My Name JOANA

My Name JOANA
201



ia masih saja diam, dan tentu keduanya masih menculik Joana dengan menyekapnya, mengikat badan dan menutup mulut dengan lakban itu


"twin, apa kamu tau siapa dia?" tanya Motheo


"tidak, apa mungkin itu saudara atau teman dekatnya" jawab Samuel


"kurasa ini bagian keluarganya dilihat dari namanya, aku akan memotret Joana dengan posisi ini dan mengirimnya"


"tidak perlu, kamu tidak perlu melakukan itu, buat Joana tidak lagi memiliki siapapun kecuali kita, jadi tidak perlu kabari siapa pun disini"


"ahh kau cukup pintar, tapi aku penasaran"


"lupakan rasa penasaran itu"


sementara Sherla, Sherla putus asa, tidak bisa menemukan Joana, ia bingung lagi kemana, ia tidak mungkin peri balik ke apartemen itu karna sudah dalam pengawasan Motheo


Sherla juga bingung harus apa sekarang, ia tidak mungkin di rumah Elyas cukup lama, meskipun pacar Elyas dan Lerry baik kepadanya dan menjaganya juga, tapi ia tidak mungkin terus disana


tak lama ia memutuskan untuk pulang ke indonesia tanpa Joana dan tanpa membawa kembali tas baju yang masih ada di apartemen


dalam pesawat, saat sudah akan pergi, Sherla melihat kearah belakang dan merasa gagal membawa Joana pergi, ia tidak tau lagi kemana ia mencarinya


sesampainya...


Sherla datang kerumahnya, malamnya Nandra datang karna Nandra setiap malam selalu datang kerumah itu dan melihat jika lampu depan menyala, artinya Sherla datang..


ia mengetuk pintu, tak lama Sherla membuka...


"Sherla, kamu dari mana?" tanya Nandra


"duduk Nan" kata Sherla


"iya, ada apa kamu tiba tiba terbang ke amerika? aku kuatir, kamu tidak ada kabar"


"maafkan aku ya buatmu kuatir"


"iya, coba ceritakan"


Sherla untuk pertama kalinya menceritakan semuanya tentang siapa dirinya di amerika, dan apa hubungannya dengan gengster amerika, dan apa juga hubungan gengster itu dengan Joana


yang terbilang kan karna Sherla lah Joana menjadi berurusan dengan Motheo, dimana dulu pertama kali mereka bertemu, Sherla meminta untuk mengganti pakaian mereka yang mengira Joana itu adalah dirinya


"maafkan aku Nandra, aku tau kamu akan marah, aku tau jika mama papa tau juga akan marah, maafkan aku" kata Sherla menangis menutup wajahnya


disini Nandra mengerti perasaan Sherla, Nandra benar benar sudah jatuh hati pada gadis ini, ia memeluk Sherla


"aku paham" kata Nandra


Sherla memeluk balik Nandra dan merasakan kesedihannya dalam pelukan yang mampu membuatnya sedikit lebih tenang


yaa.. untuk sekarang, manusia yang peduli satu satunya kepada Sherla adalah Nandra.


Nandra mencoba menenangkan, ia juga membantu Sherla dalam masalah ini, setidaknya ia tidak bisa membantu tapi ia bisa menemani Sherla


esoknya, Sherla datang kerumah Melanie.


yang ternyata itu adalah hari libur, dimana ketika hari libur tiba, rumah Melanie akan rame kedatangan..


Melinda dan Dimas


Alisia kadang bersama Fero


Elva sering masih datang kerumah Joana layaknya adik kandung Joana


Egar yang rutin setiap hari datang walaupun hanya mampir


bahkan sejak Joana Egar menikah, Meliana dan Enggar sering juga datang


Melanie menyapa Sherla yang baru datang bersama Nandra


"sayang.. datang kapan?" tanya Melanie


"kemarin sore ma"


"loh, kok gak kabari? kamu balik sama Joana?"


"tidak ma"


"loh, apa kamu gak ketemu Joana?" tanya Amir


Sherla melirik kearah Nandra yang memberikan kode untuk tetap tenang dalam situasi ini


"ketemu pa, tapi aku sudah bantu Joana urusannya balik kesini, sepertinya masih butuh proses" jawab Sherla


"astaga" ucap Amir


sementara disana juga Lestari dan Melinda dimana kedua orang yang tidak percaya dengan penjelasan Sherla tentang kabar Joana


ketika semua sibuk mengobrol masing masing, Meliana dan Melanie, Dimas, Amir dan Enggar, sementara Fero, Nandra, Alisia, Egar dan juga Elva yang kebetulan Elva membawa pacarnya yaitu Feris, duduk berkumpul masing masing megobrol


tapi Melinda menyeripit untuk pergi dari sisi suaminya mendekati Sherla, diikuti oleh Lestari yang melihat Melinda mendekati Sherla ia perlu mendekatinya juga


"bibi? ibu?" sapa Sherla


"bibi bisa bicara?"


"oh bisa bi. aku tinggal dulu deh ke Egar" kata Nandra


"makasih Nandra" jawab Melinda


"ya bi"


Nandra bergabung dengan Egar dan yang lain tersisalah Melinda, Lestari dan Sherla


"apa yang terjadi?" tanya Melinda


Sherla hanya diam melirik kedua mata Melinda langsung menunduk lagi


"mereka percaya penjelasan mu nak, tapi ibu kenapa tidak ya" ucap Lestari


akhirnya Sherla menjelaskan rentetan selama ia di amerika, mulai dari ia sampai..


lalu ke perumahan Joana,


tapi ada Samuel dan Motheo,


lalu ia mengendap masuk jendela kamar Joana,


meskipun beberapa menitnya lagi ia hampir ketahuan,


lalu keduanya pergi ke Red Apart,


hampir pergi tapi kalah,


kejaran Motheo dan anak buahnya,


meminta bantuan Elyas,


dan akhirnya menyerah,


karna Joana tidak ada kabar sejak ia pamit pergi meninggalkan apartemen dan tidak lagi kembali


mereka disana hanya bisa pasrah sekarang dengan apa yang telah terjadi yang mereka sudah alami


lalu bagaimana Egar?


Egar tidak merasakan apapun jika istrinya dalam mode bahaya, ia santai saja, tidak merasakan apapun yang layaknya pasangan lain rasakan ketika pasangan mereka dalam bahaya


karna penasaran ini lah membuat Melinda, Lestari dan Sherla menanyakan bagaimana cerita Joana dan Egar masih berhubungan


saat acara berlangsung, Melinda menarik Egar dari teman temannya disana yang mengobrol, lainnya lanjut obrolan tapi Egar mengikuti bibinya


"ada Sherla sama ibuk juga? emm ada apa bi?" tanya Egar


"bibi mau tanya soal kamu sama Joana"


"Egar? kenapa ya bi? kok bahas ini tiba tiba? ada apa sama Joana?"


"tidak ada, bibi cuma nanya, kabar kamu sama Joana bagaimana?"


"baik lah bi, kami juga masih sering telfon video calling"


"oh ya? kapan terakhir?"


"emm 3 hari lalu, pas gak ada kabar"


"kamu gak bingung kenapa sudah setahun lebih malah Joana gak balik juga?"


"kerjaan nya kali bi, aku mikir itu"


"kalau kerjaan? kan kerjaannya udah selesai setahun?"


"iya sih bi, tapi aku percaya sama dia, dia baik baik saja disana, cuma memang aku merasa tidak nyaman beberapa hari ini"


"tidak nyaman?"


Egar menceritakan sejak tiga hari ini, makan tidak nafsu, mandi yang paling sering dilakukan dan tak tertinggal sering ia malas lakukan, kerjaan sedikit keteter hampir saja berantakan, seperti ada yang mengganjal pikirannga


disini mereka bertiga tau, jika Egar merasakan itu karna Joana tidak dalam keadaan baik baik saja beberapa hari terakhir, apalagi Sherla yang tau betul 3 hari lalu dimana Joana pergi dan tidak balik lagi ke Red Apart