IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Flashback End



"Sayang.... aku juga merindukan mu."ujar Paskal mendekap tubuh ramping Alexa.


Mereka saling mendekap, melampiaskan perasaan rindu mereka selama bertahun-tahun.


Paskal melepaskan pelukan Alexa dan menatap dalam manik biru laut miliknya. "Anna.... apa kau tahu, besarnya rasa cintaku sampai membuatku lupa diri. Aku dihukum dan dilempar ke dunia manusia. Sekarang kau hidup kembali di tubuh indah ini, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," kata Paskal (dimasuki jiwa Ryo Miura).


"Ryo.... aku hanya memiliki satu kesempatan. Aku juga tidak akan melewatkan kesempatan ini." sahut Alexa (dimasuki jiwa Arianna."


Mereka saling menatap dengan intens, hingga terjadilah pergumulan panas itu. Mereka puas karena bisa terbang ke puncak langit nirwana ketujuh. Mereka tidak peduli dengan semua halangan yang menghalangi jalan mereka.


Sementara Greyson sudah mengetahui peristiwa itu akan terjadi dari beberapa tahun yang lalu. Kutukan kalung itu akan menghilang dengan sendirinya. Karena sebelum Alexa dilahirkan, putrinya sudah menerima titah dari Queen Angelista. Dari sanalah garis takdir dan jodoh Alexa sudah ditetapkan.


Apa kalian masih ingat saat Queen Angelista mengatakan sesuatu kepada Greyson? "Suatu hari nanti, berikan kalung itu kepada putrimu." kata itu memiliki sebuah tujuan mempertemukan Alexa dengan cinta sejatinya. Cinta sejati terkadang tidak memandang usia, rupa dan asal muasal seseorang. Karena nyatanya cinta itu buta dan tuli. Mereka hanya tahu mencintai, tanpa bisa memiliki kepada siapa dia jatuh cinta! dan ke wadah mana cinta itu berlabuh.


***Flashback Off***


Masa sekarang, pernikahan sederhana antara Paskal dan Alexa diadakan di halaman depan mansion. Beberapa dari keluarga besar Greyson, menunda kepulangan mereka. Karena drama pagi hari yang dialami Alexa dan Paskal. Semua keluarga besar Douglas menatap kedua mempelai itu dengan perasaan haru.


"Apa kamu tahu.... air mata kebahagiaan seorang ayah akan luruh, ketika melihat putrinya menikah dan membangun rumah tangga dengan pria lain. Bukan karena sedih, namun karena ia tidak rela, jika putri yang Ia rawat sedari kecil disakiti pria lain. Jika suatu hari nanti aku mendengar kau menyakiti putriku, maka aku tidak akan segan-segan membalasmu." tutur Greyson penuh ancaman.


"Aku mempercayakan putriku kepadamu! sayangi putriku seperti aku menyayanginya. Jika suatu hari nanti, kau sudah tidak mencintainya, maka kembalikan putriku kepadaku. Aku akan membawanya kembali ke keluarga kami dengan lapang dada."


"Kau juga harus bisa mengendalikan jiwa pria tua itu." sambung Greyson melingkarkan tangan putrinya di lengan Paskal.


Sejam kemudian acara pemberkatan dan pernikahan sederhana antara Alexa dan Paskal telah selesai. Semua keluarga kembali masuk ke dalam rumah, menikmati hidangan makan siang yang sudah disajikan para pelayan di atas meja.


Alexa masih tidak percaya menatap sebuah cincin melingkar di jari manisnya. Ia tidak percaya sekarang statusnya sudah berubah menjadi seorang istri.


"Apa Kakak masih belum percaya?" tanya Grace tersenyum menyeringai.


"Be-belum.... aku merasa semua ini hanya mimpi." ucap Alexa terbata-bata. Wajahnya langsung bersemu merah menatap wajah jahil Vania.


"Alexa... aku masih memiliki satu bingkisan di dalam kamar. Kalau kamu mau, aku akan memberikan bingkisan istimewa itu padamu." tawar Vania tersenyum jahil.


"Apa Kakak akan memberikan bingkisan yang sama seperti bingkisan yang Kakak berikan kepada kedua kakak ipar?" sela Grace mendengar perkataan Vania.


"Anak kecil dilarang kepo." ujar Vania tersenyum sekilas menatap Grace.


"Kecil-kecil gini, tapi sudah ada pacar." sindir Grace melengos begitu saja melewati Vania.


...***Bersambung***...