IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 ʘ⁠‿⁠ʘ



Di ruangan tamu mansion klan king


Alexa dan Paskal merasa gugup sekaligus merinding, ketika banyak pasang mata menatap mereka berdua dengan tajam. Alexa takut karena benar-benar merasa bersalah. Sementara Paskal takut karena di depannya adalah orang-orang yang berkuasa. Apa lagi kesalahan yang Paskal perbuat benar-benar sudah diluar batas.


Paskal menatap papanya dengan mata berkaca-kaca. "Pa...." gumam Paskal dengan mata berkaca-kaca. Ia merasa amarah papanya sudah sampai ke ubun-ubun. Karena Rain sama sekali tidak mau menatap kearah putranya.


"Jadi, bagaimana caramu menyelesaikan masalah ini? aku pikir kau sudah dewasa sekarang.... karena sudah berani melecehkan putriku." tuduh Greyson menatap tajam Paskal. Dari jawaban Paskal akan terlihat, apakah pemuda itu bisa berpikir dewasa atau tidak.


"Tu-tuan...."


"Say-saya akan menikahi nona muda hari ini juga. Tapi--"


"-setelah menikah, saya ingin membawa nona muda keluar negeri. Karena saya ingin melanjutkan pendidikan saya disana."


Sepertinya yang sudah Paskal katakan sebelumnya kepada Alexa. Paskal juga menyampaikan niatnya kepada Greyson. Paskal tidak mau, kalau suatu hari nanti, orang-orang memandang sebelah mata kepadanya. Paskal tentu ingin layak menjadi pendamping Alexa.


Greyson terkejut mendengar perkataan Paskal, begitu juga dengan Rain. Karena mereka pikir Paskal bakalan menolak untuk bertanggung jawab. Apa lagi kemarin malam, Alexa tidak menjawab lamaran Paskal di depan umum.


"Apa kau yakin dengan keputusan mu? akan banyak rintangan yang akan kalian lalui di masa depan. Apa lagi putriku tersayang diam-diam memiliki pekerjaan tersembunyi. Bisa saja sewaktu-waktu nyawamu dalam bahaya, karena pekerjaannya." pancing Greyson. Greyson tahu kalau putrinya selama ini bekerja untuk CIA. Apa lagi sampai hari ini Greyson belum tahu, siapa kira-kira yang sedang mengincar nyawa putrinya.


"Saya akan melakukan yang terbaik, Tuan. Saya tidak bisa menjanjikan apapun kepada, Anda. Bahkan sekalipun itu hidup mati saya. Namun satu yang pasti, saya memiliki cinta besar yang tulus kepada putri Anda. Saya akan menjaganya dan mencintainya seumur hidup saya." jawab Paskal dengan mantap. Paskal yakin suatu hari nanti Ia bisa menjadi pria yang hebat.


"Baiklah.... aku pegang perkataan mu! kebetulan pendeta sudah datang. Jadi, lebih baik kalian menikah sekarang juga. Ganti pakaian kalian sekarang juga."pinta Greyson menatap Alexa dan Paskal secara bergantian.


"Oh, iya.... Alexa apa kau mau menolak niat baik Paskal seperti tadi malam?" tanya Greyson menatap tajam putrinya. Greyson tahu Alexa juga mencintai pria itu, hanya saja ada hal lain yang menghalanginya.


"Tidak, Dad." jawab Alexa terbata-bata.


"Sayang.... bantu putri kita bersiap-siap. Dan...."


Greyson tersenyum menyeringai melihat wajah kusut kedua putranya."Son, bantu adik ipar kalian bersiap-siap." pinta Greyson.


"Baiklah, Dad." sahut mereka bersamaan dengan muka malas menatap Paskal. Padahal isi di dalam lubak hati terdalam mereka, siapa yang tahu.


"Ayo ikut kami." seru Steven menatap tajam kearah Paskal.


Steven, Stevenson, Paskal telah berlalu dari sana, kemudian, diikuti oleh Stevi dan Alexa.


Ruangan itu langsung berubah menjadi hening.


Pertanyaan Tuan Douglas membuat Greyson tertegun. "Apa ini bagian dari rencana mu, Son?"


"Ternyata kelicikan Alexa, Steven dan Stevenson turunan dari Daddynya." sambung Tuan Douglas tersenyum kecil.


"Dad...."


Greyson cengengesan menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali. Membuat orang-orang yang ada disana menghembuskan napas lega. Suasana diruangan itu langsung berubah menjadi hangat.


Flashback On


...***Bersambung***...