My Name JOANA

My Name JOANA
75



seketika itu Joana terdiam, ia melihat sekeliling semua gelap


"Joana" sapa Motheo


"iya kak, kakak dimana?"


"disini, kamu tidak kenapa kenapa?"


"tidak kak, ini kenapa kak?"


"seperti nya mati lampu"


"oh"


mereka diam dulu beberapa menit disana, Motheo membuktikan memang benar jika Joana tidak pernah takut sama kegelapan, lalu Joana menanyakan keadaan Motheo


"kak, baik baik saja kamu kan?"


"iya Joana"


"kalau takut ini tanganku pegang lah"


karna kesempatan ini, ia lah yang menjadi penakut ketika mati lampu, biar ada kesempatan diperhatikan lagi oleh Joana


"aku takut mati lampu"


"loh kak, kok gak bilang, sini, dekati aku"


"iyaa, aku boleh peluk kamu?"


"iya boleh banget, sini kak"


Joana membiarkan Motheo memeluknya disana dan Joana malah mengusap rambut Motheo, ini adalah untuk kali pertamanya rambut seorang Motheo di sentuh seorang gadis


"kak, mau tidur, tidur saja" kata Joana


"boleh?"


"iya boleh, tidur lah"


Joana memeluk Motheo disana, Motheo berpura pura tidur dalam pelukan Joana. dan motheo hanya tersenyum disana memerhatikan wajah Joana dari pelukannya


selang 2jam berikutnya, Motheo merasa jika Joana tertidur, ia melihat dan benar sudah tertidur


Motheo menatap wajah Joana disana diam diam dan tersenyum


"maafkan aku, aku meminta sedikit saja" bisik Motheo ditelinga Joana


Motheo pun mendekati wajah Joana lalu mencium pipinya hingga nempel lalu mencium bibirnya dan menikmatinya disana


Joana pun tidak merasakan apapun karna ia memang tidur, setelah urusan nya berciuman disana selesai, Motheo mengirim pesan chat kepada staff boardiguard nya untuk menyalakan lampunya dan tak lama lampunya benar menyala


Joana terbangun perlahan


"sudah menyala?" sapa Joana


"iya, kamu tertidur ya?"


"iyaa, maaf kak"


"iya gakpapa, ini juga baru saja menyalanya"


"ahh, em jam berapa ini kak?"


"jam 10 malam"


"waah telat balik ke asrama kak, yaudah pulang ke rumah ibuk saja kak" kata Joana


"ah Joana"


"ya kak?"


"aku takut, masih takut, kalau mati lagi gimana?"


"oh kakak masih takut?"


"disini dulu ya kamunya, besok aku antar kekampusnya"


"iya sudah deh kak"


saking baik nya dan saking polosnya Joana disini menerima saja untuk menginap, Joana tidur di sofa satu dan Motheo di sofa satunya, lalu perlahan ia tertidur dan Motheo masih terbangun


melihat Joana tertidur, Motheo mendekati Joana dan menatap wajah Joana


ia berpikir disana, tadi adalah ciuman pertamanya untuk Joana, dan ia begitu mengingat bagaimana rasa dari ciuman penuh cinta itu meskipun Joana tidak sadar


dan Motheo tidak tau jika itu juga adalah ciuman pertama milik Joana


4 jam kemudian, Joana bangun, tepat jam 2 tengah malam, ia melihat kearah Motheo, Motheo sedang tidur disofanya, Joana pun menoleh kesekeliling ruangan itu, ia tidaj menemukan toilet, karna ia sudah kebelet juga tidak enak membangunkan Motheo jadi ia pergi mencari toilet keluar ruangan televisi itu


saat keluar ia melihat sekeliling lagi tapi ia bingung


karna ia tidak sama sekali tau tentang rumah itu apalagi rumah nya besar, dan ia berjalan turun dari lantai 2, ia melihat ada 2 orang pria berbadan besar berdiri di pintu utama rumah itu


"pak, selamat malam" sapa Joana


"iya, selamat malam" jawab Benjie, salah satu staff boardiguard dirumah Motheo


"pak, saya mau cari toilet disebelah mana?"


"toilet? di atas ada nona, dari ruangan televisi kekiri dan paling ujung"


"ahh bisa pak antarkan saya?" tanya Joana


dua boardiguard disana saling melirik, mereka bingung antara mau antarkan atau tidak, karna mereka takut berurusan nya sama Motheo


jika mereka tidak mengantarkan, kasihan gadis ini ingin buang air kecil tapi jika diantarkan lalu ketahuan oleh Motheo, mati sungguh mereka berdua


karna kelamaan menjawab, Joana menyentuh tangan Benjie


Benjie adalah salah satu staff Motheo bagian boardiguard, penjaga pintu utama rumah itu dan bertugas keliling rumah itu per2 jam


Benjie sendiri adalah staff Motheo paling muda, boardiguard yang dipegang tangan oleh Joana ini usianya diatas Joana 5 tahun, jadi masih sangat mudah dibandingkan Motheo


lalu berapa usia Motheo?


ia kelahiran 1979 yang usianya hanya berjarak 8 tahun dengan ayah dari Joana, karna Amir kelahiran 1971 sementara Melanie kelahiran 1970


saat bersamaan, Motheo bangun, ia mencari Joana sudah tidak ada, ia pun keluar dan melihat dari lantai 2 nya ada Joana disana bersama staffnya, ia mendengar semua obrolan Joana dengan 2 staff nya disana, lalu ia pun turun


saat Joana menyentuh tangan Benjie, seketika itu Motheo menepuk tangan Benjie dan menatap nya tajam lalu menarik tangan Joana


"aku antarkan ke toilet" ucap Motheo


Joana pun berpamitan dengan sopan kepada 2 staff disana lalu pergi meninggalkan tempat nya


"kamu kenapa tidak membangunkan aku saja?" tanya Motheo


"aku takut kamu kelelahan, aku lihat kamu tadi tidur kak"


"ya bangunkan saja aku, jangan cari sendiri"


"iyaa"


Joana sampai di toilet dan Motheo menunggu didepan pintu toiletnya, sementara 2 staff disana tadi antara bingung dan takut


"kamu sih" ucap staff satunya


"pak, kamu tau sendiri kan siapa yang menyentuh tanganku dulu?"


"iya, lalu bagaimana nanti urusannya ini?"


"biarin, aku akan meminta bantuan gadis itu lagi, nyawaku berharga" jawab Benjie


setelah Joana selesai, ia keluar dan duduk kembali di depan televisi


"mau menyalakan televisi?" tanya Motheo


"tidak kak, aku baca saja ya kak" kata Joana


"loh ya baca saja, memang ada yang melarang?"


"kemarin kamu bilang kalau disini jangan baca buku?"


"astaga itu maksudnya biar kamu santai dulu lepas dari buku"


"ahh aku biasa sama buku buku kak"


"yaudah kalau mau baca buku, baca saja"


"yaa"


Motheo menarik bungkus rokoknya, menyalakan koreknya dan mulai merokok, Joana disana hanya membaca buku


karna disana masih jam 3 pagi, jadi membaca buku disana sambil mengerjakan tugasnya juga, Motheo memerhatikan Joana yang sibuk sendiri dengan buku buku yang dibawanya itu


setelah paginya, Joana bersiap siap, dan Motheo mengantarkan Joana sampai didepan asramanya


"makasih kak sudah antarkan aku" kata Joana


"iya, aku pulang dulu ya, sana deh kamu masuk"


"iya kak, bye kak"


Joana masuk, lalu menyiapkan untuknya masuk kelas, ia bersiap siap, mandi mengerjakan tugas yang semalam dikerjakannya dirumah Motheo untuk ia pindahkan ke laptop


lalu pergi kekampus, masuk kelasnya, dan Marcello datang 2 menit setelah Joana baru sampai kelas


"Joana, tugas permurid sudah dari dosen malam?"


"sudah, kamu belum ya?"


"sudah dong, aku tanya ini, kamu coba lihat, benar?"


"coba sini, iya ini rapi"