IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Extra Part 13



"Baik, Tuan."jawab Hans menatap aneh kearah kepergian Gion dan Arabella.


"Apa wanita itu kekasih Tuan muda? Tidak biasa Tuan muda bertingkat seperti itu." gumam Hans melangkah keluar dari ruangan VIP tersebut.


Di dalam mobil Gion, Arabella merasa canggung berada satu udara bersama Gion. Ia cukup malu bertemu dalam keadaan tak terduga seperti itu.


"Tuan...."


"Apa gaji satu bulan sekertaris CEO tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mu?"


"Bukankah bekerja di Club malam seperti ini membuatmu terlihat seperti wanita murahan." ujar Gion dengan pedas.


Tentu saja perkataan Gion sudah melukai harga diri Arabella.


"Jika Anda tidak ada niat menolong saya. Lalu mengapa Anda tidak membiarkan bajingan itu melecehkan saya! Bukankah dengan begitu, saya akan terlihat seperti wanita malam diluar sana!" jawab Arabella mengepalkan tangannya agar tidak tersulut emosi.


"Terima kasih untuk bantuan Anda." lanjut Arabella berniat turun dari mobil Gion.


"Kau tidak usah datang bekerja untuk hari berikutnya. Karena mulai dari sekarang, kau bukan lagi sekertaris CEO perusahaan Royal." ujar Gion tanpa menatap Arabella.


Arabella terkejut mendengar perkataan Gion. Ia langsung membalikkan tubuhnya dan menatap kearah Gion dengan serius. "Bukankah saya sudah menandatangani kontrak kerja sama untuk menjadi sekertaris Anda selama 2 tahun ke depan. Anda tidak bisa memperlakukan saya seperti ini."jawab Arabella dengan lirih.


"Saya adalah CEO hotel Royal. Dan saya memiliki hak memecat mu. Sekarang keluar dari mobilku." balas Gion tanpa perasaan.


"Aku tidak akan keluar dari mobil Anda. Sebelum Anda menarik kata-kata Anda barusan." kekeh Arabella tidak jadi turun dari mobil Gion.


"Cih!" Gion berdecak sinis dan menatap Arabella dengan tajam.


"Apa kau tahu, sedari umur enam tahun aku sudah berani membunuh orang. Apa kau tidak takut ku habisi dengan tanganku sendiri." bisik Gion dengan wajah dingin.


"Keluar sekarang juga sebelum kesabaranku habis." ujar Gion penuh peringatan.


"Baiklah.... Aku tidak akan basa-basi dengan wanita seperti mu."


Gion langsung menancap gas mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata. Arabella tentu saja terkejut dengan tindakan Gion. Apa lagi wanita itu belum mengenakan sabuk pengaman.


Hiks


Hiks


Hiks


Bum


Bum


Bum


"Stop, Tuan!"


Gion terkejut melihat wajah pucat Arabella. Ia langsung menghentikan mobilnya di pinggir jalan.


"Turun sekarang juga." ujar Gion melepaskan sabuk pengamannya.


Arabella mengalihkan pandangannya menatap suasana sekitar jalan raya. "Saya tidak mau turun. Saya tidak tahu jalan pulang." ujar Arabella mengeratkan genggamannya di sabuk pengaman mobil.


"Aku juga tidak mau keluar dari perusahaan." celetuk Arabella memejamkan kedua matanya agar tidak melihat tatapan tajam Gion.


"Ternyata kau sangat ingin menjadi sekertaris ku." gumam Gion dengan wajah dingin.


"Bagaimana jika statusmu kita ubah menjadi Nyonya Douglas? Apa kau mau?" tanya Gion dengan wajah datar.


Arabella terkejut mendengar perkataan Gion. "Apa! Apa kau sedang melamar ku?" tanya Arabella memastikan pendengarannya.


"Aku tidak melamar mu! jangan kepedean. Aku hanya bertanya bagaimana jika statusmu kita ganti menjadi Nyonya Douglas. Apa kau akan bertingkah lebih keras kepala dari ini?" ketus Gion melirik sinis kearah Arabella.


"Bukankah sama saja?" Arabella menatap wajah Gion dengan intens.


"Apa Anda menyukai saya?" entah kenapa tiba-tiba tercetus pertanyaan itu di kepala Arabella.


"Mana mungkin aku menyukai wanita seperti mu. Tentu saja aku memilih selera yang sama seperti Daddy ku. Memiliki istri bertubuh tinggi dan seksi." jawab Gion membuat Arabella jadi malu.


"Benar juga. Pria ini memiliki kekayaan yang berlimpah. Bukan hanya itu, dia juga memiliki wajah yang tampan dan berkharisma. Mana mungkin dia menyukaiku." gumam Arabella menyetujui perkataan Gion.


"Ya, kau benar. Kau tidak mungkin menyukai wanita seperti ku." jawab Arabella menundukkan kepalanya.


"Wanita ini benar-benar memiliki otak yang dangkal." gumam Gion dengan wajah datar.


"Bukankah menjadi Nyonya Douglas harus melalui pernikahan. Bagaimana caranya aku menjadi Nyonya Douglas?" tanya Arabella dengan polos.


"Turun dari mobilku sekarang juga." ketus Gion tiba-tiba.


"Kenapa Anda mengubah topik pembicaraan kita?"


"Karena menurutku.... kau sama saja dengan wanita murahan diluar sana. Dasar wanita matre!" ketus Gion mendorong Arabella keluar dari mobilnya.


"Kau tidak akan pernah menjadi Nyonya Douglas! Jangan mimpi!" tambah Gion tersenyum sinis menutup kaca pintu mobilnya.


Gion meninggalkan Arabella di tengah jalan.


"Aku pasti akan membuatmu jatuh cinta padaku." maki Arabella menatap kearah menghilangnya mobil Gion.


"Syukurlah atasan Arogan itu meninggalkan ku di jalan yang tidak jauh dari tempat tinggal ku. Aku tidak perlu berjalan jauh lagi agar tiba di rumah." gumam Arabella tersenyum kecil. Sejenak gadis itu melupakan kejadian di Club tadi.


"Dasar atasan Arogan. Suatu hari nanti aku akan membuatmu jatuh cinta padaku."ucap Arabella dengan penuh keyakinan.