiringkan tubuhnya untuk melihat wajah seorang pria yang tertidur di sampingnya.


Pria itu yang merasa ada pergerakan di sampingnya seketika terbangun dari tidurnya. "Rinc!" seru Stevi dengan terkejut melihat tetangganya juga berada ditempat yang sama dengannya "Rinc, Kenapa kau juga ada Disini?" tanya Stevi dengan muka bingung.


"Hei Stevi kau mengganggu tidurku!" seru Rinc mengucek kedua matanya tanpa menjawab pertanyaan Stevi.


"Apa kau yang menculik ku?" tanya Stevi dengan penasaran


"Ya" gumam Rinc dengan memandang wajah putih bersih Stevi yang menurutnya sangat cantik tanpa dipolesi sedikitpun make up.


"Kenapa kau menculik ku? Apa kau merencanakan sesuatu?" tanya Stevi dengan cemas. Dia takut kejadian yang sebelum-sebelumnya terjadi lagi. Seketika kedua tangannya langsung memeluk perutnya. Dia takut terjadi sesuatu yang tidak-tidak kepada bayinya yang akan segera melihat dunia.


...🌷🌷🌷...


...***Bersambung***...


...Jangan cuma ngintip aja readers sekali kali...


...Like, Komen dan Vote dong 🀭...


...Selamat beraktifitas ❀️...