
sampai dikelas sudah ada Lina
sementara Rean mengobrol beberapa hal
"Joana.. besok pagi dah jam 9 kerumah dah yah, kan minggu"
"ngapain?" tanya Lina
"makan makan, aku sengaja"
tak lama Claudi datang...
"males ada si Bono" kata Claudi
"ayolah, kan dia gak bakalan macem macem ada bapak ibu gue" kata Rean
tapi akhirnya Claudi mau karna Rean berjanji tidak akan ada Bono datang
esoknya..
saat Joana datang diantarkan oleh Amir
disambut dengan baik oleh Rean, Rean juga bersikap sopan pada Amir
"waah om, makasih ya dianterin, ayo masuk" ajak Rean
"sudah, makasih, nanti selesai jam berapa, biar saya jemput"
"oh biar saya antar saja om, gak enak kalau dijemput lagi"
"eh gakpapa, kok" kata Amir
"gakpapa juga om, nanti dianter, juga gak tau kan kapan selesai nya, kita mau kerjakan tugas nya cuma dua sih, tapi nanti juga akan makan makan disini"
"oh yaudah kalau dianter makasih ya"
setelah Amir pergi dan semua berkumpul, mereka mengerjakan tugas, memang bukan tugas kelompok tapi mereka kerjakan dirumah Rean bersama sama
setelah selesai tugas dan bersantai, satu persatu mereka pulang tanpa menunggu suguhan makan sore dari ayah ibu Rean
dan bersisa Lina dengan Joana...
tapi mereka berdua juga tidak makan
"ayo aku anter" ajak Rean pada Joana
"aku sama Lina kok"
"ya gakpapa"
"udah sama aku aja" kata Lina
esok nya..
"kalian kemaren tiba-tiba pulang kenapa cobak" tanya Rean
"aku sibuk dirumah sebenarnya kalau hari libur, kakakku dateng sama istri dan anak nya" jawab Niane
"iya, aku juga ngantuk berat pengen cepat tidur" sambar Henri
hari senin tiba, dihari sekolah ini, semua diawali dengan upacara bendera..
saat upacara, Joana tak melihat Dimas, padahal semua guru ia lihat datang dan hadir..
Dimas, ada, bahkan sengaja memilih barisan dekat dengan guru lain di barisan paling belakang
Setelah upacara Joana dan Claudi menuju kelas tentu dengan murid lainnya termasuk Rean, Niane dan Lina, tak lama lagi lagi kedatangan kakak senior yang tak diharapkan Claudi
tapi dikira akan menggodai Claudi, justru Bono duduk di meja paling depan dan menatap arah Joana
Lina yang tau langsung melirik dan berkode kode pada Claudi tapi Claudi diam saja, padahal maksudnya agar Claudi menanyakan ada apa dengan Joana yang sedang diperhatikan oleh Bono
"ada apa kamu melihati temanku?" tanya Lina
"teman mu? cantik juga" kata Bono
"siapa? Claudi"
"oh..Claudi memang cantik tapi anak itu, siapa nama dia, Joana kah?"
Joana yang daritadi sibuk dengan membaca langsung bingung
"aku Joana, ada apa denganku?" tanya Joana
membuat semakin penasaran, Bono mendekati Joana dan menatap tajam kedua mata Joana dengan sangat dekat
Joana juga menatap balik arah Bono, dan kini kedua nya bertatapan
"malam ini mau jalan?" tanya Bono
"kemana?" tanya Joana
"terserah kamu mau kemana?"
tersenyum mendengar ucapan Joana
"apa kamu tidak pernah keluar malam?" tanya Bono
"belum"
"berikan alamat rumahmu, nanti malam aku datang"
dengan polosnya Joana memberikan alamat nya pada Bono, setelah mendapatkan alamat itu, Bono pun keluar
"yesss, oh Tuhaaan terimakasih" ucap Claudi pelan
"heh" ucap Lina menepuk lengan Claudi
"ih sakit Lin" rengek Claudi
"bukan elu yang bebas malah temen kita yang masuk lubang buaya, elu ya, bisa bisaan" bisik Niane
"Niane, bagus dong Bono gak lagi ngejar"
"iya gak ngejar elu dia ngejar temen lu, temen paling polos yang perna gue kenal seumur hidup gue" jawab Lina
semua anak dikelas itu juga tak habis pikir dengan Claudi, mengapa ia bisa senang melihat temannya menjadi umpan baru Bono, semua tak menyalahkan Joana karna semua Joana Nav benar benar polos..
tak lama guru datang dan semua terdiam mengikuti pelajaran hari itu..
teman teman Joana kuatir, mereka pun mengatakan pada orang tua mereka jika akan pulang larut malam dengan alasan kerja bersama dirumah teman padahal Lina dan Niane menemani Joana yang akan pergi dengan Bono
sementara Claudi benar benar tak mau ikut
merencanakan menceritakan tentang Bono kepada kedua orang tua Joana, disana Lina dan Naine setelah sampai dirumah Joana, Amir dan Melanie menanyakan mengapa hingga malam dirumah Joana
ketika Joana tidak ada barulah menceritakan pada kedua orang tua Joana tentang lelaki bernama Bono mendekati Joana
tapi ekspresi orang tua Joana membuat heran Lina dan Niane karna mereka membiarkan anaknya berteman dengan siapapun
"justru bagus kan kalau Joana ada teman yang mengajak jalan dan mengajak keluar rumah dengan niat baik" kata Melanie
dalam hati kedua teman Joana itu kesal, karna mereka bingung menceritakan bagaimana sosok Bono
sementara Bono ternyata tidak datang sendirian juga. ia juga bersama teman temannya
ditengah jalan, mereka turun ke minimarket, lalu mereka kembali jalan, tapi tengah jalan, mobil mereka kekurangan angin ban
terpaksa mereka menelfon montir dan menunggu untuk penambalan ban karna bocor
akhirnya sampai dirumah Joana...
"Joana, maaf ya, kami kena bocor ban tadi" kata Bono
"yah, iya gakpapa, tapi maaf ya, kalau jam segini sama bapak mamaku gak boleh keluar"
tak lama keluarlah Melanie dan mengatakan jika tidak boleh keluar saat malam untuk Joana
Bono pun paham.. merasa kasihan, Joana mengambilkan minum untuk Bono dan empat temannya itu termasuk Henri dan Rean
memang lah sayang karna sudah malam ayah ibu Joana tidak memberikan izin keluar untuk anak gadisnya
antara kesal tapi lega itulah dirasakan oleh Lina dan Niane
kesal karna Joana terlalu perhatian dan baik, juga lega karna mereka tak jadi keluar
esoknya..
"eh.. kalian gak mau liat Lina sama Niane. mereka belum datang ?" tanya Claudi
"gak" jawab Rean
"emang kenapa ?" tanya teman lainnya
"enggak" jawab Claudi
tak lama Lina Niane Joana datang
Lina dan Niane ternyata bermalam dirumah Joana
waktu istirahat menanyakan perihal semalam..
dan keduanya menceritakan semua
lalu mendengar cerita itu, Claudi merasa kesal, karna gagal
"kok lo bisa bisa nya sedih mereka gagal jalan, harusnya seneng lah kan" jawab Lina
"aneh?" tanya Niane
mendengar perdebatan Lina, Niane dengan Claudi, membuat Rean tak terima akan sikap Claudi, ia juga menyalahkan pada Claudi
di tengah keributan dan juga debat Rean dengan Claudi, tak lama datang lah Bono
karna sudah emosi sejak awal, dengan kasar nya si Rean melepaskan tangan Bono yang akan menyentuh lengan Joana