IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Ketidakberdayaan Sherina



Pria itu memindai tubuh Sherina dengan tatapan penuh makna. Setelah percintaannya kemaren dengan kekasihnya. Pria itu menemukan dua alat pengintai terjatuh di atas tempat tidur. Mr Park murka dan marah mendapat seorang wanita seperti Sherin berani menempelkan alat pelacak dan perekam suara di tubuhnya. Dengan marah, pria itu membakar alat mata-mata itu.


Keesokan harinya, pria itu pergi ke kasino untuk mengawasi peredaran barang haramnya. Pria itu tidak menduga, jika Ia akan bertemu dengan Sherina lagi. Meskipun Sherina mengubah warna mata dan rambutnya menjadi hitam dan blonde. Tapi bentuk tubuh gadis itu tidak akan bisa menipu penglihatan matanya.


Sherina tiba-tiba merasakan sentuhan seseorang di bibir merahnya. "Ternyata bagian ini terlihat sedikit menggoda. Aku ingin sekali mencobanya. Kebetulan di ruangan ini hanya ada kita berdua. Kita akan memiliki banyak waktu untuk bersenang-senang." ujar Mr Park. Pria itu kemudian melepas kemeja yang melekat di tubuhnya.


Sementara Sherina semakin panas dingin dengan situasi yang dialaminya.


"Sial!" umpatnya dalam hati.


"Mengapa anggota CIA yang lain lama sekali." kesalnya lagi sembari menahan gerumuh dihatinya.


Pria itu kemudian duduk di atas perut Sherina sembari membungkukkan sedikit tubuhnya.


"Apa kau siap?" tanya pria itu menahan hasratnya.


"Bolehkah kau membuka penutup mataku terlebih dahulu." ujar Sherin mencoba mengukur waktu.


"Apa kau juga ingin melihat percintaan mengairahkan kita?" tanya pria itu sembari membuka penutup mata Sherina.


"Menjijikkan!"monolog Sherin dalam hati. Gadis itu ingin sekali merobek kulit Mr Park yang sudah berani menyentuhnya.


"Apa kau akan memperkosaku?" tanya Sherin dengan wajah tenang.


"Mengapa kau berkata seperti itu? bukankah kita akan menghabiskan malam penuh gairah bersama-sama? jadi kau akan ikut menikmatinya." ujar pria itu menatap mata hitam Sherina.


"Coba kau lihat. Tangan dan kakiku masih diborgol dan diikat. Hal ini membuktikan, kalau kau berniat memperkosaku!" ujar Sherin terus mencoba mengulur waktu.


Dengan raut wajah sedikit teler, Mr Park membuka ikatan di kaki dan borgol di tangan Sherin.


Sherina merasa senang melihat Mr Park menuruti perkataannya.


Dengan sekuat tenaga Sherina mendorong tubuh berat dan berotot Mr Park.


Mr Park tertawa terbahak-bahak mendapatkan penolakan dari Sherin.


"Apa kau pikir aku bodoh. Aku menuruti perkataan mu, karena aku sudah menduganya dari awal. Kau ingin melakukan perlawanan." ujar Mr Park sembari menyuntikkan sesuatu di leher jenjang Sherina.


Dengan kasar Mr Park menarik dress yang di kenakan Sherin. Sementara Sherin merasa takut sekaligus gemetar mendapatkan perlakuan kasar dari pria itu.


"Lepas!! apa yang kau lakukan!!" teriak Sherin berusaha mendorong tubuh Mr Park.


"Kau tidak akan bisa lolos dari Kungkungan ku!!" bentak Mr Park lalu menampar kedua pipi mulus Sherin berulang kali.


Plak Plak Plak Plak


Mr Park lalu menjepit kedua kaki Sherin menggunakan kakinya. Pria itu mencumbu leher jenjang Sherin penuh napsu.


"Lepas brengsek!!" teriak Sherin menahan gerumuh di hatinya. Air mata mulai mengalir deras dari kedua bola matanya.


"Ternyata kau sudah tidak perawan." ujar Mr Park.


"Apa kau salah satu gadis Club dan dibayar tinggi menjadi seorang mata-mata?" tanyanya di sela-sela kegiatannya.


Sherina merasa tubuhnya lemah tak berdaya. Entah apa yang di suntikan Mr Park ke dalam tubuhnya.


"Aku akan membayar mu lima kali lipat. Jika kau mampu memuaskan ku." ujar Mr Park lagi.


......***Bersambung***......