IT'S YOUR BABY

IT'S YOUR BABY
Season 2 Ancaman Paskal



"Engak usah pura-pura terkejut deh! gue tahu lu pasti mengikuti kami sampai ke rumah sakit!" ketus Paskal mengepalkan kedua tangannya.


"Jangan berani-berani mendekati gue lagi! ataupun menghina istriku! kalau tidak mau hidup lu berakhir di tangan gue." ujar Paskal penuh peringatan.


"Cih! wanita jelek seperti itu saja sampai kau bela! tubuhnya juga sudah gemuk dan terlihat seperti babi guling! apa kau tidak jijik melihat bentuk tubuhnya yang tidak semenarik dulu." hasut Bella membuat amarah Paskal semakin memuncak.


Plak


Plak


Plak


Tanpa sadar tiga kali tamparan kuat Paskal layangkan ke pipi wanita itu membuat semua orang yang berlalu lalang terkejut.


"Jangan hina fisik Istriku dengan mulut kotor mu itu. Aku tidak segan-segan menyakiti mu meskipun kau seorang wanita. Aku mencintai istriku karena dia adalah Alexa. Bukan karena bentuk tubuhnya, wajah cantiknya ataupun karena dia berasal dari Nona muda keluarga kaya. Aku mencintai nya dengan tulus!"ungkap Paskal dengan jujur.


"Aku tidak mau melihat wajahmu lagi! tolong menjauhlah dari keluargaku! karena aku tidak ingin menyakiti mu secara fisik untuk kedua kalinya."kata Paskal penuh peringatan sebelum berlalu dari sana. Ia tidak mau Alexa menunggu terlalu lama, karena terlalu lama membalas perbuatan wanita itu.


30 menit kemudian Paskal sudah kembali dengan beberapa kotak makanan.


"Aku juga sudah membeli makanan untuk kalian. Jika kalian lapar, kalian boleh memakannya." ujar Paskal.


"Apa kamu kamu aku suapin?" tanya Paskal meletakkan semangkuk bubur di atas meja ruangan rawat Alexa.


Alexa menganggukkan kepalanya. Ia sangat senang bermanja-manja dengan suaminya. Ia tidak malu lagi memamerkan kemesraan mereka di depan kedua orang tua mereka.


"Padahal tadi kami berniat dinner dengan kedua orang tua kakak iparmu." celetuk Stevi menatap putrinya.


"Apa kamu belum tahu, kalau Grace berniat nikah muda. Dan kekasihnya saat ini merupakan adik kandung dari kakak iparmu." kata Stevi menghembuskan napasnya.


"Apa itu tidak masalah?" tanya Alexa membuat Greyson dan Stevi terdiam sebentar.


"Kalau Mommy sih tidak masalah. Yang penting mereka saling mencintai dan menua bersama." sahut Stevi tersenyum hangat.


"Mommy tentu saja tidak menolak dari mana menantu Mommy berasal. Yang penting Mommy hanya minta satu hal....mereka mencintai putra-putri Mommy dengan sepenuh hati." timpal Stevi mengenggam tangan suaminya.


"Apa tidak masalah kalian tidak berkumpul bersama mereka?" tanya Alexa.


"Tidak apa-apa sayang..... kami masih bisa mengatur pertemuan di lain waktu. Mommy tentu saja akan memprioritaskan kamu. Karena kabar bahagia dari kamu merupakan hal yang paling kami tunggu-tunggu selama ini."seru Stevi.


"Aku cukup penasaran seperti apa keluarga kakak ipar. Kakak ipar pasti berasal dari keluarga yang harmonis." celetuk Alexa tiba-tiba penasaran dengan keluarga Livia.


Kedua pasangan paruh baya itu tersenyum kecil mendengar perkataan Alexa. Tak beberapa lama bubur yang tadi di beli oleh Paskal habis tak tersisa.


"Apa buburnya enak?" tanya Paskal mengelap bekas makanan di sudut bibir istrinya.


"Enak. Lain kali aku ingin kamu beli bubur di situ lagi."seru Alexa tersenyum senang.


"Aku ingin diet setelah bayi kita berusia 5 bulan." seru Alexa. Ia tidak ingin orang lain menyepelekan ataupun menghina bentuk tubuhnya lagi.


"Aku mencintai kamu apa adanya kok. Tak peduli berapa berat badan kamu ataupun seberapa banyak lemak jahat yang menempel di tubuh kamu. Aku tetap mencintai kamu.... karena kamu adalah Alexa. Cinta pertama ku." ujar Paskal. Tentu saja pria itu takut pria diluar sana akan mengalihkan atensi istrinya. Ia tidak mau istrinya menjadi pusat perhatian pria-pria hidung belang di luar sana.


...***Bersambung***...