IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Kedatangan Dua Pasang Buyut



Satu jam sebelumnya


Kedua orang tua Greyson dan juga mertuanya sudah tiba di parkiran jet pribadi klan king. Jack sudah menunggu kedatangan mereka dari 30 menit yang lalu. Jack melihat dua wanita paruh baya melangkah keluar duluan. Baru diikuti oleh dia pria paruh baya. Namun dibelakang mereka masih ada satu orang lagi.


"Ternyata Nona muda kecil juga ikut..." gumam Jack dalam hati.


Jack mempersilahkan mereka masuk ke dalam mobil. Lalu mengantar mereka menuju mansion klan king menggunakan mobil.


"Jack? ada acara apa hari ini? mengapa halaman mansion klan king di dekorasi semegah ini?" tanya Nyonya Douglas penasaran.


"Nanti Anda juga akan tahu, Nyonya besar. Ini semua rencana Tuan." ujar Jack.


"Uncle, apa ketiga saudaraku sudah tiba di mansion?" tanya Grace duduk di samping pengemudi.


"Tuan kedua belum tiba, Nona muda." ujar Jack melirik sekilas kearah Grace.


"Berarti Stev dan Alexa sudah tiba, Uncle?" tanya Grace lagi memperjelas ucapan Jack.


"Anda benar, Nona." ujar Jack menutup perbincangan mereka, karena mobil yang mereka tumpangi sudah tiba di depan mansion klan king.


Grace langsung turun dari dalam mobil setelah mendengar perkataan Jack Gadis itu berlari masuk ke dalam rumah meninggalkan kedua kakek dan neneknya.


"Mommy! Mommy! Grace pulang...." ujar Grace memanggil Stevi.


Albiano menghentikan kunyahan-nya mendengar suara cempreng seorang gadis. Sementara Stevi menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar suara putrinya.


"Mommy ada di ruangan tamu sayang. Kemari-lah...." sahut Stevi.


Grace melangkah menuju ruangan tamu, mengikuti suara sang Mommy.


Langkah Grace terhenti melihat wajah Albiano. Ia mengucek-ngucek matanya memastikan apa yang dilihatnya.


"Iya, tentu saja Mommy bisa melihatnya." sahut Stevi tersenyum tipis.


"Siapa anak kecil itu, Mom?" tanya Grace.


"Sayang, apa kamu tidak bisa menebaknya? kalau kamu melihat wajah anak ini dengan teliti, kamu pasti bisa menebaknya."


"Mom, come on, Grace bukan cenayang." ucap Grace melanjutkan langkahnya.


Albiano hanya diam tak bergeming melihat kedatangan Grace. Anak itu masih merasa asing dengan orang-orang yang dilihatnya.


Tuan Douglas, Nyonya Douglas, Tuan dan Nyonya Lorens melangkah masuk ke dalam mansion. Mereka tersenyum melihat Stevi sudah duduk di ruangan tamu bersama anak kecil laki-laki. Sementara Grace terlihat masih mengobrol dengan sang Mommy.


"Sayang, kami datang...." ujar kedua wanita paruh baya melangkah menuju ruangan tamu. Mereka terlihat masih kuat, meskipun usai meraka sudah menginjak usia 77 tahunan.


"Mama! Mommy! kalian datang juga?" tanya Stevi berdiri dari duduknya. Ia melangkah mendekati kedua wanita itu. Mereka lalu cipika-cipiku melepaskan rasa rindu mereka.


"Suamimu yang menjemput kami sayang...." ucap Nyonya Douglas. Sementara sang ibu tersenyum hangat menatap sang putri.


"Suamiku tidak memberitahuku sama sekali, Mom." adu Stevi.


"Mungkin pria tengil itu sedang menyiapkan kejutan romantis untuk kamu sayang."ujar Nyonya Douglas.


"Anak Mommy tidak ada romantis-romantisnya." elak Stevi dengan wajah malu-malu. Meskipun usia Stevi dan Greyson tidak muda lagi. Rasa cinta mereka tetap subur sampai sekarang. Mereka tidak pernah malu menunjukkan perasaan mereka secara terang-terangan di depan umum. Terkadang sifat bucin Greyson membuat wanita-wanita yang ada diluar sana gigit jari. Mereka merasa iri melihat bagaimana cara pria itu menjaga istrinya. Menuruti semua permintaan istrinya. Tak lupa melakukan apapun untuk kebahagiaan istrinya.


Mereka tertawa melihat wajah malu-malu Stevi


...***Bersambung***...