
"Percayakan semuanya padaku Rain."
"Jika peristiwa masa lalu tidak terjadi, kau pasti sudah memiliki putra-putri yang lahir dari benihmu."
"Tapi kenyataannya, kita tidak bisa memutar waktu. Aku sangat berterimakasih kepada mu Rain, sudah setia mengabdikan diri sepenuhnya kepada klan king sedari kau masih anak-anak." sambung Greyson dengan mata berkaca-kaca.
Setelah sadar dari komanya 17 tahun yang lalu, Rain di diagnosa mengalami gangguan fungsi testis dan ejakulasi. Gangguan ini terjadi karena terjadinya pembengkakan pembuluh darah pada testis dan cedera pada testis. Gangguan ini mengakibatkan Rain kesulitan memiliki anak. Gangguan itu terjadi tidak lepas dari tragedi mansion klan king di masa lalu.
Di satu sisi betapa beruntungnya Rain dipertemukan dengan seorang wanita cantik dan baik seperti Theresia teman Silvia sewaktu KKN. Meskipun wanita itu sedikit cerewet dan bawel, tapi rasa cinta dan kasih sayangnya tidak pernah pudar kepada hacker kepercayaan Greyson itu. Theresia memiliki profesi yang sama dengan istri Jack, asisten kepercayaan Greyson.
Setelah 2 tahun menikah mereka belum juga dikaruniai keturunan. Keadaan itu membuat Rain frustasi, namun tidak dengan Theresia. Wanita itu selalu sabar dan tegar mensupport suaminya.
"Sayang...."
"Meskipun kita tidak dikaruniai satu orang anak pun! aku akan tetap setia di sampingmu. Aku tahu kita membutuhkan seorang anak untuk melanjutkan garis keturunan kita. Tapi jika tahu berkata kita belum layak, maka kita tidak bisa memaksakan kehendak hati dan pikiran kita."
"Kita masih bisa mengadopsi seorang anak, Hem." bujuk Theresia mendekap tubuh rapuh suaminya.
Rain menagis tersedu-sedu membalas pelukan istrinya. "Hiks hiks hiks hiks"
"Ma-maafkan ketidaksempurnaan ku ini Theresia! dan terima kasih sudah mau menerima ku! aku sangat mencintaimu istriku." ucap Rain terbata-bata. Untuk ketiga kalinya Rain merasa tidak berguna setelah sebelumnya gagal menyelamatkan Dean dan membuat Greyson harus koma dan operasi plastik 27 tahun lalu.
Sepintas Rain kembali mengingat kejadian 17 tahun yang lalu. Rain termenung kembali mendengar perkataan Tuannya, tanpa sadar air mata mengalir dari kedua sudut matanya. Betapa malangnya nasibnya beberapa tahun yang lalu. Setelah bangun dari komanya Rain harus menerima kenyataan pahit mengenai kondisinya.
"Gangguan fungsi testis dan ejakulasi diusia produktif?"
Mendengar kalimat itu setiap orang akan merasa tubuhnya di hantam batu besar. Khususnya Rain merasa saat itu juga dunianya terasa berubah menjadi gelap. Koma selama lebih dari 9 tahun mempengaruhi kinerja tubuhnya.
Ia membutuhkan waktu kurang lebih setahun memulihkan beberapa jaringan tubuhnya. Selama koma memang Claudia yang merawat Rain, namun setelah bangun dari komanya, Theresia datang sebagai penyemangat hidup Rain. Karena kebetulan setahun sebelum bangun dari komanya. Jack ternyata diam-diam sudah menikah dengan Claudia tanpa sepengetahuan Greyson.
Greyson pada akhirnya mencarikan dokter baru yang tulus dan bersedia merawat Rain. Claudia lalu menyarankan Theresia teman seprofesinya sebagai dokter baru untuk Rain. Kebetulan saat itu Theresia juga berkata, kalau dia merupakan teman akrab kakak iparnya. Greyson langsung menyetujui saran Claudia.
Ternyata Jack dan Rain memiliki perjalanan cinta yang sama. Mereka sama-sama menikah dengan seorang dokter yang bekerja dibawah naungan klan king.
Sekarang usia pernikahan Rain dan Theresia jalan 15 tahun. Sementara usia putra mereka sekarang menginjak 12 tahun. Namun mereka tidak bisa mengatakan usia pria itu masih 12 tahun. Karena hormon dan pertumbuhan tubuh pemuda itu lebih cepat dari tubuh anak seusianya.
"Sudah! tidak usah lagi mengingat-ingat masa lalu, Rain! aku berharap bisa besanan dengan keluarga mu, Rain. Andaikan Dean ada disini, aku juga akan menjodohkan salah satu putra-putriku untuk putra-putrinya. Itupun kalau pria itu sudah menikah dan memiliki anak!" ujar Greyson menepuk lembut bahu hacker kepercayaannya.
Rain tertegun mendengar nama Dean keluar dari mulut Tuannya. Ucapan Greyson tersebut tentu saja membuat Rain tambah termenung.
"Semoga kau baik-baik saja sobat!" gumam Rain dalam hati.
...***Bersambung***...