My Name JOANA

My Name JOANA
90



Joana memeluk Lestari disana dan hanya diam disana mereka berpelukan, tak lama Elyas mengetuk pintu, saat Lestari melihat ternyata itu Elyas


"Elyas" kata Lestari


"bilang buk, aku tidur" kata Joana


Joana pun pergi masuk kamarnya, Lestari melihat Joana masuk baru ia membuka kan pintunya..


"Joana nya ada buk?" tanya Elyas


"Joana tidur, gak bisa diganggu" kata Lestari


"saya ada perlu buk, bentar saja, belum tidur pasti, baru ini ketemu aku kok" kata Elyas


"iya karna baru tidur, ibuk gak berani mau bangunkan"


"ahh, tapi saya tidak bisa bertemu dia? sebentar buk, beneran" kata Elyas


seketika itu juga diwaktu bersamaan, ternyata Motheo datang, seketika itu ia menarik baju belakang Elyas dan melemparkannya kearah 4 anak buahnya


keempatnya akan menghajarnya tapi ia langsung melarangnya karna akan menghajarnya sendiri, dan karna memang Elyas tidak ada sebandingnya dengan Motheo, disana Elyas tidak bisa melawan, dan karna melihat itu, Lestari langsung berlari kekamar Joana..


"Joana, Joana buka, didepan ada pria yang pernah kau bawa kemari" kata Lestari


"hah? siapa buk?"


"itu, gak tau, siapa itu, Motheo apa, menghajar habis habisan Elyas"


seketika itu Joana pun pergi berlari keluar rumahnya, lalu ia memeluk Motheo dari belakang untuk menghentikan pukulannya


"Joana" ucap Motheo kaget


"kak, udah kak, jangan kak" ucap Joana


Motheo langsung menghentikannya, ia memberikan kode kepada ketiga anak buahnya untuk melanjutkan menghajar tapi Joana melarangnya


"jangan kak" teriak Joana kearah keempat anak buah Motheo


"Joana, dia harus tau menyakiti kamu urusannya dengan aku, aku tidak rela sampai mati, kamu disakiti" kata Motheo


"iya, tapi sudah ya, gak usah lagi dipanjangin, ayo masuk, kak ayo masuk semua" kata Joana


"ingat kau, lihat aku dan ketiga anak buah ku, sampai kau mendekatinya, kau berurusan denganku langsung" kata Motheo


"kak ayo" kata Joana menarik tangan Motheo


Motheo dan keempat anak buahnya pun masuk dan mereka duduk diruang tamu...


yap.. disinilah, pertama kali nya untuk Bams bertemu dengan Joana karna sebelumnya Joana memang tidak pernah bertemu dengan Bams, hanya dengan Max, Delvin dan Bastian


dan didalam hati Bams..


"oh ini gadis yang diceritakan oleh Max dan Bastian, soal gadis dari indonesia yang mampu menarik hati bos Theo, menarik juga" ucapnya dalam hati


sekilas Bams berpikir, memang bukan terbilang gadis cantik, tapi.. entah apa membuat Bams merasa jika memang ada yang berbeda dari gadis ini


mungkin dari standar gadis diindonesia, Joana terbilang biasa saja, dan bahkan ya tidak terbilang cantik, tapi di amerika dan luar luar negri lainnya, mereka berikir unik adalah hal melebihi dari batas kecantikan seseorang dan Joana unik


"ada masalah apa kamu sama dia? dia menyakitimu?" tanya Motheo


"tidak kak, aku cuma.. emm tidak mau bertemu dia saja" jawab Joana


"bukannya dia Elyas itu? dia pacarmu kan?"


"kemarin, hari ini sudah kuputuskan"


"putus? benarkah? kenapa?"


"emm" ucap Joana terdiam


"jadi untuk itu, aku mohon sama kamu, tidak usah lagi urusin dia, biarkan dia mau apa, aku juga sudah menyelesaikan hubungan dengan dia" kata Joana


Motheo meminta untuk anak buahnya keluar, dan mereka keluar, tertinggal joana dan Motheo


Motheo menyentuh kedua pipi Joana lalu menatapnya ..


"aku sayang sama kamu, jangan sampai aku melihat ada yang menyakiti kamu atau aku membunuh dia" kata Motheo


Joana pun melepaskan tangan Motheo dari pipinya disana dan mengatakan ia sudah akan pergi ke indonesia dalam waktu sebulan ini


"kak, terimakasih ya kak, sudah menjadi orang baik kepadaku selama aku di amerika, tapi maafkan aku kak, aku bulan depan sudah akan balik ke indonesia" kata Joana


"kamu bulan depan balik?" tanya Motheo


"iya, aku balik bulan depan, bulan ini sudah masuk bulan keenam aku disini, dan bulan depan sudah bulan ke 7, jadi sebulan ini aku harus menyelesaikan semua pekerjaan dan urusanku di amerika" kata Joana


seketika Motheo terdiam, disini, ia baru merasakan bagaimana ditolak perempuan yang ia suka, bagaimana akan ditinggal oleh gadis yang ia sangat harapkan untuk bisa mendapatkan


"kak" ucap Joana menatap kedua mata Motheo


"boleh aku meminta 1 hal sebelum kamu benar pergi?" tanya Motheo


"apa?"


"berciuman" kata Motheo


"mana mungkin? aku tidak pernah berciuman kak, kamu kan pernah tanya itu dan aku jawab kan, kamu tau itu"


Motheo mengeluarkan flashdisk penyimpanan video cctv nya, lalu meminjam laptop Joana


"mana laptop kamu? aku minta" kata Motheo


"minta?"


"pinjam, buat aku mau kasih sebuah fakta buatmu" kata Motheo


Joana mengambilkan laptop nya lalu memberikan kepada Motheo, Motheo memasukkan flash nya lalu memutar video dari cctv kamarnya dimana ketika itu Motheo mencium bibir Joana saat Joana tidur


seketika itu Joana kaget, ia shock karna ia didalam rekaman itu, bibirnya benar benar dicium oleh Motheo untuk beberapa menit cukup lama


Joana yang spechless tak percaya dengan kenyataannya, ia menyentuh bibir nya disana sambil menonton rekaman cctv itu


seketika itu Motheo menarik kedua tangan Joana, Joana menatap ke wajah Motheo, Motheo pun menahan kedua rahang Joana dengan satu tangan nya lalu mencium bibirnya disana


Joana bingung harus bagaimana, ia tidak melawan karna ia masih bingung harus bagaimana dan melakukan apa disana, jadi ia membiarkan Motheo menikmati bibirnya disana, tapi ketika Bams membuka pintunya untuk memberitahu jika ada seseorang yang baru saja keluar dari taksi dan akan berjalan kearah rumah itu


seketika Bams melihat Motheo dan Joana berciuman disana, Bams kaget tapi ia harus tetap mengatakannya sebelum orang itu yang tau ketika mereka beciuman


"emh.. hem" ucap Bams


suara Bams pelan tapi cukup membuat kedua nya kaget dan langsung melepaskan ciuman mereka..


"Bams? kenapa?" tanya Motheo dengan sedikit nada keras


"ada yang baru turun dari taksi bos dan dia berjalan kemari" kata Bams


"siapa?" tanya Motheo


Joana melihat dan ia menjelaskan itu adalah Ameera, pemilik rumah yang ditempati oleh Lestari dan Joana selama disana


"Joana" sapa Ameera


Ameera antara kaget juga bingung karna ada Motheo dan 4 anak buahnya dirumahnya


"bibi Ameera? emm bi, biar kami jelaskan soal kak Theo, dia tidak membuat kejahatan dirumah ini, kami berteman cukup baik, aku harap kamu tidak salah paham" kata Joana