My Name JOANA

My Name JOANA
242



"haha iya, aku baik Poy, dengar suara kamu malah makin baik" ucap Joana merayu suaminya


"Moy, aah kamu loh, haha, obat penenang dong aku" ucap Egar candain istrinya


"haha iya masuk itu"


banyak hal mereka obrolkan sampai akhirnya..


"Moy, aku ada kabar" kata Egar


"apa?"


"aku akan persiapan pergi ke amerika"


"wooh? iyakah? kapan?"


"dua bulan lagi sih, tapi udah di plaining kok"


"ahh beneran Poy? serius kah ini?"


"iya dong, kamu senang?"


"emm" jawab Joana bingung


"kok emm?"


"ya habisan kau tanya lagi, ya senang lah" kata Joana


"hehe kupikir kenapa, aku datang bawain banyak hadiah buat kamu Moy sayang"


Joana senang tapi takut, keduanya bercampur diperasaan Joana sekarang, karna bagaimana ia nanti bertemu dengan Egar dengan keadaannya sekarang sebagai istri tawanan dari Motheo dan Samuel


karna di waktu Egar mengatakan ia akan pergi ke amerika ini, di waktu ini pula Joana telah menjadi istri dari dua pria itu


Egar terus bekerja, fokus dengan banyak lemburan untuk mengumpulkan lebih banyak uang, lalu kenapa baru setelah 3 tahun memutuskan pergi ke amerika? kenapa gak dari awal?


yaa karna Egar merasa Joana tidak memiliki kendala apapun di amerika, murni karna pekerjaannya yang menumpuk dan masih membutuhkannya tapi sejak ia mendengar Sherla dan Lestari di rumah Joana hanya berdua dan bercerita tentang kekawatiran keduanya tentang kondisi Joana dengan Motheo dan Samuel disinilah Egar mulai tau ada apa dengan istrinya tidak balik kembali ke indonesia


"oh, jadi ini?" ucap Egar dalam hati nya berpikir


tapi Egar menutupi semua nya, seolah ia tidak tau sama sekali tentang apapun yang semua orang sembunyikan tentang istrinya kepada dirinya, ia menutupi semuanya, ia benar benar diam, meskipun hatinya sakit


"yaa, aku baru sadar, Sherla adalah orang amerika, Lestari adalah orang yang pernah ikut tinggal di amerika dengan Joana, jadi pasti mereka akan menutupinya depanku" ucapnya dalam hati lagi


tapi Egar belum tau jika Joana sudah menikahi dua pria itu, jangankan Egar, Sherla Lestari juga tidak ada yang tau, jika tau, entahlah apa yang dilakukan nanti oleh Egar kepada ketiganya (Joana, Motheo dan Samuel)


ketika waktu berjalan dan semakin dekat, Egar yang kembali pulang kerumahnya bersama Joana lagi, kebetulan minggu itu Meliana dan Enggar menginap untuk week end mereka, tapi Enggar pergi pagi tinggal Meliana dan Egar


"kamu jadi mau ke amerika?" tanya Meliana


"mama? iya ma, aku mau pergi, masih lama sih tapi persiapan lah, pilih pilih mana yang butuh dan tidak perlu dibawa"


"hemm"


"maa, aku bentar loh"


"iya mama tau"


"mama kayak berat"


"mama takut kamu kaya Joana"


"kaya Joana? kenapa dah?"


"ya gak balik"


"astaga mama loh, mikirnya"


"ya kan siapa tau, kamu pergi temui istrimu, disana istrimu betah, kamu bisa saja betah istrimu betah kan"


seketika Egar merasa jika itu benar, bisa jadi ia malah menjadi nyaman tinggal disana karna ada istrinya kan? tapi niatnya kan hanya datang melepas rindu dan meminta izin untuk lanjut kuliah dan jika bisa berkesempatan, ia akan bertemu dengan Motheo dan Samuel


"ya kan? bener kan?" tanya Meliana


"itu kamu diam, bener kan berarti?"


"gini ma, kan Egar mau kuliah lagi, kesana cuma mau ketemu istri, lama loh kita gak ketemu ma, aku sekalian cari tau apa buat dia susah balik, padahal sering telfon, banyak waktu di sering kirim pesan chat, aku sekalian mau bilang soal rencanaku buat kuliah lagi" jelas Egar


"memang kamu belum kasih tau?"


"yaa sudah sih, di telfon, ya kan tadi bilang, sekalian ketemu ma"


"iya udah, gakpapa, eh kalau bisa, bawa saja istrimu balik, jangan kasih dia pergi kerja luar negri lagi"


"iyaa nanti aku bicarakan kok sama Joana"


hari pun tiba, seminggu sebelumnya juga Egar datang kerumah Melanie Amir, meminta izin pergi ke amerika


sebelumnya sudah pamit, tapi kan sudah detik detik mau berangkat, dan di hari terbangnya, hanya Amir dan kedua orang tua Egar saja yang bisa mengantarkan Egar ke bandara


"hati hati nak" kata Meliana


"iya ma, pasti ma, mama doain kan?" tanya Egar


"ya jelas lah, walaupun berat tapi tetap doakan, biar selamat dijalan" jawab Meliana


"bener itu" jawab Enggar


"titip salam buat Joana ya, bilang, papa kangen" kata Amir


"iya pa, Egar ntar langsung ketemu langsung sampein" jawab Egar


Egar pun naik pesawat yang beberapa menit lagi akan terbang membawanya ke tanah amerika, ia mengirim chat pada Joana untuk mengatakan ia sudah dalam pesawat agar Joana nanti menjemputnya karna sudah janjian sejak seminggu lalu tentang kedatangan Egar di amerika


tapi sebelum kaca ditutup, Egar memotret moment dalam pesawat dan mengirimnya di statusnya untuk memberitahu ia pergi ke amerika


foto itu dengan caption


"semoga selamat sampai tujuan yaa aku.. buat ketemu istri yang udah lama ldr.an"


setelah post sebenarnya banyak langsung yang like dan comment foto caption itu beberapa teman Egar tapi karna Egar mematikan hapenya jadi ia tidak tau jika postingannya sudah ramai dalam waktu satu jam saja


sampai di amerika..


langsung menyalakan hapenya dan mencari keberadaan Joana, ia mencari sana sini, melihat lirik sana sini beberapa orang lewat lalu lalang, ia berjalan sembari membawa koper dorongnya dan mencari samg istri


lalu kemana Joana?


nah balik ke sisi cerita kehidupan Joana lagi yaa, dengan posisi masih melanjutkan di sebelumnya yaitu Joana sudah resmi menikah dengan Motheo dan Samuel dan sedang mengonsumsi pil KB nya


jadi ia sudah yakin mau main berapa kali, masuk didalam pun, ia tidak akan pernah hamil asal rutin minum obat tanpa terlambat, tapi karna Joana anak yang ontime, quality of time nya juga sangat kuat dan hebat, jadi tidak kuatir untuknya terlambat meminum obat


yaa mau sebagaimana pun ia berperan dengan peran kucingnya di belakang dua anjing pengawasnya yaitu Motheo dan Samuel


Joana mendapatkan kabar sebulan sebelum kedatangan suaminya, seperti tadi sudah katakan jika Egar sudah janjian dengan istrinya seminggu sebelum keberangkatannya


jadi kita bahas mulai dari sebulan sebelumnya saja ya..


Joana ketika itu bersama Motheo, ia menelfon Samuel didepan Motheo


"halo?" sapa Joana


"ya Bay? kenapa?" tanya Samuel


"bisa datang kesini gak? kerumah kak Theo" kata Joana


"ngapain? siapa itu?" tanya Motheo


"diem" bisik Joana


"sekarang Bay?" tanya Samuel


"iyaa sekarang, ditunggu"


"ada apa Bay? mau ngajak trees*me?"