IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 (⁠.⁠ ⁠ ⁠ ⁠ᴗ⁠ ⁠ ⁠.⁠)



Haykal menangis tersedu-sedu melihat pemberitaan media. Ia tidak menyangka Livia setega itu padannya. Padahal selama ini pria itu sudah berbesar hati merawat putranya dengan baik. Tidak seharusnya mereka membuat orang khawatir mencari-cari keberadaan Albiano.


Haykal tidak tahu kalau Livia dan Steven tidak andil alih dalam penculikan Albiano. Ia hanya tahu Albiano diculik diam-diam oleh keluarga Douglas.


"Cih! mereka benar-benar tidak tahu berterima kasih. Aku juga akan menyerahkan Albiano kepada mereka, kalau mereka memintanya secara baik-baik." kata Haykal dengan suara bergetar. Ia merasa kesepian setelah kepergian Albiano.


#


#


Keesokan harinya di mansion klan king telah terjadi kegaduhan. Kegaduhan itu disebabkan oleh rencana Alexa. Greyson marah besar melihat Alexa dan Paskal tidur dalam satu kamar tanpa mengenakan pakaian sehelai benang pun.


"Alexa!!" bentak Greyson membangunkan putrinya. Ia tidak menyangka putrinya akan melakukan hal serendah itu.


"Alexa!!!" bentak Greyson semakin meninggikan suaranya. Kemarahan pria setengah baya itu sudah mencapai ubun-ubun.


Bukan Alexa yang terbangun, tetapi Paskal lah yang terbangun mendengar suara bentak kan Greyson. Pria itu belum sadar sepenuhnya dengan kondisi yang dialaminya. Sementara semua orang yang berdiri di depan pintu tertegun melihat Paskal tidak mengenakan pakaian sehelai benangpun. Terdapat banyak jejak merah keunguan di dada bidang dan leher pria itu.


"Paskal! apa yang kau lakukan? apa Papa pernah mengajarkan mu melakukan hal tidak senonoh seperti ini?" bentak Rain dengan suara bas-nya, hingga membuat Paskal terkejut.


"Papa...." gumam Paskal menggaruk-garuk kepalanya tidak gatal. Ia menatap satu-persatu keluarga besar Douglas yang ikut berdiri disana. Mereka tentu saja tidak mau melewatkan drama yang direncanakan Alexa.


"Mengapa kalian berkumpul di kamar Paskal?" tanya Paskal menyeritkan dahinya. Ia semakin terkejut melihat para wanita menutup mata mereka. Paskal langsung mengalihkan pandangannya menatap tubuhnya.


Paskal mengalihkan pandangannya kesamping. Lagi-lagi pria itu terkejut melihat seorang wanita tidur disampingnya. Ia belum melihat wajah wanita itu, karena wajah wanita itu ditutupi oleh rambut panjangnya. Namun gaya potongan rambut itu sangat familiar di penglihatan Paskal.


"No-nona.... Muda...." panggil Paskal dengan suara pelan.


"Kalian harus dinikahkan sekarang juga! apa kau tidak melihat jejak-jejak percintaan di kulit mu itu! kau masih kecil tapi sudah tahu bercinta dengan yang lebih tua." ketus Greyson tiba-tiba menatap tubuh Paskal.


"Kenakan pakaian kalian, dan temui aku setelah itu." sambung Greyson keluar dari kamar Paskal. Sementara Chris merasa bersalah kepada Paskal, karena Ia ikut andil alih dalam rencana Alexa.


Suasana di kamar Paskal seketika langsung berubah menjadi hening. Paskal menatap kearah sampingnya. Ia melihat Alexa masih berbaring membelakanginya.


"Aish!!"


"Kenapa aku bisa terjebak dalam keadaan seperti ini? apa kemaren Nona muda datang ke kamarku? aku tidak bisa mengingat apapun!" dengus Paskal dengan kesal. Pria itu langsung berdiri dari tempat tidur tanpa mengenakan apapun. Ia melangkah menuju kamar mandi.


Alexa menghembuskan napas lega setelah mendengar pintu kamar mandi ditutup dengan kuat. Alexa langsung beranjak dari atas tempat tidur. Namun Alexa pergerakan Alexa tiba-tiba terhenti, ketika melihat bercak noda berwarna merah di atas tempat tidur.


"Tun-tunggu dulu.... apa kami benar-benar melakukannya?"


Setetes air mata tiba-tiba terjatuh dari pelupuk matanya.


...***Bersambung***...