IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Kebahagiaan Keluarga Greyson



Greyson dan Stevi saling melirik melihat wajah bahagia cucunya. Mereka melihat Albiano langsung mengambil kukis di dalam toples.


"Ingat jangan banyak-banyak." ulang Livia mengingatkan putranya.


"Tidak usah sungkan, Nak. Mommy berharap kamu belajar untuk lebih memahami putramu." kata Stevi tersenyum tipis. Karena Stevi ingin hubungan Albiano dan kedua orangtuanya semakin terikat mulai dari sekarang.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Stevi mengamati ekspresi cucunya.


"Hem.... ini sangat enak, Oma." jawab Albiano menghentikan kunyahan-nya.


"Minta Mommy mu membuatkannya. Kukis buatan Mommymu pasti lebih enak dari buatan Oma." kata Stevi memuji masakan Livia, meskipun Stevi belum pernah melihat menantunya memasak ataupun mencicipi masakan buatannya.


Livia tertegun mendengar perkataan ibu mertuanya. Ibu muda itu, kemudian mengalihkan pandangannya menatap putranya.


"Ya, kamu bisa memintanya sama, Mommy." ujar Livia tersenyum manis.


Steven tersenyum hangat menatap istri, putra dan kedua orangtuanya.


"Kalau begitu, makanlah." kata Steven mengenggam tangan istrinya.


"Makanlah.... kamu membutuhkan banyak energi untuk nanti malam."sambung Steven tersenyum lebar.


Greyson langsung mengalihkan pandangannya menatap putranya. "Jangan lupa dengan hukumanmu, Son." kata Greyson penuh peringatan.


"Aku Steven Gerrard Lorens, Dad. Keturunan Daddy. Darah keturunan Douglas mengalir kental di tubuh putramu ini." balas Steven tersenyum menyeringai.


"Daddy mengakuinya.... tapi, hukuman tetaplah hukuman, Son. Daddy juga tahu, kau akan melakukan hal yang sama. Sama seperti yang Daddy lakukan dulu. Sifat keras kepalamu benar-benar mirip Mommymu." ujar Greyson, pria setengah baya itu tersenyum tipis mengelus kepala cucunya.


"Sejak kapan Mommy memiliki sifat keras kepala? sifat putra kita sangat mirip dengan sifatmu sayang." ujar Stevi menatap tajam kearah suaminya.


"Bukankah kelakuan putramu sangat mirip denganmu di masa lalu?" sindir Stevi tersenyum sinis.


"Ehem...." Greyson berdehem pelan mendengar perkataan istrinya.


"Mom.... apa Mommy tahu, kalau Daddy memiliki sebuah rahasia yang selama ini Daddy sembunyikan?"celetuk Steven tersenyum menyeringai memotong pembicaraan kedua orangtuanya.


Stevi menyeritkan dahinya mendengar perkataan putranya. "Emang rahasia apa yang disembunyikan Daddy?" tanya Stevi menatap putranya.


"Ehhem!! lebih baik kita makan terlebih dahulu. Perut Daddy sudah keroncong." ujar Greyson mengalihkan pembicaraan mereka.


Stevi memincingkan matanya melihat wajah pias suaminya. Ia cukup penasaran dengan perkataan putranya.


Greyson bisa menangkap penasaran dan kecurigaan di wajah istrinya.


"Sudahlah.... tidak usah dipikirkan. Putra kita hanya bercanda." celetuk Greyson mengenggam tangan Istrinya.


"Awas saja Daddy macam-macam diluar sana. Aku tidak segan-segan pergi dari sini." ancam Stevi setengah berbisik.


"Enggak ada, Sayang.... putra kita hanya bercanda." kata Greyson cengengesan.


"Ayo makan. Apa kamu tidak lapar?" sambung Greyson tersenyum hangat.


Sementara Steven tersenyum tipis melihat wajah pias Daddynya. Livia meletakkan dua potong pizza di piring Steven. "Makanlah... kamu pasti lapar, karena semalaman begadang sambil mengerutu." celetuk Livia tersenyum manis.


"Dari mana kamu tahu sayang?" tanya Steven menyeritkan keningnya.


"Aku tahu sendiri." lirih Livia dengan pelan.


Steven menganggukkan kepalanya mendengar perkataan Istrinya.


"Mom, Albi mau Beefsteak itu." tunjuk Albiano kearah beefsteak yang baru saja diletakkan seorang pelayan.


Dengan sigap Steven mengambil beefsteak yang ada di atas meja dan memotongnya menjadi kecil-kecil. Steven lalu memberikannya kepada Albiano.


"Makanlah. Daddy tahu kukis itu tidak cukup untuk mengganjal perut buncit ini."gurau Steven mengelus perut buncit putranya.


Stevi dan Greyson tersenyum hangat menatap wajah malu-malu cucu mereka.


"Makanlah. Hiraukan perkataan Daddy." kata Livia mengelus kepala putranya.


...***Bersambung***...


...Maaf baru update guys, author lembur kerja seminggu ini 🤧 semoga kalian tetap setia membaca karya Author hingga benar-benar tamat ❤️...