IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 47



Dari kejauhan seorang wanita muda memakai jas putih kebanggaannya sedang memperhatikan Greyson, Dia kemudian melangkahkan kakinya ke arah Greyson yang sedang mengendong putranya.


"Tuan anda jangan terlalu lama di bawah terik matahari. Itu akan membuat kulit anda menjadi sensitif" ujar nya dengan memperhatikan wajah tampan Greyson


"Kau tidak perlu mengingatkanku. Cukup kau kerjakan pekerjaan yang sudah Klan King tugaskan" ujarnya datar dengan terus menatap wajah tampan putranya.


Steven hanya memperlihatkan wajah datarnya dan melirik tajam ke arah dokter muda itu. Seperti seseorang yang ingin berbicara"Apa kau berniat menggoda daddyku?" sinis nya dengan mata memincing.


Greyson yang melihat tatapan datar putranya kearah dokter muda itu seketika berbicara "Pergilah kerjakan tugasmu, Istriku sudah bangun dari komanya. Sekarang tugasmu bukan lagi merawat dan memeriksa keadaannya." ujarnya kemudian berlalu melewati dokter muda itu begitu saja.


"Cih.. aku tahu aku tampan. Tapi ngelihatnya biasa aja lah" ujar Greyson narsis melangkah menuju kamarnya. Steven hanya memasang wajah malas mendengar ke-narsis-an Daddy nya.


🌷🌷🌷🌷


Di kamar Greyson


Stevi bersandar di atas ranjang Greyson. Dia menunggu Greyson dan putranya masuk ke dalam kamar.


Ting (suara lift)


Greyson melangkah menuju kamarnya sembari sesekali memandang wajah mengemaskan putranya "Hey boy kenapa kau selalu saja memasang wajah datar seperti itu? Apa kau tidak menyukai Daddy?" ujar Greyson memincing sebelah matanya memperhatikan ekspresi putranya.


"Baiklah maafkan Daddy jika kau tidak menyukai Daddy. Tapi satu yang harus kau tahu Daddy sangatlah mencintaimu" ujarnya lagi dengan tersenyum kecil


Setibanya di kamar, Greyson melihat Stevi bersandar di kepala kasur "Hai Apa kau sudah sadar?" tanya Greyson berbasa-basi sembari meletakkan putranya di boks bayi. Greyson bertingkat seperti mereka sudah kenal lama dan tidak terjadi suatu apapun dengan mereka.


"Hmm" gumam Stevi tanpa mengalihkan pandangannya dari boks bayi


"Apa kau sudah merasa baik? Apa kau mau mengendong putra kita?" tanya Greyson lagi sembari memperhatikan wajah putih Stevi


"Steven? Apa kau sudah menyiapkan nama untuknya dari jauh hari?" tanyanya lagi sembari mengangkat Steven dari boks bayi


"Ya Steven Gerrard Lorens" gumam Stevi dengan suara pelan namun masih bisa di dengar oleh Greyson.


"Mengapa tidak ada nama Douglas di belakang namanya?" tanya Greyson bingung sembari memposisikan putranya di pelukan Stevi


"Karena darah keturunan Douglas yang mengalir di tubuhnya hanya akan membuat sifatnya sama sepertimu. Aku ingin putraku seperti keturunan Lorens memiliki banyak kasih di hatinya" ujarnya mengelus lembut wajah putranya. Sebenarnya bukan hanya itu, Stevi juga tidak tahu jika Greyson memiliki nama belakang yang bisa saja digunakan untuk sang putra.


"Baiklah jika itu menurutmu yang terbaik" ujar nya mengalah lalu memperhatikan putranya yang ada di pangkuan Stevi.


"Mengapa kau tidak memberikannya ASI? Sudah lebih dari seminggu Steve hanya meminum susu yang aku beli dari rumah sakit" ujarnya dengan memandang bingung ke arah Stevi.


"Bagaimana caranya aku memberikan Steven ASI? ASI ku hanya keluar sedikit" ujarnya memang ASI-nya hanya keluar sedikit saja.


"Aku punya cara untuk membuat ASI-nya keluar banyak" ujar Greyson dengan muka polos namun kedua mata itu tidak bisa berbohong. Terlihat binar mesum di kedua bola mata itu.


"Cih.. Aku bukan perempuan bodoh yang langsung saja mempercaya laki-laki sepertimu" ujar Stevi dengan malas sembari memperhatikan wajah putranya


"Keluarlah dulu. Aku akan mencobanya" ujarnya lagi tanpa menatap ke arah Greyson.


Greyson sama sekali tidak bergeming mendengar perkataan Stevi. Dia hanya diam berdiri memandang ke arah Steven.


...***Bersambung***...


...Support terus Karya Author ❤️Jangan lupa Like, Komen dan Vote ❤️...