IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Perdebatan Stevenson dan Alexa



Sherina terdiam lama menatap wajah suaminya hingga Ia menjawab pertanyaan Alexa.


[Stevenson baru saja memberitahu sesuatu kepadaku! kalau Ia mengubur kembaran putra kami lima tahun lalu di dalam pot dekat meja rias.]


[Aku hanya mau memintamu untuk menyirami bunga itu agar tidak layu.]


[Kalau kamu tidak ada di California, sebaiknya kami kembali ke California.] ujar Sherina bergetar merasa sedikit sakit dan ngilu dihatinya. Mengetahui suaminya tidak menguburkan janinnya di tempat yang layak.


Alexa terdiam lama mendengar perkataan kakak iparnya itu.


"Berarti pot bunga mawar putih yang ku sentuh kemarin berisi janin?"


"Apa Stevenson sudah gila melakukan hal aneh seperti itu?" monolognya dalam hati menggelengkan kepalanya.


"Lebih baik kalian kembali ke California. Sepertinya Daddy juga akan menghubungi kalian dan memerintahkan beberapa anggota kalan king menjemput kalian datang ke mansion klan king. Aku mulai mencium aroma-aroma persidangan." ujar Alexa membuat sepasang suami isteri itu cemas.


[Apa kau ada di mansion sekarang?] tanya Stevenson tiba-tiba mengambil alih panggilan telepon istrinya.


"Tentu saja! aku harus menyelidiki sesuatu."


"Oh iya...."


"Aku ingin berbicara sesuatu kepadamu. Bolehkah kau menjauh sedikit dari Sherina. Aku tidak mau pertanyaan yang akan ku ajukan menyakiti hatinya." terang Alexa


[Emang apa yang ingin kau tanyakan?] tanya Stevenson pelan melangkah menuju balkon.


Ia cukup was-was dengan pertanyaan yang akan saudarinya ajukan.


"Apa kau sudah menjauh dari keberadaan Sherina?" tanya Alexa lagi memastikan keadaan sekitar saudara kembarnya.


[Sudah! apa yang ingin kau tanyakan?] ujar Stevenson memperhatikan istrinya dan putranya sedang bermain di bawah karpet.


"Apa lima tahun lalu kau tidur dengan wanita lain sehingga membuatnya hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki?" tanya Alexa menahan gerumuh dihatinya. Ia takut anak laki-laki itu putra lain dari saudara kembarnya. Tentu saja itu akan menyakiti hati sahabatnya.


[Are you kidding me!!]


[Mengapa kau menanyakan pertanyaan yang tidak masuk akal dan tidak mungkin ku lakukan!!] dengus Stevenson meninggikan suaranya.


"Kalau bukan anakmu, kemungkinan anak kecil itu anak Stev!" gumam Alexa menghela napas lega.


[Apa kau sudah melakukan tes DNA?] tanya Stevenson


"Sudah hasilnya keluar 12 hari lagi."


[Baru, apa yang kau lakukan di mansion klan king sementara Daddy dan Mommy masih ada di Korea?] tanya Stevenson penasaran.


"Aku sedang mencari informasi!" ujar Alexa.


[Lalu mengapa kau mengatakan Daddy akan menyidang kami berdua?] tanya Stevenson


"Cih bukankah kau sudah melakukan kesalahan besar menyembunyikan pernikahan dan keberadaan putramu dari keluarga Douglas!" dengus Alexa memutar matanya jengah mendengar pertanyaan saudara kembarnya.


"Dan juga Xavier Amore Rosella Douglas."


"Apa kau mengubur kembar putra mu di dalam pot bunga mawar putih?" tanya Alexa


"Dan kau meletakkan pot itu di meja rias!"


"Itu gila Stevenson!"


Terang Alexa tidak habis pikir dengan tingkah saudara kembarnya.


[Come On Alexa!! kau tidak diposisi ku saat itu! posisi dimana kau harus kehilangan bayi-mu untuk selama-lamanya. Dan saat itu juga kau harus berpisah dengan istri dan anakmu selama lima tahun!]


[Aku melakukan semua itu untuk menemani hari-hari ku! sekaligus menghibur diriku.] sahut Stevenson berusaha menahan air matanya agar tidak keluar mengingat masa-masa jauh dari istrinya.


"Baiklah! aku tahu saat itu kau sedang terluka dan merasa kehilangan! tapi tidak seharusnya kau menempatkan janin itu di dalam pot bunga." dengus Alexa.


"Aku sudah melihat pot itu saat mencari sampel rambutmu!" jujur Alexa menghembuskan napasnya.


[Cih! hasilnya tidak akan 99%!] dengus Stevenson dengan penuh keyakinan


...***Bersambung***...