IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Berkumpul



"Apa kalian cucu Oma dan Opa?" tanya Nyonya Douglas. Wanita paruh baya itu dengan cepat melangkah menuju meja makan.


"Yoh.... Cucu perempuan Oma cantik sekali. Siapa nama kamu sayang?" tanya Nyonya Douglas dengan ramah


"Alexandria." ujar Alexa menatap lama Nyonya Douglas.


Nyonya Douglas tersenyum hangat mendengar jawaban cucu perempuannya


"Kalau cucu Oma yang ini, namanya siapa?"tanyanya lagi. Ia menunjukkan jari telunjuknya ke arah Stevenson.


"Stevenson." jawabnya tanpa ekspresi.


Nyonya Douglas tersenyum kecil mendengar jawaban datar cucunya.


Sementara Tuan Douglas tertegun mendengar jawaban singkat cucunya.


"Dia sangat cocok menjadi penerus bisnis keluarga Douglas." batinnya. Ia menatap dalam wajah Stevenson.


#


#


Tak beberapa lama mereka mendengar suara sapaan Greyson melangkah menuju meja makan.


"Mom.... Dad...." panggilnya. Ia cukup terkejut dengan kedatangan orang tuanya.


Greyson langsung memeluk kedua orangtuanya secara bergantian. Lalu pandangan kedua orangtuanya beralih ke arah menantunya.


"Ini adalah pertemuan pertama kita." seru Nyonya Douglas. Ia tersenyum hangat menatap menantunya.


"Terima kasih tetap kuat selama 9 tahun ini. Sekarang mansion klan king akan semakin rame dengan kehadiran mereka berdua." sambungnya menatap Stevenson dan Alexa bergantian.


"Bolehkah Mommy memelukmu?" tanya Nyonya Douglas sembari tersenyum hangat kepada menantunya.


"Tentu." ujar Stevi. Ia memeluk hangat ibu mertuanya. Setelah sepuluh tahun berlalu, baru sekarang mereka bisa bertemu. Greyson juga belum merayakan pernikahan mereka, karena tragedi 9 tahun lalu.


"Dad...." panggil Stevi.


Sementara tuan Douglas yang mendengar panggilan menantunya hanya menampilkan senyum tipis sembari menganggukkan kepalanya.


"Dad.... Mom kami sudah lapar." cetus Alexa memotong obrolan mereka. Ia merasa perutnya sedari tadi sudah keroncongan.


"Baiklah ayo kita sarapan terlebih dahulu." ujar Greyson. Mereka melangkah menuju meja makan dan duduk di kursi masing-masing.


#


#


"Sayang.... Daddy enggak sabar menanti kelahiran anak keempat kita."ujar Greyson tersenyum hangat. Ia mengelus lembut perut istrinya yang terlihat sedikit membuncit.


"Mommy juga, Dad." ujar Stevi. Ia merasa bahagia melihat keluargannya dan keluarga suaminya bisa hadir dan berkumpul bersama-sama merayakan hari pernikahan dan syukuran mereka.


Setahun lalu Rain sudah mulai sadar dari komanya. Setelah 10 tahun bertahan dengan bantuan alat medis. Jack juga sudah menikah beberapa tahun lalu tanpa sepengetahuan suaminya. Istri Jack merupakan seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter.


Wanita itu merupakan salah satu petugas medis yang ikut membantu menyelamatkan hidup Jack 11 tahun lalu. Wanita itu jugalah yang merawat Rain selama koma 10 tahun ini. Jack jatuh cinta dengan ketulusan wanita itu dalam merawat Rain yang sudah dianggapnya sebagai keluargannya.


Namun sampai hari ini klan king masih belum menemukan keberadaan Dean. Greyson sudah mengerahkan banyak anggota klan king untuk menemukan keberadaan Dean. namun hasilnya tetap nihil.


#


#


Di mansion klan king suara tangisan anak kecil terdengar menggema di telinga orang-orang yang sedang duduk di ruang tamu.


"Stop Grace Natalie Douglas." tegas Stevi kepada putrinya. Ia terkadang merasa kesal dengan tingkah nakal putri bungsunya.


Anak keempat mereka memiliki tingkat laku yang cukup berbeda dari saudara-saudaranya yang terlihat lebih introver. Sementara putri terakhirnya ini lebih ke ekstrover dan terkesan nakal. Dia selalu mencoba ingin tahu tentang segala sesuatu yang dilihat dan ditemuinya. Jika tidak di turuti maka putri bungsunya itu akan menangis kencang.


"Ini akibatnya kalau terlalu di manja." batinnya menatap kesal suaminya


"Sayang.... Kenapa kamu menatapku seperti itu?." ujar Greyson menatap Istrinya dengan hangat.


"Tidak apa-apa." ujar Stevi. Ia kemudian mencoba menenangkan putrinya agar berhenti menangis.


"Sayang bagaimana sekolah kalian?" tanya Greyson kepada putra-putrinya yang sedari tadi asik dengan dunianya.


"Aman, Dad." jawab mereka serentak.


"Apa kalian mau menjaga adik kalian hari ini?" tanya Greyson penuh harapan


"No, Dad!" tegas mereka berdiri dan masuk ke kamar mereka masing-masing. Lebih baik menghindari dari pada mereka harus sakit kepala dengan tingkah nakal Grace, adik bungsu mereka.


...***Bersambung***...