
"Aku benar-benar mencintai Grace sedari awal. Aku baru mengetahui keberadaan kakak ketika berita pernikahan kalian tersebar di beberapa televisi internasional." ujar Albara dengan cepat. Ia benar-benar mencintai Grace, meskipun kecil kemungkinan untuk mereka bersama. Apa lagi setelah mengetahui kalau Livia merupakan kakak kandung Albara sekaligus Kakak ipar Grace. Kekasih dari Albara.
"Aku tidak yakin, kedua orang tua kita akan menyetujui tindakanmu." celetuk Livia tersenyum tipis.
"Jika mereka tidak menyetujuinya, aku akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Jordan." ujar Albara dengan serius.
"Apa? kau berniat merusak putriku?" ketus Greyson tiba-tiba sudah berdiri di belakang Albara.
"Jika kau berniat serius dengan putriku! maka bawa kedua orang tuamu ke harapan ku." timpal Greyson melipat tangan nya di depan dada.
Sementara Grace dan Stevi masih terkejut mendengar obrolan Steven dan Albara barusan. Sedari tadi mereka sudah menguping pembicaraan ketiga manusia beda jenis kelamin itu
"Baik! aku akan membawa kedua orang tuaku ke hadapan kalian. Aku tidak pernah main-main dengan perkataan ku."seru Albara dengan tegas. Ia yakin kedua orang tuanya akan menyetujui keinginannya menjalin hubungan serius dengan Grace. Apa lagi Grace merupakan calon menantu idaman yang tepat menjadi pendamping seorang Albara.
"Apa pekerjaan?" tiba-tiba Greyson bertanya mengenai pekerjaan Albara. Ia bisa merasakan aura misterius di tatapan pemuda itu.
"Aku seorang siswa SMA yang sebentar lagi lulus." sahut Albara dengan cepat menyakinkan Greyson.
"Cih! apa kau pikir sangat mudah membohongi ku? aku memiliki pengamatan dan feeling yang cukup kuat mencurigai mu." seru Greyson tersenyum menyeringai.
"Kau juga terlihat sangat mirip dengan seseorang. Apa kau berasal dari keluarga mafia juga?" timpal Greyson bertanya ulang membuat tubuh Albara dan Livia tiba-tiba menegang. Mereka benar-benar tidak percaya dengan kejelian Greyson dalam mencurigai identitas seseorang.
"Tidak! keluarga kami berasal dari keluarga pilot dan dokter. Tidak ada keluarga kami yang bekerja sebagai mafia."
"Kecuali Aku dan Papaku."
lanjut Albara dalam hati.
"Aku masih menyeleksi mu. Dan ku tunggu etika baik kedua orang tuamu datang ke mansion klan king."
"Karena hanya dengan strategi seperti ini, maka dia akan keluar dari persembunyiannya. Dan kuharap kecurigaan ku ini benar."gumam Greyson dalam hati menatap putranya penuh dengan kecurigaan. Ia dari awal sudah yakin, kalau Steven mengetahui identitas menantunya. Ia tidak percaya kalau Steven rela membohongi kedua orangtuanya demi keselamatan Livia.
Dua Bulan kemudian
Alexa sedang di tangani seorang dokter di dalam ruang operasi. Sudah 2 jam menunggu, namun dokter tak kunjung menampakkan wujudnya.
Oek
Oek
Oek
Tak beberapa lama terdengar suara tangisan dua orang bayi. Tanpa sadar air mata sudah membanjiri wajah lelah pria itu.
Sebelumnya
Alexa berniat pergi sendirian ke toko perlengkapan bayi. Ia cukup antusias menanti kelahiran bayi kembarnya. Berulang kali Alexa menghubungi Paskal agar cepat pulang. Namun panggilan telepon dari wanita itu tidak kunjung di angkat.
"Lebih baik aku pergi sendiri. Lagian sebentar lagi kehamilanku menginjak usia 9 bulan. Jadi tidak lagi pamali menyiapkan perlengkapan untuk kedua bayi kami." tutur Alexa tersenyum senang.
Ia melihat seorang anggota klan king sudah berdiri diluar apartemen Alexa.
"Nona muda. Anda mau pergi ke mana? biarkan saya yang mengantar Anda." ujar pria itu berniat membawa tas yang ada di genggam Alexa.
"Tidak usah. Aku berniat pergi ke toko perlengkapan bayi. Aku ingin mencari perlengkapan bayi." ujar Alexa tersenyum senang sudah tidak sabar.
"Tapi saya tetap mengantar Anda kesana sesuai titah tuan besar." ujar pria itu mempersilahkan Alexa berjalan di depannya. Ia tidak mau Alexa kenapa-napa. Apa lagi Alexa sedang hamil tua.
Setibanya di toko perlengkapan bayi, Alexa memiliki beberapa perlengkapan bayi yang lucu dan bagus untuk bayi-bayinya nanti. Saat asik memilih-milih perlengkapan bayi, tanpa sengaja kedua manik mata biru itu melihat Paskal sedang memilih-milih pakaian bayi dengan seseorang. Dan wanita itu merupakan wanita yang sangat di benci Alexa.
"Paskal!" bentak Alexa tanpa sadar. Sementara anggota klan king yang mengikuti Alexa tadi dengan cepat menghampiri sang nona muda. Ia takut Alexa kenapa-kenapa. Ia cukup terkejut melihat Paskal juga ada disana dengan seorang wanita. Dan wanita itu terlihat cukup akrab dengan Paskal.
...***Bersambung***...