IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Bab 54



Sreetttt


hussss


"Keluarlah mengapa kau disini?" tanya hewan itu, dia punya pendengaran yang sangat tajam. Suara dari jarak 5 KM pun dia bisa dengar dengan jelas.


"Aku hanya mau melihat tuan muda" ujarnya datar melirik sinis ke arah hewan putih itu


"Menjauh-lah! kau tidak bisa bersamanya, Aku yang akan menjaganya!"


"Aku terlalu menyukai aura pemikat pada tubuhnya! Aku ingin ikut bersamanya! bukankah kita bisa berteman? Aku ingin dia menjadi inang baruku" seru kurama dengan datar


"Kau dan aku tidak bisa bersatu. Kita memiliki sifat yang sama. Itu hanya akan membuatnya semakin kejam di masa depan!!" sentak sosok itu mengeluarkan mata emas bercahayanya menatap tajam kurama.


"Bukankah itu akan terlihat menarik? Dia benar-benar akan menjadi penguasa di masa depan! kekuatannya juga akan lebih besar dua kali lipat dari sebelumnya!" tandas kurama memancarkan mata merah darahnya


"Jangan berani mendekatinya atau kau akan benar-benar kembali ke duniamu.! Kau hanya perlu menjalankan amanah buyutnya! Disaat pengeboman itu, mengapa kau tidak menolong Greyson? Bukankah tujuanmu menjaga dan melindunginya? Harusnya dia tidak akan terluka separah itu" ujar singa putih bermata emas bercahaya menatap tajam kurama.


Deg


"Jika dia tidak menolak keberadaan-ku mungkin saja dia akan baik-baik saat itu" ujarnya mengingat kejadian itu membuat kedua boleh matanya kembali menjadi bewarna hazel tajam.


"Apa kau bahagia hidup di alam ini? Kenapa kau tidak kembali?" tanyanya


"Kematian Generasi pertama Douglas saat penelitian itu, memanggilku datang dari masa lalu! Aku di jadikan sebagai pelindung keturunannya! Bagaimana pun markas penelitian itu sudah hancur. Aku tidak akan bisa kembali ke zamanku melintasi waktu" jelasnya berubah menjadi rubah kecil berwarna putih. Rubah itu seketika terlihat imut dengan tubuh mungilnya.


"Sebenarnya apa yang terjadi saat itu?" tanya Singa putih penasaran kepada Kurama.


"Saat itu..."


Flashback on


Di sebuah Rumah besar di tengah hutan,


Dia merajut sebuah baju kecil dengan benang wol, dia ingin membuat baju untuk bayinya sendiri. Tinggal menunggu beberapa hari lagi, dia akan segera melahirkan.


Hari sudah terlihat mulai gelap namun suaminya belum datang juga, Dia berjalan ke dalam rumah untuk menyiapkan makan malam untuk mereka. Meskipun dia mempunyai beberapa orang pelayan namun dia lebih senang jika dia sendiri yang menyiapkan makan malam untuk mereka santap.


Tak beberapa lama datang seorang pria dengan pakaian yang terlihat sedikit basah "Apa yang terjadi? kamu kenapa?" tanya Eva kepada suaminya


"Aku tadi berburu dan berniat menangkap seekor rubah. Namun tanpa kuduga, aku tercebur ke dalam sungai" ujarnya dengan tersenyum kecil sembari mengelus puncuk kepala isterinya.


Deg


Eva yang mendengar ucapan suaminya seketika tertegun dengan gugup dia berkata "Ap..pa kamu melukainya?" tanyanya dengan cemas


"Tidak dia terlanjur menghilang" tuturnya menatap bingung wajah pucat istrinya


"Apa kamu baik-baik saja?" sambung Kaisar dengan cemas melihat wajah pucat istrinya


"Sepertinya aku mau melahirkan" ujarnya memegang perut buncitnya


Kaisar langsung memanggil beberapa orang pelayan yang bisa membantu istrinya melahirkan. Tak beberapa lama terdengar suara tangisan bayi dari dalam kamar


Oek...Oek..Oek..


"Tuhan terima kasih" ucapnya menitihkan air mata


...***Bersambung***...


...Jangan Bosan nunggu Update dari Author...


...Tetap Support Karya Author ya ❤️...