IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 74



21++


Adegan dewasa


...****************...


Dua puluh menit kemudian


Greyson keluar dari kamar mandi dengan wajah bersih dan segar. Greyson keluar tanpa mengenakan pakaian, hanya selembar handuk yang menutupi setengah tubuh bagian bawahnya. Stevi tentu tidak kuat melihat tubuh kekar suami-nya. Bukankah tadi suaminya membawa pakaian ganti pikirnya. Dia kemudian mengalihkan pandangannya kearah putranya yang sedari tadi sibuk menghisap-hisap jempolnya.


Stevi lalu menyusui putranya yang kehausan agar cepat kenyang dan bisa beristirahat. Sekarang memang masih jam delapan malam, namun di luar sana sudah terlihat sangat gelap.


Greyson melangkah ke arah istri-nya sembari mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil " Sayang bulan ini, apa kamu sudah datang bulan?" tanyanya menatap serius istirnya


"Ya dua Minggu yang lalu" ujar Stevi sembari menatap bingung dengan wajah serius suami-nya


"Emang kenapa?" sambung Stevi bertanya


"Besok kamu coba tes, mana tahu yang kedua sudah launching" binarnya membayangkan banyak anak-anak yang akan berlari kesana-kemari di dalam mansion besar Klan King.


"Dengan kami berdua saja kamu jarang ada waktu, apalagi kalau tambah anak, aku yang pening menjaga-nya!" serunya memalingkan wajahnya ke samping.


"Sayang kan aku sudah katakan tadi, kalau aku masih sibuk di Lab, janji besok terakhir aku sibuk" seru Greyson menatap hangat Stevi


"Janji?" ujar Stevi mengangkat jari kelingkingnya. Dia ingin secepatnya liburan dan menikmati indahnya dunia luar. Sudah lama dia tidak pergi jalan-jalan ataupun shopping. Mungkin saatnya dia melakukan me time untuk dirinya sendiri.


"Tapi hari ini harus dapat vitamin" sambung Greyson mengeringkan sebelah matanya.


Stevi hanya memandang malas mendengar ucapan Greyson "Lihat lah Daddy mu sayang.., kalau begini terus bisa-bisa kamu cepat dapat adik lagi" gumamnya menatap wajah putranya


"Memikirkan tentang anak, aku mau coba tes besok pagi, Tapi apa mungkin? Aku baru saja datang bulan, masak baru seminggu udah jadi lagi?" gumam-nya pelan menatap mata mengantuk putranya


#


#


Di kamar


Setelah Steven tertidur dengan lelap, Greyson kemudian menarik tangan istri-nya melangkah ke kasur. Greyson melingkarkan kedua tangannya di pinggang istri-nya. Mereka saling menatap dan meresapi bagaimana perasaan mereka saat ini. Karena mereka belum pernah mengungkapkan bagaimana perasaan mereka satu dengan lainnya.


Dengan lembut Greyson mengelus pelan kedua pipi Stevi. Kemudian Greyson mengalihkan pandangannya ke arah bibir merah muda istri-nya.


"Apa kamu sudah mulai mencintaiku?" tanyanya mengangkat tubuh pendek istri-nya ke atas kasur agar sejajar dengan tubuhnya.


Stevi hanya menampilkan ekspresi malu-malu menatap ke arah Greyson. Baru kali ini Greyson mau bertanya mengarah ke sana. Stevi akan selalu terpikat dengan tatapan tajam dan aura memikat Greyson hingga tanpa sadar dia selalu terbawa gairah. Mereka akan melakukan percintaan hingga pagi. Bayangan-bayangan percintaan mengairahkan itu akan selalu berputar di otak kecilnya.


Greyson mengelus pelan bibir istrinya yang sedari tadi hanya terdiam tanpa membalas ucapannya. Greyson menarik pelan leher Stevi agar tidak ada lagi jarak diantara mereka, Greyson lalu menautkan bibir mereka. Ciuman itu terus berlanjut hingga mereka kehabisan nafas, "Manis, seperti biasanya"ucapan Greyson pelan menatap wajah memerah istri-nya. Dia terkadang bingung dengan istrinya yang masih malu-malu bila mereka melakukan hubungan layaknya suami-istri.


...***Bersambung***...