My Name JOANA

My Name JOANA
196



tapi Samuel masih saja penasaran dengan kamar itu, ia merasakan ada kejanggalan didalam kamar itu


ia mencium aroma lain, bukan aroma parfum Joana, tapi ia tidak tau wangi siapa itu, beruntung yang datang itu Samuel, jika Motheo pasti sudah tau yang datang itu adalah Sherla


tapi sebisa Joana mengalihkan pikiran Samuel agar tidak terus berusaha masuk lagi kamar Joana


seperti saat Joana pergi kedapur mengambil minum...


"kemana?" tanya Samuel


"kedapur, aku haus, mau ambil minum saja"


"aku mau" kata Samuel


"okeh"


saat Joana balik, ia melihat Samuel akan berjalan kearah kamarnya, ia langsung mencegahnya, ia langsung menaruh dua air minumnya dan menarik Samuel agar menatapnya


"Joana?" ucap Samuel kaget


"mau ngapain kekamar?" tanya Joana


"gak"


"aku tidak sempat bawa, itu bawakan air minumnya"


Joana berdiri didepan pintu kamarnya sampai Samuel membawa minumannya kedepan meja televisi itu


karna terus dibuat tidak fokus oleh Joana, akhirnya Samuel luluh, ia tidak lagi fokus kepada kamar Joana tapi kepada Joana nya


"Joana, tinggal hanya ada kita berdua kan?" tanya Samuel


"emmm? iya, kenapa?" tanya Joana


Samuel mendekati wajah Joana dan mencium bibirnya, sampai Samuel mendorong perlahan Joana ke belakang sofa agar posisi tidur


hingga selama 1jam berciuman, Joana menurutinya saja agar Samuel benar benar lupa soal kamar Joana


tapi dimanjakan oleh Joana, malah jadi kesempatannya, ia memeluk Joana dan mencium lehernya, hingga lama kelamaan ketiduran masih mencium leher Joana


Joana malah ikut ketiduran...


paginya... Joana pun bangun dan membangunkan Samuel, Samuel bangun, lalu bersiap siap pergi dan saat Samuel keluar dari rumah Joana, Samuel masih pemasaran dengan kamar Joana


ia berjalan ke arah samping rumah itu untuk mengintip di jendela kamar Joana tapi beruntungnya Joana yang melihat kepergian Samuel, langsung menutup pintunya dan menguncinya


lalu berlari melihat Sherla, Sherla sudah menahan buang air kecil, jadi Joana menjelaskan jika aman, ia langsung lari dari kamar masuk toilet, dan Joana juga keluar menunggu depan televisi


jadi Samuel tidak menemukan siapa siapa disana, jadilah ia pulang saja


saat Sherla selesai..


"kita diluar saja bicara ya, soalnya jam 9 bentar lagi, Motheo datang" kata Joana


"ahh kita ke apartemen bibi"


"bibi?"


"bibi Melinda"


"ahh iya udah ayo, barangmu bawa saja, kita pergi kesana jadi kamu biar tinggal sana"


mereka bersiap siap pergi ke apartemen Melinda pemberian Ameera dan Freedy, karna Joana tau jadwal kedatangan Motheo paginya


mereka pun pergi dan Joana mengunci rumah nya, lalu berangkat ke apartemen, sesampainnya...


mereka naik lift dan menuju ke lantai yang lain karna kamar Melinda di nomor 37, lalu mereka pun masuk kekamar itu dan akhirnya.. merasa bebas..


disinilah Joana menceritakan kesulitan untuk pulang kembali ke indonesia dan ia tidak tau apa yang terjadi, dan Sherla menjelaskan apa sebab dan alasan Joana tidak bisa pergi dari amerika


mendengar semuanya, Joana tidak kaget, bukan berarti ia tidak peduli juga penjelasan Sherla, tapi Joana sempat berpikir jika ini ulah Motheo dan Samuel


"aku yakin sekali sejak kamu pergi memutuskan kembali kesini, kamu tidak akan pernah kembali ke indonesia" kata Sherla


"aku juga sempat mikir itu Sherla, aku berpikir apa mereka? tapi terus aku mencoba berpisitif thinking" jawab Joana


"Sherla? apa yang kamu pikirkan? jangan, percuma, kamu menyerahkan diri mu, seperti nya aku bebas dari kak Theo tapi masih dijerat kak Sam" kata Joana


"iya juga, tapi bagaimana lagi Joana, aku akan menemui Sam juga, meminta kamu digantikan denganku mau membunuhku juga tak apa" kata Sherla


"jangan, aku yang tidak rela, kamu datang kemari hanya mengatakan ini? kamu balik saja lagi Sherla, aku akan berusaha sendiri untuk bisa pulang" kata Joana


"aku bantu"


"tapi tidak menyerahkan diri"


"iyaa"


"yasudah, kalau bisa kita pulang bersama kenapa tidak kan?"


"iyaa, eh iya Joana, mana aku lihat paspormu" kata Sherla


"paspor? ini" ucap Joana mengambilnya dari dompetnya


Sherla orang asli dalam negri amerika, ia tau juga pembeda paspor asli dan tidak, dulu ayahnya semasa hidup pencetak paspor mengatakan perbedaan dari dilihat saja tanpa mesin cek untuk melihat paspor itu mati atau tidak


dan Joana melihat, paspor itu tidak mati, ia heran, tapi kenapa Joana pergi 3 bandara semua menolak, ahh ini unsur dari pihak Motheo atau Samuel, itu pikiran Sherla yang begitu yakin


akhirnya Sherla menjelaskan kepada Joana tentang paspornya tidak mati sama sekali, dan Sherla meminta Joana mengurus kepulangannya dalam waktu cepat


"Joana. ini tidak mati, paspormu aktif kok, ayahku pernah memberikan pelajaran soal melihat saja paspor aktif tidak, karna ayahku pencetak paspor kerjanya semasa hidup"


"apa iya? kenapa 3 bandara menolak pasporku dengan alasan sama? "


"sudah pasti ulah Motheo dan Samuel" kata Sherla


"lalu bagaimana ini?"


"kontrak kerjamu? selesai?"


"sudah 2 minggu sih"


"ya sudah ayo pergi, kamu siapkan baju bajumu, aku akan mengurus tiketnya"


"okeh deh"


sementara mereka di apartemen, mengobrol, melepas rindu, dan membahas banyak hal tentang masalah Joana, Motheo datang di jam 8 pagi


ia pikir Joana pergi sebentar karna tau Motheo akan datang jam 9, jadi Motheo menunggu sampai jam 9, ia masuk rumah Joana dan melihat seluruh isi rumah itu


tapi selama 2 jam sudah Motheo tidak mendapati Joana datang, berapa kali telfon juga tidak diangkat oleh Joana, akhrinya Motheo meminta setiap anak buahnya yang berkeliling, untuk mencari Joana


waktu berlalu, sore hari, tidak ada yang dapat keberadaan Joana, Motheo menanyakan kepada Samuel juga, ia mendatangi tempat markas Samuel karna sejak pagi ia juga tidak melihat Samuel datang..


Motheo mengabari 4 anak buahnya juga dan mereka datang bersamaan didepan gerbang markas Samuel


sesampainya...


"Theo? cari siapa kamu?" tanya salah satu anak disana


"Sam" jawab Motheo


"jangan bikin keributan"


"panggil atau aku penggal disini kepalamu" kata Motheo


saat anak itu berjalan memanggil Samuel, Motheo menarik bajunya dan mendorongnya, ia masuk dan menemui Samuel yang sedang bersama 4 anak buahnya


"Theo?" sapa Samuel


"dimana Joana?" tanya Motheo


"Joana tidak disini, aku tidak kerumahnya seharian ini" kata Samuel


"jangan bohongi aku, cari seluruh ruangan" kata Motheo


semua mencari kesegala sisi diruangan markas Samuel, tapi tidak ada yang mereka dapatkan


"sudah kubilang, tidak ada, aku tidak ketemu Joana seharian ini karna urusan ku banyak hari ini" kata Samuel