
"Bantu 3 orang perias merias wajah Nyonya dan Tuan."
"Kalian hanya diberikan waktu 2 jam sebelum malam tiba. Jangan biarkan siapapun masuk ke kamar tamu.
"Pelayan pria akan melayani Tuan muda, dan pelayan wanita akan melayani Nona muda." terang Jack.
"Baik, Tuan!" ucap mereka bersamaan.
"Pergilah ke mansion utama." ujar Jack sebelum berlalu dari sana.
Jack berlalu ke mansion tempat tinggal keluarganya. Lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggal para pelayan.
Setibanya di mansion tempat tinggal Keluarga Jack. Pria itu langsung mencari keberadaan istri dan putra-putrinya.
"Sayang" panggil Jack menjelajahi tiap ruangan.
"Iya, Sayang. Kami ada di belakang." sahut Claudia menyuapkan rujak ke dalam mulutnya. Putra dan putrinya juga melakukan hal yang sama. Mereka sedang bersantai sekaligus melepas rindu di gajebo belakang.
"Kalian melupakan ku." ujar Jack mencebikkan bibirnya.
"Kan kamu lagi bekerja. Apa lagi Tuan muda menyuruh kamu membantunya. Itu pasti lama sayang."ujar Claudia.
"Iya.... iya...." ujar Jack langsung duduk di samping Istrinya.
"Bagaimana sayang? apa pekerjaan kamu lancar?" tanya Jack menatap putrinya.
"Semuanya berjalan dengan lancar, Pi."ucap Jesica tersenyum manis.
"Apa kamu tidak ada niat menikah muda?" celetuk Jack membuat Chris tertawa cekikikan.
"Come on, Pi. Siapa yang mau menikah dengan wanita seperti Jeje?" celetuk pemuda itu mengejek saudarinya.
"Nona muda kecil juga tidak akan mau menikah dengan pria tengil seperti mu. Apa lagi Nona muda terlahir menggunakan sendok emas. Dengar-dengar Nona muda kecil juga sudah memiliki kekasih. Jangan terlalu bermimpi tinggi Chris!" telak Jesica mendengus kesal mendengar ejekan saudaranya.
"Cih! aku hanya mengaguminya, tidak lebih!" elak Chris tidak mau mengaku perasaannya.
"Sudah.... sudah.... harusnya kalian saling berpelukan melepas rindu. Bukan malah bertengkar seperti ini." ucap Jack menengahi pertengkaran putra-putrinya.
"Chris, jaga hatimu, Son. Nona muda sudah memiliki kekasih. Carilah wanita yang sepadan dengan keluarga kita." sambung Jack.
"Kamu carilah wanita Indonesia untuk menjadi menantu kami sayang." timpal Claudia tersenyum manis.
"Come on, Mi, Pi. Chris hanya mengagumi Nona muda, bukan mencintainya. Lagian Chris masih muda." ujar Chris.
Pria itu memang masih mengagumi Grace, namun tidak tahu beberapa tahun ke depan. Bisa saja rasa kagum itu berubah menjadi perasaan yang tak biasa.
"Dari pada membahas masalah seperti itu, lebih baik kalian cicipi rujak buatan Mami." potong Claudia menyodorkan sepiring rujak dihadapan suaminya.
Jack langsung menyuapkan rujak itu ke dalam mulutnya.
"Makanlah Chris, tidak usah cemberut seperti itu. Bukankah tadi kau yang meminta Mami membuatkan rujak." ujar Jesica tersenyum manis.
"Iya Jeje" sahut Chris tersenyum kembali.
Jack tersenyum hangat menatap putra-putrinya. Ia mengelus lembut kepala sang istri. Ia sangat bahagia dipertemukan dengan wanita sebaik Claudia. Wanita itu rela berhenti dari pekerjaannya dan mengikuti Jack tinggal di mansion klan king. Karena selain jadi asisten Greyson, Jack juga ditugaskan mengurus perusahaan Douglas dan Royal di Indonesia.
"Oh iya, Sayang.... mengapa halaman klan king didekorasi dengan begitu megah? apa Tuan besar sedang mengadakan acara spesial?" tanya Claudia penasaran.
"Iya Sayang.... pakaian kalian ada dikamar masing-masing. Nanti malam kenakan pakaian itu."ujar Jack menatap putra-putrinya.
"Perayaan ulang tahun pernikahan perak Tuan muda bukannya sudah lewat ya Sayang?" tanya Claudia lagi. Ia belum menemukan kelu dari ucapan suaminya. Karena 25 tahun pernikahan Greyson dan Stevi harusnya sudah lewat.
"Iya, tapi akan ada beberapa acara disana. Termasuk perayaan ulang tahun pernikahan Tuan muda dan Nyonya muda." tukas Jack.
"Tidak usah terlalu banyak bertanya. Kamu hanya perlu mempersiapkan penampilan kamu. Jangan terlalu cantik, dan jangan kenakan pakaian terbuka!" ucap Jack dengan tegas. Karena disana akan hadir keluarga besar Greyson, Stevi, Meyer dan juga para anggota kepercayaan klan king. Hanya keluarga Livia yang tidak akan hadir di acara itu.
...***Bersambung***...