IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 75



Greyson kemudian melingkarkan kedua tangan istri-nya ke leher kekarnya, dia membawa tubuh langsing istri-nya bergelantung seperti anak kuala di pelukannya. Greyson memulai pertempuran itu dengan lembut, mulai dari atas lalu turun bawah secara bergantian. Greyson semakin mendorong kepala istri-nya agar pertempuran mereka semakin intens. Tanpa ragu Greyson meninggalkan tanda kecil di tubuh istrinya. Suara lirih Stevi membuat hasrat bertempur Greyson semakin meningkat. Greyson membawa tubuh istrinya melangkah menuju arena pertempuran.


Greyson kemudian membaringkan tubuh istrinya di atas arena pertempuran, tanpa melepas serangannya. Hembusan hangat napas Stevi yang menerpa kulit Greyson, membuat hasrat bertempur menjadi meningkat dua kali lipat.


Dengan rakus Greyson menikmati dua buah kelapa muda lezat milik istrinya, dia juga meninggalkan banyak tanda disana. Suara pertempuran sepasang suami-istri itu mengisi keheningan malam, di kamar mereka. Mereka tidak mempedulikan, jika rumput bergoyang di luar sana terusik dengan aktifitas mereka.


Greyson melakukannya pemanasan dengan sangat lama untuk membangkitkan kekuatannya "Apa kamu sudah siap sayang...?" tanya Greyson dengan suara serak. Peluh keringat sudah mulai membanjiri tubuh sepasang suami-istri itu.


Stevi hanya menganggukkan kepalanya, dia juga tidak bisa lagi membendung hasratnya, untuk tidak bertempur dengan suaminya. Apa lagi melihat tubuh kekar dan sixpack suaminya membuatnya panas dingin. Stevi akan selalu merasa puas dengan pemanasan yang dilakukan suaminya. Dia akan melakukan pelepasan berulangkali hingga hasratnya terpuaskan.


Greyson memposisikan adik kecilnya untuk segera lepas landas. Tempo naik turun itu terus terjadi hingga mereka mencapai puncak berulang kali. Mereka berdua hanya akan berhenti beberapa saat jika lelah, kemudian melakukannya lagi.


#


#


Greyson tidak akan puas jika hanya bermain dalam satu season, mereka jelas harus melakukannya berulangkali untuk mencapai punyak gunung Everest tertinggi "Sayang...." lenguh Greyson menyemburkan benih-benih kecebong yang sudah siap launching.


"Huh... Terima kasih dan I Love you" ujar Greyson ngos-ngosan lalu mengecup pelan kening Stevi. Tanpa melepaskan terongnya, Greyson membawa tubuh istri-nya masuk ke dalam dekapannya.


"Aku juga mencintaimu" balas Stevi melepaskan dekapan suami-nya. Dia menatap kedua mata Greyson dengan intens "Apa jawaban itu cukup memuaskan pendengaran mu?" tanya Stevi meneliti rupa tampan suami-nya yang masih dibasahi peluh keringat bekas percintaan mereka.


"Iya itu cukup memuaskan. Apa lagi jika di tambah vitamin empat sehat lima sempurna" serunya dengan tatapan menggoda. Benda tumpulnya tiba-tiba mulai berotot kembali di bawah sana.


Stevi bisa merasakan jika di bawah sana benda tumpul milik suami-nya sudah mulai berotot kembali. Mata Stevi melotot melihat tatapan gairahnya suami-nya "Grey..., Ini sudah pagi" serunya, berusaha melepaskan penyatuan mereka.


"Sayang..., sekali lagi"ujar Greyson dengan suara serak, sembari menekan pinggang istrinya untuk memperdalam sentuhan mereka. Stevi hanya pasrah menikmati gerakan naik turun suami-nya.


Setengah jam kemudian mereka tumbang saling mendekap di atas kasur. Aroma percintaan juga tercium jelas dari tubuh mereka. Greyson kemudian melepas penyatuan mereka, dan mengambil beberapa lembar tisu basah di atas meja rias istrinya. Dengan telaten Greyson mengelap tubuh berkeringat Stevi yang sudah tertidur lelap. Entah mengapa, dia merasa akan ada suatu kejadian yang membuatnya berpisah dengan istrinya.


Cup


"Aku sangat mencintaimu" ucap Greyson mengecup kening Stevi sedikit lama.


...***Bersambung***...