My Name JOANA

My Name JOANA
303



Joana menyambut keluarga Samuel dengan baik, ia membuatkan minuman, menyiapkan camilan untuk semuanya


disini keluarga Samuel tau dari sisi mana Joana bisa dilihat jika wajahnya tidak termasuk gadis cantik, tapi dari hatinya, dari sikapnya, semua attitude nya sangat sempurna


Joana menanyakan juga siapa nama anaknya tapi jawaban Samuel sama dengan jawaban Motheo..


"oh ya, ini namanya siapa?" tanya Joana


"kenapa tanya nama?" tanya Samuel balik


"kok malah tanya balik? aku salah ya tanya nama bayi ku?"


"gak perlu, kamu akan tau setelah semua urusan akta dan surat penting tentang anak ini sudah keluar"


"hemm yasudah lah" kata Joana


sejak itu, Ferla memutuskan tinggal dirumah Joana, ia tidur dikamar lantai bawah yang paling besar ukuran kamarnya


sejak Ferla tinggal dirumah Joana, baik Altert, Efrain, atau Frankie selalu memiliki alasan menjenguk Ferla padahal memang karna mereka ingin bertemu Joana, bagaimana mereka mendapatkan satu sosok baru dalam keluarganya


disinilah juga Ferla mulai menjadi orang yang akan selalu ada untuk bersama Joana


hari hari berlalu, Ferla mulai kenal dan dekat dengan Benjie, Albern, Ravansa dan Delvin karna seringnya bertemu


yap, Ferla adalah anak yang sulit berkenalan atau dekat dengan orang lain dari luar, tapi karna seringnya bertemu jadi membuatnya terbiasa juga


"Ferla" panggil Joana dari atas


"ya onty? tunggu" kata Ferla


Joana memanggil Ferla meminta nya membelikan beberapa buku karna semua buku dirumahnya sudah habis ia baca, dan meminta untuk Ferla memberikan buku buku semua yang sudah ia kemasi untuk dibagikan gratis kepada panti panti asuhan di satu kota tempat tinggalnya itu


"Ferla, ini kamu bagikan buku ke beberapa panti anak" kata Joana


"semua ini?"


"iya, total ada 200 buku, semua dah aku bagi jadi lima paket, satu paketnya ada 40 buku, kamu kasih ke satu panti asuhan, jadi kamu kasih ke lima panti asuhan beda"


"kenapa tidak dijual saja onty?"


"gak perlu dijual, itu juga bekas kubaca"


"bekas tapi bagus loh masih onty"


"udah kasih gitu saja kok"


"yaudah"


"oh ya sama setelah pulangnya kamu nanti ini catatan buat kamu pergi ke toko buku, terserah toko buku mana saja, aku kasih catatan lengkap judul buku, penulis, dan tanggal terbitnya" kata Joana


"oh bisa, ini semua onty? apa sebagian?"


"semua lah"


"250 buku?"


"iya semua, uangnya kamu ambil di atm ini, jadi ini bawalah, ajak Vansa Delvin, mereka tau kok password sandi atm ini"


"oh iya onty"


Ferla menurutinya, ia tak sendirian tapi diantarkan oleh Ravansa dan Delvin atas permintaan Joana


siangnya barulah Ferla selesai membagikan ke lima panti asuhan berbeda untuk buku bukunya, ia pergi ke toko buku lagi membeli beberapa buku dicari Joana


karna tidak semuanya ada di satu toko, jadi Ferla harus pergi keliling sekitar kota itu untuk masuk memenuhi buku buku pesanan Joana


barulah selesainya ia datang membawa buku semua yang ditulis oleh Joana dan banyak nya buku dibeli tidak tanggung tanggung yaitu sebanyak 250 buku yang semuanya random, ada buku hiburan, masak, sekolah, pelajaran, dan banyak lagi


"onty?" sapa Ferla


"ya, gimana?"


"ini sudah, terus bukunya kemana?"


Joana turun melihat beberapa bukunya, ia memerinta untuk Delvin dan Ravansa menata di rak buku lantai bawah rumah Joana sementara Ferla, ia suruh menata di rumah atasnya


setelah semua beres, Ferla memberikan lagi atm nya dan pengeluarannya semua ia sudah catat, Joana mengecek sebentar lalu memberikan uang cash untuk Ferla, Ravansa dan Delvin untuk ganti waktu dan tenaga mereka


"apa ini onty?" tanya Ferla


"banyak sekali? untuk beli apa lagi?"


"terserah kamu Ferla, ini aku kasih untuk kalian, udah ambillah, aku masuk ya"


Ferla baru tau rich girl nya Joana yang tidak pelit terlihat juga, Ravansa dan Delvin duduk berkumpul bersama Benjie dan Albern, Ferla masih bingung sikap Joana ia menanyakan kepada keempatnya kenapa Joana memberikan uang itu


karna keempatnya sudah paham siapa Joana, mereka juga paham jika Joana akan memberikan uang cuma cuma setiap selesai Joana perintahkan sesuatu, mereka menjelaskan semua


"astaga, jadi sering begini onty?" tanya Ferla


"banget, makanya kita udah rela ikut dia tanpa bayaran" jawab Delvin


"menurutmu saja, aku dan tiga lainnya disini dapat bayaran berapa menjadi anak buah nona? jaga nona?" tanya Benjie


"berapa? gak tau deh" jawab Ferla


"tanpa bayaran" jawab Benjie


"hah? serius gak dibayar sama onty?"


"tapi gini nih, sekali kasih ya lebih dari bayaran nya tau"


"jadi?"


"yaa, makan kami tiga kali ditanggung, jajan harian dikasih, belum kalau disuruh suruh kesana sini, kemana mana, beda lagi jatahnya" jelas Albern


"oh ya? waah"


"ini baru rich girl tak pelit" jawab Ravansa


karna Ferla memang masih baru ikut Joana jadi ia belum begitu sedetail itu soal attitude Joana, hingga berjalannya waktu barulah ia paham bagaimana Joana sebenarnya


ketika Joana dirumah, ia memanggil Delvin untuk membelikan makanan untuknya dan membeli untuk yang lain juga, Ferla memutuskan ikut dengan Delvin


"Delvin, ini belikan makanan, aku mau Grilled Chicken dua porsi sama pepsinya" kata Joana


"ya nona siap"


"onty, aku ikut kak Delvin ya" kata Ferla


"yaudah, gakpapa, oh ya Delvin beli buat kalian juga, kalau mau menu lain pilih dah, penting rata semua beli" jelas Joana


"yaa nona"


"kami pergi ya onty"


"yaa, sama panggilkan Vansa" ucap Joana


"dia masih mandi tapi aku akan kasih bilang, biar tau"


"yaudah"


tak lama Ravansa datang, Joana juga menyuruhnya untuk pergi membeli minuman boba di coffe truck milik Akeyla


"ini kamu belikan aku boba yang maxie toping apa aja deh, kamu beli juga" kata Joana


"oh ya nona siap" jawab Ravansa


ketika Ravansa sampai, ia melihat ternyata ada Fabian juga disana


"loh Vansa?" sapa Fabian


"eh Bian, ngapain?"


"biasalah, kamu?"


"beli boba maxie, disuruh nona"


"oh tunggu aku buatin kak, boba maxie topping apa aja mau kan kalau Joana" jawab Akeyla


"iyaa" jawab Ravansa


disini Fabian dan Ravansa mengobrol, dimana Fabian tau dari Ravansa jika Joana hanya ada Benjie dan Albern dirumah karna Ferla dan Delvin beli Grilled Chicken


Fabian memberi kabar itu kepada Max, kenapa Max?


yaa, karna Fabian tau jika Max akan melakukan sebuah misi mencari tau siapa dibalik pria berjubah hitam kepada Joana dengan menyamar menjadi pria berjubah hitam, karna Max penasaran siapa pria berjubah itu, ia curiga Joana tau siapa mereka