IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Kasino 2



Suasana di dalam Kasino itu semakin mencekam, semua pemain terlihat semakin tertantang dengan taruhan yang di tawarkan setiap pemain. Melihat ada kesempatan, Sherina pura-pura menjatuhkan sesuatu ke kolong meja. Semua orang tetap memfokuskan pandangannya ke kartu yang ada di depan mereka. Sherina diam-diam meletakkan GPS dan Chip kecil di sepatu Mr Park.


[Seorang petugas melangkah ke arah kalian. Berhati-hatilah....] ujar Alexa. Gadis itu memperbesar gambar CCTV untuk memperjelas sebuah benda yang di bawa petugas itu.


"Sial!" umpat Alexa melihat seorang petugas membawa pistol dan alat detektor kamera pengintai.


"Apa yang terjadi sesuatu?" bisik Sherina bertanya pelan kepada Alexa. Gadis itu kemudian menegakkan tubuhnya agar semua orang tidak curiga dengan tingkahnya.


[Seorang pria bertubuh besar dan berotot melangkah ke arah kalian.] ujar Alexa.


[Apa kalian sudah menempelkan alat itu?] sambung Alexa bertanya kepada Sherina


"Hem." gumam Sherina pelan sembari menatap Davin mesra.


"Sepertinya seorang petugas mencurigai kita." bisik Sherina. Gadis itu mendekatkan bibirnya ke pipi Davin agar terlihat seperti seorang wanita yang sedang mengecup kekasihnya.


"Baiklah. Kita akhiri saja permainan ini." ujar Davin sembari meletakkan kartu di tangannya.


Lagi-lagi kartu yang di keluarkan Davin menunjukkan poin yang lebih tinggi dari pemain lainnya.


"Apa kau melakukan kecurangan!" bentak Mr Park menata tajam ke arah Davin. Sementara yang lain mengacak-acak kepalanya merenungi kekalahan mereka.


Dor


Sebuah tembakan di arahkan seorang petugas ke arah kaki Davin namun meleset karena Davin dengan cepat menghindar dari tembakan itu. Davin dan Sherina tetap tenang di dalam kasino meskipun keadaan di dalam sudah tidak kondusif. Orang-orang terlihat berteriak dan ketakutan sembari berlari keluar dari kasino.


#


#


"Maaf Mr Park untuk ketidak nyamanan Anda bermain hari ini. Lain kali kami akan menyediakan permainan yang lebih memuaskan lagi." ujar Dealer itu ramah.


"Geledah pakaian mereka!" perintah Dealer kasino dengan tegas kepada petugas lainnya.


Seorang petugas memindai tubuh Sherina dan Davin bergantian menggunakan detektor pengintai.


thit thit thit


Bunyi detektor kamera pengintai terdeteksi di tubuh Davin dan Sherina.


"Bawa mereka berdua!" perintah Mr Park menatap tajam Sherina dan Davin.


Sherina dan Davin yang mendengar perkataan Alexa diam tak bergeming. Mereka kemudian melangkah mengikuti langkah Mr Park keluar dari kasino.


#


#


Sementara di Markas CIA


Anggota CIA yang tiba-tiba mendapatkan sinyal darurat dari Alexa langsung bergegas masuk ke dalam mobil anti peluru masing-masing.


"Jangan lupa bawa senjata kalian!!" perintah Mr Edward kepada bawahnya.


Mobil mereka melaju keluar dari garasi markas.


#


#


Sementara disisi lain sedari tadi anak buah mata-mata Richard mengirim sebuah pesan kepada atasannya. Mengenai kejadian yang dilihatnya saat masuk ke dalam kasino. Pria itu cukup gelisah dan cemas dengan respon lamban tuannya.


Sementara Stevenson lagi-lagi hanya melirik sekilas notifikasi pesan yang terapung di layar ponselnya tanpa berniat membukanya.


#


#


Di Restoran


Drettt drettt drettt


Suara dering ponsel Kevin terdengar nyaring di pendengaran Kevin dan Steven. Saat mengangkat panggilan itu, Kevin mendapatkan kabar dari asisten kepercayaannya mengenai kekacauan yang terjadi di kasino miliknya.


"Sepertinya pertemuan kita hanya sampai disini saja Steven. Aku masih ada urusan urgent di kasino . Aku yang akan membayar makan siang kita." ujar Kevin setelah menghabiskan makan siangnya.


"Lain waktu luangkan waktumu untuk party bersamaku." sambung Kevin lagi sebelum melangkah keluar dari restoran.


"Thanks untuk makan siang gratisnya Vin." ujar Steven dengan suara sedikit nyaring menatap kepergian Kevin.


......***Bersambung***......