IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Sama-Sama Posesif



"Sorry." seru wanita itu tanpa dosa.


"Sorry.... sorry.... makanya kalau jalan pakek mata. Karena mata fungsinya melihat!" ketus Alexa menarik tangan Paskal berlalu dari sana. Ia cukup kesal melihat mata wanita itu menatap memuja kearah suaminya.


"Kamu kalau kuliah disini jangan macam-macam. Aku punya banyak mata yang akan mengawasi gerak-gerik kamu dari jarak jauh." omel Alexa.


"Jangan jelalatan menatap wanita lain." oceh Alexa lagi menghentikan langkahnya.


Paskal tersenyum tipis mendengar omelan Alexa.


"Jangan terlalu over thinking. Karena itu bisa menganggu kesehatan kamu dan bayi kita." seru Paskal mengenggam tangan istrinya.


"Sebaiknya kita pulang saja. Kamu pasti sudah lelah mengelilingi kampus ini."timpal Paskal.


"Sepertinya kita baru saja tiba di sini."


"Kamu terlalu lama mengomel hingga lupa sekarang sudah waktunya jam makan siang." sahut Paskal.


Alexa mengaruk kepalanya tidak gatal.


Sementara wanita tadi yang menabrak bahu Paskal menatap mereka dari kejauhan.


"Menarik."ucap wanita itu dalam hati tersenyum tipis melangkah menuju parkiran.


"Sayang.... kamu kenapa cemberut dari tadi?" tanya Paskal mengelus lembut pipi putih Alexa.


"Aku lagi kesal sama kamu." sahut Alexa mencebikkan bibirnya.


"Emang aku salah apa?" tanya Paskal menghentikan mobil yang mereka tumpangi di pinggir jalan.


"Kamu enggak peka banget sih jadi suami." ketus Alexa memalingkan wajahnya ke samping.


Paskal menghembuskan napasnya pelan mendengar perkataan ketus Alexa.


"Ada apa Hem? apa aku sudah berbuat salah? aku bukan cenayang yang bisa menebak bagaimana isi hati kamu." ujar Paskal jujur.


"Aku cemburu kalau kamu dekat-dekat sama wanita lain." ketus Alexa menangis tersedu-sedu.


"Lah? kapan aku dekat-dekat dengan wanita lain? bukannya aku dari tadi sama kamu, ya?" tanya Paskal melupakan kejadian tadi di kampus.


"Kamu nyebelin!! Enggak peka sama sekali." ketus Alexa mencebikkan bibirnya ke depan. Wajah cantik itu terlihat semakin mengemaskan dan imut.


"Ternyata istriku sedang cemburu ya." seru Paskal tersenyum lebar.


"Jangan marah lagi, hem. Karena aku cintanya cuma sama kamu."timpal Paskal menatap kedua mata istrinya.


"Mana Alexa yang jahil dulu? Hem? apa sekarang Nona muda Alexa sudah berubah menjadi istri yang posesif?" kelakar Paskal menggoda istrinya.


"Apa sih." dengus Alexa mendorong dada bidang Paskal.


Namun senyum bahagia langsung terbit di kedua pipi sepasang pasutri itu.


"Apa kamu belum lapar sayang? atau kamu ingin makan sesuatu?" tanya Paskal melanjutkan perjalanan mereka.


"Aku sangat ingin makan makanan street food. Apa jam segini sudah ada makanan street food di jalan California?" tanya Alexa penuh harapan.


Alih-alih membawa Alexa menjelajahi makanan di pinggir jalan kota California. Pria itu malah membawa istrinya ke taman bermain. Disana banyak jajanan anak-anak yang dijual di toko-toko kecil.


Alexa tersenyum senang melihat toko es krim kesukaannya ada di tempat itu. Ia langsung berlari menuju toko itu, tanpa menunggu Paskal.


"Sayang! hati-hati! ingat kamu sedang hamil!" teriak Paskal dengan cepat menutup pintu mobil.


Tiba-tiba sebelah kaki Alexa terbentur dan hampir jatuh, kalau saja seorang pengunjung yang lewat membantu Alexa menahan tangannya.


"Apa anda baik-baik saja, Nona?" tanya pria itu tersenyum tipis.


"Ehem! lepaskan tanganmu dari istriku!" bentak Paskal dengan wajah merah padam langsung menepis tangan pria itu.


Pria itu berlalu dari sana meninggalkan Paskal dan Alexa.


"Hampir saja kami terjatuh! kalau kamu dan bayi kita kenapa-kenapa gimana?kenapa kau tidak berjalan dengan pelan saja, kamu terkadang suka ceroboh!" ujar Paskal meninggikan suaranya.


"Aku--"


"Aku tidak mau mendengar alasan kamu. Harusnya kamu mendengarkan teriakan ku!" sela Paskal masih dalam keadaan emosi.


"Aku mau pulang!" ketus Alexa dengan suara bergetar.


"Apa kamu tidak mau membeli es krim itu?" tanya Paskal menatap istrinya. Ia melihat kedua pelupuk mata Alexa mulai berkaca-kaca.


Hiks hiks hiks


"Aku mau pulang." ulang Alexa.


...***Bersambung***...