IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 64



"Sayang Daddy Steven Yang Tampan.. jawab dong" bisik Stevi dengan nada penuh penekanan, dia melakukan itu untuk menahan rasa gugup sekaligus kesalnya dengan permintaan Greyson yang terkesan lebay menurunnya.


"Hahahaha..." Greyson tertawa sembari membekap mulutnya agar tidak menggangu tidur putranya.


Stevi yang melihat tawa Greyson diam terpaku, melihat tawa Greyson terkadang membuatnya bertanya-tanya di dalam hati, mengapa Greyson jarang tertawa di depan orang lain pikirnya.


"Emang aku tampan"ujar Greyson narsis menjahili Stevi yang sedari tadi berekspresi lucu sembari menahan kesalnya.


Mungkin jika dia tertawa ketampanannya akan bertambah berkali-kali lipat. Pasti banyak wanita di luar sana akan terpesona dengan aura pemikat dan tatapan tajam yang di memiliki Greyson pikirnya, "Grey ketika kamu berada di luar sana, jangan pernah tertawa ataupun tersenyum kepada orang lain! Apa lagi kepada seorang wanita" ceplos Stevi dengan serius sembari terus menatap wajah tampan Greyson


Greyson yang mendengar ucapan Stevi seketika tersenyum licik "Bayarannya apa?"tanyanya dengan tatapan menggoda ke arah kedua bola mata Stevi yang sedari tadi menatapnya serius


Stevi yang merasa sudah salah bicara seketika mengalihkan topik pembicaraan mereka "Grey bukankah kita tadi sedang membahasa bola mata merah mu?" tanyanya sembari menutup rasa gugup sekaligus malunya "Aish.. kenapa gue sampai keceplosan gini sih" gumamnya di dalam hati


Greyson yang merasa Stevi terus mengalihkan pembicaraan mereka seketika berbicara serius "Apakah kamu benar-benar ingin tahu?" tanya Greyson menatap intens kedua bola mata Stevi.


"Sebenernya aku punya pelindung yang sering disebut sebagai Khodam, Dia merupakan kakek buyut ku yang sudah hidup beribu-ribu tahun lamanya. Terkadang jika dia menyatu denganku, maka sifatnya akan lebih dominan mempengaruhi sifat ku. Jika aku marah maka dia akan ikut mengeluarkan kemarahannya, itu bisa dilihat dari perubahan warna bola mataku. Jadi segala sesuatu yang berhubungan dengan emosiku akan lebih dominan di pengaruhi olehnya. Sebenarnya dia baik hanya saja terkadang sifat dominannya yang mengendalikan ku. Tentu saja itu membuatku tidak nyaman, karena bukan hanya saat di dunia mafia saja aku akan menjadi pemarah, pendendam dan ambisius. Namun saat pertemuan pertama kita pun, dia bisa mengendalikan jiwaku. Sedari kecil dia terus menemaniku berjuang menjadi kuat seperti sekarang ini. Beberapa kali aku hampir mati karena terlalu serakah ingin menguasai dunia mafia. Namun lagi-lagi dia melindungi ku hingga bisa hidup sampai sekarang ini. Aku sangat berterimakasih kepadanya sudah selalu setia menemani masa kecilku" jelasnya sembari menatap lembut kedua bola mata Stevi yang sedari tadi serius mendengar ceritanya.


Ya sedari kecil dia tidak sepenuhnya mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. Karena sedari umur 3 tahun, orangtuanya sudah mulai meninggalkan anak-anak mereka untuk mengurus bisnis dan pekerjaan lainnya. Seperti yang sudah di ceritakan sebelumnya jika keturunan Douglas akan selalu memiliki sifat pemarah, pendendam dan serakah. Itulah yang ayahnya dan Greyson rasakan dulu dan sekarang. Dia tidak mau putranya mengalami hal yang sama dengannya.


Mengingat putranya seketika Greyson berbicara lagi "Dan sifat itu akan menurun kepada putra kita, Setelah usia putra kita sudah cukup baginya, dia akan berpindah ke tubuhnya. Sekarang memang belum, namun suatu hari nanti hal itu akan terjadi" ujarnya sembari mengelus pipi cabi Stevi.


"Apa dia akan menyakiti putra kita?" tanya Stevi khawatir


"Tidak... Dia pelindung yang akan melindungi putra kita untuk mencapai tujuannya di masa depan" ujarnya, namun ucapan Greyson selanjutnya membuat wajah Stevi berubah menjadi merah "Karena aku sudah bercerita panjang kali lebar, sekarang saatnya aku menerima bayaran ku" seru Greyson dengan tatapan menggoda menatap kedua bola mata Stevi.


...***Bersambung***...