IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 85



"Apa yang terjadi.." gumam seorang wanita keluar dari dalam rumah


"Bagaimana mungkin ada ledakan sekaligus getaran secara bersamaan?" seru yang lain menatap langit cerah yang mulai di penuhi gumpalan asap.


"Apa terjadi kebakaran?" tanya seorang pria paruh baya, ikut menyaksikan langit yang tadinya cerah menjadi gelap gulita.


"Entahlah.... Nantikan saja.... kita tunggu sebentar siaran dari televisi!" tandas istrinya masuk lagi ke dalam rumah melanjutkan aktivitasnya.


Sementara seorang pria tertatih-tatih melarikan diri dari kedua mafia yang sedang berargumen itu "Maaf...." Dia merasa bersalah dengan apa yang terjadi hari ini


#


#


Beberapa saat sebelumnya, Stevi merasa sedikit lega, peluru itu benar-benar tidak menembus dahinya.


"Syukurlah...." batin Stevi menghembuskan nafasnya.


Dena yang mendengar letupan pistol yang sangat kuat, seketika bergegas mendekati Stevi, "Ikut aku!!! kalau tidak.... kau akan ku tembak sekarang juga!!" tegasnya mengarahkan moncong senjata di tangannya ke pelipis Stevi. Dena tidak perduli dengan darah yang terus mengalir deras dari pelipis Stevi, karena dia mau secepatnya keluar dari tempat itu, sebelum anggota Klan King yang lain datang dan menemukannya.


Stevi mengikuti langkah Dena menuju sebuah lorong rahasia "Tempat apa ini?" batin Stevi bertanya-tanya


Tak beberapa lama mereka tiba di sebuah tembok besar yang langsung terhubung dengan tebing tinggi dialiri air jernih.


Tanpa mereka sadari sebuah gelombang besar dari ledakan Bom nuklir datang menghampiri mereka.


"Aaaaaaa....."


Mereka berdua lalu terjatuh ke dalam air dari ketinggian 30 Meter


Byur Byur


#


#


Di Fox Kingdom


Beberapa jam telah berlalu, mereka berbincang-bincang banyak hal, sekaligus melepas rindu setelah beberapa puluh tahun tidak bertemu.


"Mengapa sedari tadi perasaanku khawatir akan sesuatu" batin Greyson "Apa telah terjadi sesuatu di markas?" tanyanya di dalam hati.


"Sssss.... Anak Daddy sudah haus, Iya?"ujar Greyson menimang-nimang putranya. Dia melihat mata putranya sudah mulai berkaca-kaca dan siap mengeluarkan air matanya. Greyson mengelus lembut kepala putranya agar merasa lebih tenang.


Ehgek ehgek oek oek


"My....My...." ujar Steven. Tiba-tiba Ia menangis dengan kencang.


"Mau mommy... Hmm?" ujar Greyson sembari menepuk-nepuk pelan pinggul putranya.


"Opa.... Sepertinya kami harus kembali...." ujar Greyson merasa tidak enak dengan Opa dan Omanya.


"Kembali lah.... Kami akan memberikan sesuatu untuk putramu! Agar kelak.... Dia bisa menjadi seseorang yang di takuti dan di hormati di masa depan!" ujar Kaisar mengeluarkan sesuatu dari dahinya.


"Oma juga akan memberikan sesuatu untuk putramu...."ujar Ratu Agung melepaskan satu ekornya.


"Kamu akan selalu di berkati cicit Oma... Tumbuhlah menjadi anak yang kuat...." ujarnya sembari melangkah mundur


"Kami kembali...." Greyson perlahan melangkah menuju tempat, dimana pertama kali dia tiba.


Ratu dan Kaisar Agung hanya menatap sendu kepergian cucu dan cicitnya.


"Mengapa kami tidak bisa menggunakan benda ini untuk kembali....?" tanya Greyson merasa bingung mereka tetap berada di tempat yang sama


"Apa telah terjadi sesuatu?" batinnya


Greyson melangkah kembali menuju Fox Kingdom, entah mengapa sedari tadi perasaannya mencemaskan Stevi. Sementara putranya juga ikut gelisah, sedari tadi tidak mau berhenti menangis.


"Ada yang ingin kau tanyakan lagi Grey?" tanya Kaisar Agung menatap bingung cucunya yang kembali masuk ke dalam Fox Kingdom.


"Mengapa kami tidak bisa kembali?" tanya nya bingung melihat sebuah jam kuno di tangannya


"Apa mesinnya rusak?" tanya Ratu dan Kaisar Agung bersamaan.


"Greyson tidak tahu!" serunya dengan perasaan cemas


"Pakai liontin ini.... Suatu hari berikan ini kepada anak perempuanmu!" ujar Ratu Agung memberikan sebuah liontin mata harimau sembilan ekor rubah.


...***Bersambung***...


...Canda Readers hahahahah masih ada beberapa BAB lagi 🙏 Season 2 tetap lanjut di sini kok🤭😂...