IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Rencana Pertama Greyson



"Apa mereka memberimu makanan banyak?" tanya Greyson berpindah mengelus punggung cheetah kesayangannya.


Ngeong


"Kau harus mau bekerja sama denganku. Kita harus membuat putraku ketar-ketir." sambung Greyson lagi.


Ngeong


Hanya suara meong yang keluar dari mulut cheetah kesayangannya.


"Jawaban ini adalah kalimat persetujuan mu." ucap Greyson lagi.


"Rain, Hidupkan kameranya dan juga CCTV di sekitar sini." perintah Greyson tanpa menghentikan elusannya.


Pria setengah baya itu tersenyum menyeringai, ketika mengingat-ingat rencana yang sudah Ia susun rapi.


"Kita lihat, apa yang akan kau lakukan setelah ini, Stev." ucap Greyson dalam hati.


Sementara Rain menghidupkan CCTV di sekitar area itu. Satu anggota klan king membawa kamera recorded. Ia lalu menghidupkan kamera itu dengan posisi menghadap ke kandang cheetah.


Sementara di ruangan bawah tanah


Steven masih berada pada posisi sebelumnya, sedari tadi Ia sudah merengek minta dilepaskan kepada Jack. Tapi pria paruh baya itu, tidak mengindahkan rengekan Steven sama sekali.


Jack lalu menghidupkan monitor LCD kearah tembok. Disana terlihat aktivitas yang dilakukan Greyson di depan kandungan hewan kesayangannya.


[Tunggu perintah dariku.] ujar Greyson dari seberang sana.


[Ngomong-ngomong, apa kau sudah menyuruh istrimu menyiapkan semuanya?] sambung Greyson.


Steven menyeritkan keningnya mendengar perbincangan Daddy-nya dan Jack. Perasaannya sudah tidak karuan berjam-jam bergelantungan seperti kelelawar. Ia merasa tubuhnya kebas dan juga pegal. Kepalanya juga mulai berdenyut-denyut.


"Dad, suruh Uncle J melepas ikatan ini! Stev sudah merasa pegal. Punggungku juga terasa sakit!" teriak Steven. Punggungnya juga mulai terasa sakit, akibat cambukan Jack. Sedari tadi Ia belum menyadari rasa sakit di punggungnya. Karena obat bius yang disuntikkan anggota klan king, memiliki dosis yang cukup tinggi. Kalau dosis rendah, tidak akan bisa membuat pria itu pingsan.


[Livia, kemari lah. Apa kau tidak mau berkenalan dengan hewan kesayangan ayah mertuamu ini?] seru Greyson tiba-tiba.


Darah Steven tiba-tiba mendidih mendengar perkataan sang Daddy. Ia tahu seberapa buas anak dan induk cheetah kesayangan Daddynya terhadap orang asing.


Penjaga yang sering menjaganya saja tidak berani mendekati kandangnya. Apa lagi sang istri yang memiliki sifat polos dan penakut.


"Dad! jangan melakukan hal yang aneh-aneh kepada Livia. Jangan mengusik Livia! hukum saja Steven, Dad!" teriak Steven mengayun-ayunkan tubuhnya. Ia berusaha melepas ikatan kuat di tangan dan kakinya.


"Padahal dulu, Daddy juga pernah melakukan kesalahan kepada Mommy. Opa dan Oma tidak menghukum Daddy sama sekali. Kakek dan Nenek juga memaafkan kesalahan Daddy. Baru saat Steven melakukan kesalahan, Daddy langsung menghukum Steven. Livia tidak tahu apa-apa, Dad! jangan mengusiknya!" rengek Steven.


Jack tersenyum kecil mendengar rengekan putra Tuannya. Perkataan Steven tiba-tiba mengingatkan Jack bagaimana masa lalu Tuannya.


Sementara di kandang cheetah


Greyson tersenyum mendengar rengekan sang putra, ia membenarkan perkataan putranya. Namun, putranya merupakan Ketua klan king yang baru. Jadi, putranya harus berhati-hati dengan tindakannya. Ia tidak mau kejadian masa lalu, ikut menimpa cucu dan cicitnya dimasa depan. Karena kita tidak pernah tahu, peristiwa apa yang akan kita hadapi di masa depan.


Greyson berharap putranya bisa belajar menghargai wanita. Dan mau mempertanggungjawabkan perbuatannya.


"Dimasa depan, kau akan dihadapkan lebih banyak rintangan. Karena kau bukan lagi putra kecil Daddy yang dulu...."


...***Bersambung***...