
"Ya saya yakin Ketua" gugup Dean, tiba-tiba ada perasaan khawatir yang melanda hatinya. Dia melihat senyum semirik tercetak jelas di wajah Greyson. "Apa ketua menipuku?" gumamnya dalam hati, dia menahan diri untuk tidak takut dengan apa yang akan terjadi dengannya
"Baiklah" ujar Greyson sembari melirik ke arah profesor Tom.
Profesor Tom yang melihat lirikan Greyson langsung melangkah ke arah mesin itu. Dia melakukan beberapa hal yang sama sekali tidak di ketahui Dean.
Greyson kemudian melangkah ke arah Dean. Dia meneteskan setetes darahnya ke red diamond yang mengambang di atas kepalanya. Tiba-tiba Dean menghilang dari dalam mesin itu.
"Apa yang terjadi?" gumam dokter muda itu. Dia menatap heran dengan ilmuwan lain yang terlihat tenang
"Berapa banyak waktu yang akan dia lewati?" bisik-nya kepada ilmuwan lain
"Kau lihat saja nanti. Hanya keturunan Douglas yang bisa menggunakan mesin itu" ujar ilmuwan itu. Mereka menunggu beberapa lama untuk menanti kedatangan Dean kembali.
#
#
Hussss
Kurama tiba-tiba muncul di sampingnya "Apa kau sudah berhasil mengaktifkannya?" tanya Kurama. Dia melihat Red Diamond sudah bersinar lagi
"Hmm... ya" singkat Greyson sembari menatap ke arah mesin waktu red diamond.
"Apa kau mau mengerjainya?" tanyanya menatap ke arah menghilangnya Dean
Kurama tidak mendapatkan jawaban dari Greyson, hanya senyuman semirik yang tercetak jelas di wajahnya. Ilmuwan lain yang melihat senyum semirik Greyson merasa merinding.
#
#
"Apa yang kau lihat di sana?" tanya Greyson menahan tawanya melihat tubuh berantakan Dean
"Ketua.. Apa Ketua menipuku?" serunya tidak bisa menyembunyikan rasa kesal-nya. Apa yang di ucapkan Greyson tidak sesuai dengan ekspektasi yang dia dapatkan disana.
"Bukankah aku tadi sudah bertanya lagi! Apa kau yakin atau tidak dengan keputusanmu! lalu mengapa kau kesal?" ujar Greyson menatap Dean
"Aku dikerumuni banyak orang Seksi" ujar Dean lemas
"Bukan kah itu yang tadi kau minta? Jadi mengapa ekspresi mu tidak menunjukkan hal yang sama" seru Greyson menahan tawanya
"Iya maunya di kelilingi gadis bohay dan seksi! ini mah dapat yang setengah-setengah" Decak-nya kesal mengingat tempat apa yang dia datangi beberapa menit yang lalu.
"Setengah?" tanyanya yang lain penasaran
"Safitrong seksi " ceplosnya. Ucapannya membuat semua yang ada di lab itu tertawa ngakak
Kemudian tatapan Dean beralih ke arah seorang dokter muda yang sering dia curigai sebagai penggoda "Mengapa dia ada disana?" pikirnya menatap intens wajah dokter itu. Wanita itu yang ditatap intens oleh Dean langsung memalingkan wajahnya.
"Apa hanya itu yang kau lihat?" tanya Greyson
"Aku juga melihat seseorang disana" ceplosnya
"Apa kau mengenalnya?"
"Ya" gumamnya pelan sibuk dengan pikirannya
"Siapa dia?"
"Seorang wanita!"
"Cantik?"
"Jelek!" serunya cepat
Lagi-lagi orang-orang tertawa mendengar ucapan ceplas-ceplos Dean.
"Baiklah.. Terima kasih untuk kerja keras kalian. Besok aku yang akan mencobanya!" serunya sembari berlalu dari sana.
"Apa kau serius Grey? Kau akan membawaku juga?" tanya Kurama mengikuti langkah Greyson keluar dari Lab
"Ya aku akan mengurung mu!" seru Greyson melanjutkan langkahnya menuju kamarnya dan istrinya
#
#
Di Kamar
"Apa kamu mau mencobanya?" tanya Stevi kepada putranya. Steven tertawa binar melihat apa yang di tunjukkan Stevi
Cklekk
"Aaaaaa.. Apa yang kalian lakukan?" sentak Greyson
...***Bersambung***...
...Dukung terus karya Author dengan Like, Komen dan Vote❤️ Follow dong Author 🤭😄Jangan Bosen nunggu Update dari Author juga...
...***Merci***...