
Stevi yang tidak mengindahkan ucapannya seketika membuat Greyson langsung beranjak dari kasur. Greyson melangkah ke arah balkon. Diluar sana masih terlihat agak gelap meskipun jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi. Greyson termenung lama memandang langit sebelah timur yang sudah mulai menunjukkan sinarnya.
Kurama tiba-tiba muncul dari atas atap mansion"Bagaimana bisa kau menjadi lemah seperti sekarang ini?" tanyanya bingung memandangi wajah pucat Greyson "Apa kau benar-benar mencintainya?" ulangnya sembari menatap lurus ke depan, Kurama yang tidak mendapatkan respon Greyson seketika berdecih "Cih jika kau mencintainya maka pakailah cara yang lama" sambungnya lagi
"Dia akan semakin membenciku jika kau yang bertindak" kesal Greyson
Kurama berdecih pelan "Cih.. Jika dia mencintaimu dia akan menerimamu apa adanya" ujarnya memandang lurus ke depan
Greyson hanya menganggukkan kepalanya, Dia tidak terlalu paham hal-hal yang berbau cinta atau hubungan romantis. Karena sedari kecil dia sudah Didik menjadi kuat untuk meneruskan Kerajaan Klan King. Dia hanya akan paham tentang Mafia, perusahaan dan persaingan bisnis maupun Klan.
"Mengapa kau kembali?" ujar Greyson memandang intens ke arah kurama
"Aku merasakan aura lain dari putramu" ujarnya dengan serius memandang ke arah Greyson.
"Aku juga merasakannya! Entah mengapa dia tidak pernah tersenyum melihatku!" sendunya memandang ke arah langit
"Karena dia sama sepertimu! dia juga memilikinya" gumam kurama dalam hati
"Mungkin dia bisa menembus apa yang ada dalam dirimu! Atau bisa saja dia melihat aku di dalam dirimu!" tandasnya lagi tersenyum kecil
Greyson merasa bingung mendengar ucapan kurama "Apa maksudmu?" ujar Greyson memandang intens kurama
Kurama yang memiliki pendengaran yang sangat tajam seketika langsung menghilang dari sana tanpa menjawab pertanyaan Greyson. Greyson yang tidak lagi melihat keberadaan kurama seketika tertegun mendengar pertanyaan Stevi
"Grey mengapa kau disini? Bukankah kau masih demam!" kata Stevi memandang bingung ke arah Greyson.
"Tidak apa-apa aku hanya ingin menghirup udara sejuk di pagi hari" ujar nya berlalu melewati Stevi begitu saja
"Cih.. apa dia mempunyai kepribadian ganda? kenapa sifatnya berubah-ubah!" kesalnya memandang bingung ke arah punggung Greyson yang sudah berlalu dari sana.
#
#
Siang hari di mansion Klan King
Greyson bertemu dengan Jack, Rain dan Dean di ruang rahasia.
"Semuanya berjalan lancar tuan. Beberapa kali saya juga dibantu oleh Rain menangani perusahaan di kondisi yang urgent" ujar Jack menjelaskan
"Bagaimana dengan markas Dean? apa pengiriman barang kita lancar?" tanya Greyson menatap tajam Dean.
"Sejauh ini masih lancar tuan"
Greyson yang mendengar ucapan Dean menganggukkan kepalanya
"Tuan perusahaan Thomson Group mengajukan kerja sama dengan perusahaan kita. Apa kita menerima kerja sama ini?" tanya Jack sembari menyerahkan dokumen pengajuan kerja sama dari Thomson Group.
"Bukankah dia Suami dari saudarinya Stevi?" tanya Greyson mengingat pertemuan mereka beberapa bulan yang lalu. Greyson mengetahui itu dari informasi sebelumnya yang sudah dia terima dari Jack.
"Benar tuan" ujar Jack menunggu tanggapan dari Greyson
"Terima saja" ujar Greyson berniat berdiri dari duduknya namun perkataan Jack menghentikan pergerakannya.
"Tapi perusahaan mereka mengajukan persyaratan tuan, hanya tuan yang boleh ikut serta dalam pertemuan nanti" ujar Jack dengan serius
"Baiklah aku akan kembali ke Indonesia sekaligus membawa Stevi dan putraku. Siapkan beberapa anggota rahasia Klan King yang bisa menjamin kerahasiaan keberadaan kami nantinya" ujar Greyson kemudian berlalu dari sana.
"Dean" ujar Jack dengan menatap serius ke arah Dean
"Siap laksanakan" ujar Dean, kemudian berlalu dari ruangan itu
"Ayo Rain. Mungkin kau harus benar-benar mempersiapkan diri menjadi asistenku nantinya" ujar Jack menepuk bahu Rain kemudian berlalu dari ruangan itu, langkahnya diikuti Rain dari belakang.
...***Bersambung***...
...Hari ini Senin loh guys 😁Jangan pelit kasih vote 🌷🌷🌷kek atau Like, Komen...
...Biar Author semangat Updatenya...
...😁✌️🤭...