
Hari semakin larut malam, para tamu undangan sudah mulai berkurang. Tinggal para pelayan dan anggota klan king yang mengawasi aktivitas keluarga besar Greyson.
"Mom, Dad, Pa, Ma.... kalian beristirahat saja duluan. Aku akan menyuruh Jack mengantar kalian sampai mansion." ujar Greyson menatap kedua orangtuanya dan kedua mertuanya secara bergantian.
"Baiklah. Kami mau beristirahat terlebih dahulu. Lagian Mommy mu seperti sudah lelah berdiri berjam-jam." ujar Tuan Douglas menatap putranya.
"Jack!" panggil Greyson.
"Iya, Tuan."sahut Jack berdiri di belakang punggung Greyson.
"Antarkan kedua orangtuaku dan mertuaku ke mansion." pinta Greyson tanpa membalikkan tubuhnya.
Greyson lalu menatap wajah lelah kakak ipar dan adik. "Kalian juga boleh istirahat duluan. Lagian acaranya juga sudah selesai." ucap Greyson kepada keluarga Silvia dan Gabi. Karena Greyson dan anggota klan king masih ada urusan.
Greyson lalu menatap istrinya, dan mengelus lembut kepala Stevi. "Sayang.... aku tahu kamu pasti merasa lelah. Jadi, lebih baik kamu istirahat juga."kata Greyson tersenyum hangat.
"Baiklah...." kata Stevi mengalah. Karena Stevi tahu, kalau sudah begini berarti masih ada urusan penting yang mau diurus suaminya.
Seluruh keluarga besar Greyson mulai melangkah menuju mansion. Sementara para anggota klan king masih berdiri di tempat masing-masing. Greyson belum mulai berbicara sedikitpun. Ia masih menunggu Jack kembali dari mansion utama.
"Tuan, kami sudah melakukan pekerjaan sesuai instruksi yang anda perintahkan." ujar Rain melangkah mendekati Greyson.
"Rain.... maafkan atas kekacauan hari ini. Aku tidak menyangka putriku akan bertingkah seperti itu."kata Greyson menatap hacker kepercayaannya.
"Tidak apa-apa, Tuan. Mungkin mereka sudah memiliki jodoh masing-masing. Lagian keluarga Anda tidak pantas bersanding dengan keluarga kami." ujar Rain dengan tenang. Karena faktanya, dari dulu sudah ada tembok besar yang berdiri kokoh menghalangi hubungan Alexa dan Paskal bila disandingkan bersama. Kehidupan mereka juga bagaikan langit dan bumi. Alexa seorang Nona muda yang terlahir hidup bergelimang harta. Sementara Paskal dan keluarganya hanya bekerja sebagai pesuruh di keluarga Nona muda.
Tak beberapa lama Jack datang menghampiri Greyson dan Rain, sehingga obrolan mereka harus terhenti.
"Tuan...." kata Jack.
"Bagaimana? apa kau melihat bagaimana ekspresi terkejut pria sialan itu?" tanya Greyson menetap mereka berdua.
"Saya sudah melihatnya, Tuan. Namun kami hanya bisa melihat ekspresinya dari CCTV yang terpasang di rumahnya." jawab Rain mengunduh rekaman CCTV rumah Tom Cruise Matthew.
"Aku akan menghancurkan keluargannya seperti dia menghamburkan keluarga ku." ucap Greyson penuh dendam.
"Apa anda tidak mau mengakhiri permasalahan ini, Tuan?" tanya Jack tiba-tiba tidak setuju dengan ucapan Greyson.
"Membiarkannya bahagia bersama keluarganya? " tanya Greyson menatap tajam kearah Jack.
"Bukankah lebih baik hidup damai, daripada hidup penuh dendam?" celetuk Jack. Karena Jack sudah belajar banyak dari masa lalu. Meskipun luka masa lalu masih membekas sampai sekarang. Karena Dean sampai sekarang belum di temukan juga.
"Kau tidak tahu seberapa licik pria itu, Jack. Wajah hangat yang selama ini diperlihatkan hanyalah topeng semata." celetuk Greyson membuat Jack dan Rain saling memandang satu sama lain.
"Sudahlah.... yang penting pria itu melihat siaran langsung pernikahan Livia dan Steven. Dari postur tubuh Albiano pun, pria itu akan mengetahui keberadaannya. Ia tidak akan berani mengusik keluarga besar ku, selagi aku masih bernapas."
...***Bersambung***...