My Name JOANA

My Name JOANA
249



mereka pun duduk di depan televisi kamar hotel itu, mereka mengobrol banyak hal lagi... sampai pada akhirnya Egar menanyakan tentang keadaan Joana selama ini atas kekuatirannya


"Moy" panggil Egar untuk pertama kalinya setelah seharian mereka bertemu


"iyaa Poy?" jawab Joana juga pertama kalinya


Egar menyentuh pipi Joana dan menatapnya dengan dalam lalu meminta Joana menceritakan apa yang membuatnya sedih selama di amerika


"coba jawab aku ya, apa yang buat kamu sedih selama di amerika?" tanya Egar


"sedih? apa ya?" jawab Joana berpikir


"jawab saja, misalkan ada masalah gitu tah, bilang sama aku, cerita kalau ada sedih sedih atau masalah" kata Egar


"tidak Poy, aku malah makin bahagia sekarang, karna bertemu dengan kamu" kata Joana


"bener?"


"emm, memang kenapa?"


"ya aku tidak mau ada yang buat kamu sedih"


"emm, iyaa aku baik baik saja disini" kata Joana


mereka lanjut mengobrol disana, hingga malam berakhir dan menyambut pagi lagi, seharian lagi masih di hotel, ini hari kedua dimana Egar telah di amerika, mereka makan untuk sarapan dapat kiriman dari hotel


karna Joana mandi, Egar membukakan pintu karna ketukan


"selamat pagi pak, ini untuk breakfast dari hotel kami" kata staff


"oh, iya kak terimakasih" jawab Egar


Egar menerima dan membawa masuk, yaa memang hanya nasi goreng dua, roti dengan selai kacang coklat dua dan minuman panas tapi ini kan harusnya pelayanan hotel yang pembayaran hotelnya mahal


Egar tau perbedaan hotel biasa dan hotel yang mahal, tapi saat Joana keluar..


"eh sarapannya dateng?"


"iyaa ini kok dapat makanan? kamu ambil hotel kamar mahal?"


"emm, tidak kok, ini memang disini semua dikasih sarapan kok"


"ya berarti hotelnya mahal, lah pelayanan nya bagus"


"iya gakpapa kan, kalau buat istirahatnya"


dan melewati hari lagi, malam nya tidur lagi, sekitar dua jam tidur, Joana terbangun dan melihat kearah Egar


ia merasa seperti ada yang mengganjal dihatinya, sepertinya ia sedang tidak bersama suaminya, ia seperti merasa asing dengan Egar, entah apa yang dirasakan Joana saat ini, mungkin hanya karna terlalu lama tidak bertemu jadi seperti ada yang asing juga


sebenarnya Egar juga, tapi Egar tidur kelelahan malam itu, perjalanan cukup jauh, jadi tidak terbangun seperti Joana


Joana memerhatikan dengan sangat dalam kewajah yang sudah lama tidak ia lihat secara langsung ketika tidur kecuali video calling itupun jarang


Joana mengusap kening hingga ke rambut Joana lalu mencium kening itu dan berkata..


"selama hidupku, pria didunia dan selamanya akan tetap kamu yang aku cintai meskipun aku telah melangkah cukup jauh di amerika ini" kata Joana dalam hatinya


ungkapan itu menggambarkan bagaimana Joana masih menjaga perasaan dan cintanya meskipun raganya sudah dimiliki dua pria masing masing ketua sindikat gengster dan mafia


paginya tiba..


Egar bangun lebih awal, seperti sebelumnya ketika mereka masih tinggal bersama selepas menikah, memang Egar yang bangun lebih awal, Egar mengerjakan pekerjaan rumah karna tidak ingin Joana kelelahan


Egar pun masih melakukan itu, mulai dari mencuci baju kotor, menyapu mengepel, membersihkan kamar hotel itu, dan memasak, lalu membangunkan Joana


"Moooy" panggil Egar dengan lembut


"bangun sayang, ini aku buatkan makanan sama susu pagi ini" kata Egar


"yaa bentar" kata Joana


Joana turun dari kasurnya dan menuju toilet lalu mencuci wajah dan keluar lagi dan melihat Egar membersihkan kasur tidurnya, Joana memeluk suaminya itu


yaa memang beda sikap dari Joana ke Egar dengan Joana kepada dua pria suami nya yang lain itu, karna kepada Egar, Joana memakai hati


"Moy, itu makanan mu, tunggu sana aku akan selesaikan ini" kata Egar


"iyaa"


Joana pergi ke meja makan dan tak lama di susul oleh Egar, mereka pun makan bersama disana, duduk bersama..


"Moy, aku seminggu disini, kapan ajak aku pergi kerumah mu?" tanya Egar


"kamu mau? gimana besok?"


"besok? kok tunggu besok?"


"yaaa kan hari ini disini saja, kamu masih banyak istirahat"


"yaudah deh"


kerjaan seharian saja mereka diam di hotel, menikmati suguhan hotel disana, saat siangnya, mereka menonton film indonesia dari youtube


tapi Egar melihat Joana sedang membalas seperti chat lalu Joana meletakkan hape nya ke meja di depan televisi itu


"Poy, aku ketoilet bentar ya" kata Joana


"iya Moy" jawab Egar


Egar memerhatikan Joana sampai benar masuk toilet dan menutup pintunya baru ia mengambil hape Joana dan melihat password hapenya, dan ternyata masih sama seperti password dipakai Joana tiga tahun terakhir, karna Egar tau apa password hape Joana menggunakan kombinasi ulang tahun mereka


ia mencari semua yang ada di hape Joana tentang Motheo dan Samuel tapi Egar tidak menemukan siapapun yang mengarah kearah nama itu


ya lah, karna nama Motheo dan Samuel diganti nama oleh Joana menjadi "The Boo" untuk nama Motheo dan "Mue Bay" untuk nama kontak Samuel


dua nama itu jauh dari perkiraan nama Motheo dan Samuel apalagi Joana tidak pernah simpan percakapan teks setiap setelah chating apalagi Motheo dan Samuel bisa terbilang sangat jarang untuk chating, jika ada perlu ya telfon, tapi lebih sering ya langsung datang tapi mereka memiliki ruang chat atau biasa disebut grup hanya untuk bertiga antara Joana dengan keduanya


seketika itu membuat Egar penasaran ada grup dengan nama grupnya adalah JOANA


ketika masuk melihat grup yang terdapat tiga anggota termasuk Joana dimana dua lainnya kontak lain yaitu The Boo dan Mue Bay


penasaran, Egar melihat kontak itu dan tidak melihat hal mencurigakan jika itu adalah nomor Motheo dan Samuel karna sekali lagi, Egar benar benar tidak tau yang terjadi lebih dalam, hanya sekilas mendengar tentang dua pria menyukai Joana dan penyebab Joana susah kembali ke indonesia


sebenarnya ia mendapatkan dua nama kontak grup itu Motheo dan Samuel tapi tidak mencurigakan jadi ia pikir itu teman Joana biasa


karna tidak mendapatkan apa apa, keburu Joana datang Egar mengembalikan hapenya dan lanjut menonton, Joana benar datang, duduk samping Egar


"Poy, kamu mau makan apa? aku pesanin ya" kata Joana


"iya boleh, terserah kamu saja deh"


"yaudah"


Joana memesan makanan dan tak lama film selesai, makanan juga datang, Joana membukakan pintu kamar apartemen nya, ada dua pria pengantar, dan tanpa Joana sadari itu adalah Delvin dan Ravansa


Joana mulai bingung karna baru ini tau ada yang kurir pengantar dua orang


Joana baru sadar ketika Delvin membuka topi nya


"Delvin? bagaimana bisa kamu?" ucap Joana kaget