
Elva memutuskan pamit saja, karna besoknya sudah harus pergi kan
"kamu sudah mau pergi hari ini? abang antar ya ke bandara" kata Elyas
"jangan bang, gak usah, abang kan kerja"
"iya sih, yaudah abang antar hanya sampai depan bandara saja"
"yaudah, jangan masuk nanti abang telat"
Elva siap, mulai jalan, dan sampai di bandara, hanya mengantarkan didepan saja, karna Elyas juga ada pekerjaan, Elyas yakin adik nya bisa mengatasi semuanya karna kan sudah besar, sudah dewasa, sudah paham apa yang ia akan lakukan
sementara itu, Elva masuk dan tak lama Feris datang diantarkan temannya juga disana, dan mereka berdua bertemu lalu bersiap masuk pesawat karna sudah akan terbang
Feris Elva memutuskan untuk pulang mari kita membahas sepulangnya mereka lanjut ke story sisi kehidupan Joana ya
Elva dan Feris sampai, ditanah air mereka dan mereka pulang kerumah masing masing, Feris balik kerumah Dipo, papanya, Elva balik ke kontrakannya bersama teman kampusnya
mereka istirahat seharian sebelum balik kegiatan besoknya, hari pun berjalan dan meninggalkan kesibukan keduanya, yuk balik kepada Joana, si peran utama kita disini..
Joana.. ia telah berada dititik kelulusannya, dalam hitungan jam saja ia akan dinyatakan lulus dan menyandang gelar dokter depan namanya
ia tidak bisa tidur semalaman, menunggu waktu itu berjalan, sampai akhirnya Sherla masuk kamarnya menenangkannya
"Joana, kamu tidak tidur?" tanya Sherla
"belum, aku menunggu jam, masih lama sekali, tapi aku sudah tidur"
"buat apa nunggu jam?"
"aku takut besok tidak bangun"
"astaga. kamu kan pagi kalau bangun, ayo tidur, sama aku disni kutemani, jangan gak tidur, besok tidak akan fresh kamu wisuda"
btw. Joana dan Sherla berkomunikasi menggunakan bahasa inggris ya, itu atas permintaan Sherla, karna bagaimana pun Sherla lebih bebas ketika mengobrol bersama Joana karna bisa menggunakan bahasa inggris dengan lepas,
termasuk dengan seluruh keluarga Joana karna semuanya bisa dan mahir bahasa inggris.
akhirnya Joana bisa tidur dipelukan Sherla, mereka tidur satu kamar dan paginya, Sherla membantu segala persiapan Joana, bahkan ia menjadi asisten peribadi Joana seharian itu untuk memberikan support dan dukungan kepada Joana
"ma, pa, aku berangkat dulu ya" kata Joana
"oh ya udah, mau papa antar?" tanya Amir
"gak usah pa, sama Sherla kok"
"oh Sherla ikut ya? yaudah ayo Sherla duduklah, ikut makan dulu"
"iya bi"
saat mereka makan bersama disana, Melanie dan Amir memprotes atas panggilan Sherla kepada mereka masih sebutan paman dan bibi
"memang nya aku boleh panggil mama?" tanya Sherla
"boleh lah, sejak awal saya minta kamu panggil mama" kata Melanie
Sherla memeluk Melanie dan Amir disana, setelah akan pergi, Amir memberikan kunci mobil miliknya, ia memiliki 2 mobil, dulu 1 dipakai berdua dan 1 lagi dipakai Melinda
tapi karna Melinda sudah resmi menikah dan tinggal dengan suaminya jadi mobil nya terabaikan lah
"apa ini ma?" tanya Joana
"ini biar Sherla setir mobil, dia kan bisa menyetir mobil?"
"bisa ma, bisa" jawab Sherla
"nanti, kalau sudah semua urusan kalian, Joana wisuda dan Sherla kelulusan SMA akan masuk kuliah, mama sama papa akan biayai Sherla buat bikin surat izin mengemudi"
"waah iya ma makasih"
mereka berpelukan berempat karna saling senangnya yaitu Amir, Melanie, Sherla dan Joana
Joana pun pergi kekampus diantarkan oleh mobil yang dikendarai resmi oleh Sherla mulai hari ini
sesampainya..
mereka pun pergi ke ruangan kelas Joana, Sherla menunggu diluar kelas dan tak lama Sherla kedatangan Nandra
yaa Nandra datang memang niat untuk menemani Joana selama wisuda dan juga sambil menyelam minum air, ia juga bisa berduaan dengan Sherla
setelah semua siap, ketika Joana dan beberapa murid angkatannya mulai memasuki ruangan, dan acara akan dimulai disana
setengah acara dimulai, baru beberapa keluarga mulai datang dari para wisudawan dan wisudawati, termasuk keluarga Joana
mereka sampai dan duduk disamping Sherla dan Nandra, bahkan kedekatan ayah ibu Joana dengan Sherla dan Nandra seperti sedikit meledek kedekatan mereka berdua
"ciye berduaan saja" jawab Amir
"papa, apa pa" ucap Sherla malu
"dasar anak muda, alasan nemenin sahabatnya lulusan, eh ternyata berduaan" jawab Melanie
"ah maa, mama kenapa ikutan dah"
mereka mengobrol sambil menyaksikan jalannya acara hari itu, sementara Joana, Joana bersama Wita, karna memang terakhir terakhir Joana lebih dekat dengan Wita dan Nanda termasuk juga Tivano, dengan Tivano memang mulai dekat sejak mereka menjadi pasangan pertukaran pelajar ke amerika
hari itu, Joana duduk bersama teman temannya yang lain, melihat antara Ello dan Vera memiliki jarak, Joana tidak mau lagi memengaruhi mereka untuk baikan
"kamu tidak lihat mereka bagaimana? coba deh Joana satukan lagi, kita mau lulus loh, masak masih ada saja jarak antara kita" kata Wita
"ya sih, tapi biarin Wita, kamu tau mereka sudah sama sama dewasa, punya pilihan"
"apa itu pilihan? menjauhi teman?"
"pilihan, itu termasuk pilihan, Wita, bagaimana kamu di posisi mereka disana, apa kamu mau aku paksa baikan tapi kamu tidak mau baikan?"
"ya sih, yaudahlah"
"lagian kamu tau berapa kali aku duduki keduanya? dan berlanjut? yasudah kan"
mereka mengikuti jalan nya acara hari itu, saat mulai pemanggilan satu persatu murid disana, ketika tepat kepada Joana, semua menyaksikan termasuk teman dan keluarganya tapi ada orang lain disana ikut memerhatikan Joana
dari sisi tamu pentingnya kampus, terdapat salah satu dokter ahli tulang dan dokter umum juga, jadi rangkap, bernama Fero
yap nama memiliki nama beserta gelar gelarnya yaitu Dr.Fero dan nama nama gelarnya masih banyak lainnya, intinya Fero sendiri adalah dokter muda, bertalenta dalam bidang dokter dan berprestasi
btw. kalau gak salah dokter ahli tulang itu termasuk dokter organ dalam bukan sih? kalau iya berarti gelar Fero yang lain termasuk
Sp.OT atau gelar dokter ahli ortopedi dan traumatologi
Sp.PD atau gelar dokter ahli penyakit dalam, termasuk tulang itu tadi ya
dan gelar DR didepan nama, eits jangan salah penulisan dokter itu ya, karna ada 3 penulisan jabatan kedokteran, yaitu DR, Dr, dr
apa beda nya dan apa penjelasan nya ?
- Gelar DR
Gelar pertama adalah DR yang merupakan singkatan dari Doktor Honoris Causa. Yaitu sebuah gelar kehormatan yang diberikan oleh sebuah perguruan tinggi kepada salah satu tokoh yang mumpuni di bidang tertentu. Tokoh yang mumpuni ini bisa datang dari kalangan dosen, yang menjadi ahli di suatu bidang.