My Name JOANA

My Name JOANA
281



"dimana?" tanya Samuel


"iya bos kamar 345" kata anak buahnya itu


"okeh, saya sudah dapatkan kuncinya" kata Samuel


"waah iya bos, kalau begitu saya cek out bos"


"yaa"


anak buahnya pergi, Samuel membuka kamar itu tanpa mengetuk atau memanggil Joana, ia masuk dan melihat Joana sedang tidur di kasur kamar itu


Samuel langsung membuka pakaiannya dan memeluk Joana dari belakang, betapa kagetnya Joana ketika melihat tangan memeluknya dan itu tangan Samuel


"Baaaay? kenapa tiba tiba datang? siapa yang memberitahumu aku disini?" tanya Joana kaget


"sini sayang, peluk aku dulu, betapa aku merindukan kamu"


"jawab dulu, kenapa kamu tau aku disini?" tanya Joana


"jangan paksa aku buat kasar lagi" kata Samuel


Joana pun menurutinya, daripada Samuel marah, itu lebih menakutkan, jadilah ia mendekati Samuel, duduk disamping Samuel di atas kasur itu dan Samuel memeluknya lagi


"aku tau kemana mana kamu pergi, jadi jangan mencoba buat sehari saja bisa lepas dari aku selama di amerika" kata Samuel


"emm" jawab Joana


Samuel memeluk Joana dan mencium leher Joana sambil ia tidur karna Samuel beberapa hari ini tidak bisa tidur nyenyak karna tidak biasa tidur tanpa Joana


Joana mau tidak mau ya menemani Samuel tidur hingga malam nya, Joana bangun, melihat Samuel kedinginan dan badannya panas, Joana kaget dan ini pastilah bukan mengerjainya karna ia merasa itu benar serius kondisinya


"Bay? kamu sakit ya? Bay? ke dokter yaa" kata Joana


"emm"


Joana segera membawa Samuel ke dokter dan ia pun membereskan semua barang barangnya lalu membawa Samuel ke dokter, sesampainya.. Randy memeriksa dan memang Samuel sedang demam jadilah harus dirawat inap disana


Randy menjelaskan jika Samuel kecapekan dan sedikit waktu tidur, memforsir tenaga nya setiap hari membuatnya jadi drop


hingga berjalan semalaman, esok paginya Samuel bangun, ia membangunkan Joana yang tidur dikursi yang ada disampingnya


"sayang" sapa Samuel


"ahh iya Bay?" jawab Joana bangun


"kenapa gak tidur disini sama aku, kok di kursi"


"mana ada, kamu lagi sakit kok"


"gak papa lah siapa melarang? besok tidur disini ya jangan disitu"


"iyaa, kamu kenapa sih? kerja terus ya? kecapekan kamu, kerja terus" kata Joana


"aku gak kerja kepikiran kamu, aku gak bisa tidur gak ada kamu, aku gak biasa tanpa kamu"


"apasih? kalau keluar luar negri kenapa bisa?"


"iya itu jelas aku yang sibuk pergi, tapi aman ada Theo, tapi kemarin kamu pergi ke indonesia kan sendirian lagi aku"


"dasar kaya anak kecil baru pacaran, padahal kamu sudah berapa usia kan?"


"iyaa biarin"


"ayo makan, pas mandi"


Joana mengurus makan pagi Samuel, lalu mandinya, dan beristirahatnya, setelah seharian kegiatan, empat anak buah Samuel juga bergantian datang menjenguk Samuel, hingga malamnya Joana saat tidur pun Joana tidur di ranjang tidur bersama Samuel


Fabian yang akan masuk malam itu, melihat pemandangan diatas kasur rawat dimana Joana tidur di kasur yang sama dengan Samuel, ia hanya menatap kearah mereka, diam beberapa lama hingga akhirnya ia memutuskan keluar dan memjaga diluar saja


beberapa hari dirawat, Joana akhirnya bisa membawa Samuel pulang kerumah nya dan Samuel juga jauh lebih baik lagi dari sebelumnya


saat Joana mulai kembali dengan kesibukannya, ia datang lagi ke Jorshy menemui Jorse dan Shilly untuk meminta maaf karna ia sudah libur selama dua minggu, itu lebih dari kesepakatan awal saat ia meminta cuti liburnya


"kak Jorse, kak Shilly" sapa Joana


"kak, maafkan aku ambil liburnya kelamaan"


"kenapa Joana?" tanya Jorse


"aku pulang ke indonesia selama seminggu sebenarnya tapi sampai disini Sam sakit" kata Joana


"Sam sakit? lalu?" tanya Shilly


"yaa aku harus mengurusinya kak, maafkan aku kak"


"yasudah lah aku mengerti, kamu ditunggu sama Calvin, setiap hari dia mengingat hari dan menanyakan kamu" jelas Shilly


tapi karna Jorshy membutuhkan Joana jadi mereka tidak mempermalahkan itu, Joana menemui Calvin dan mencoba menyapanya dan akhirnya Joana memulai mengurusnya


Calvin pindah lagi keruangan nya dan mulai melakukan aktifitasnya kembali bersama Joana, yang pertama dilakukan Joana adalah membantu agar Calvin bisa kembali dengan cahaya


hari hari berikutnya, saat Joana memiliki pemikiran untuk ia membantu Calvin dengan caranya, ia pun merealisasikan


"Calvin? sudah makannya?" sapa Joana


"sudah, ini makan siang, kamu kok datang siang?"


"iya aku di ruanganku, jadi baru kesini karna garap tugas laporan dulu"


"apa lagi kegiatan hari ini?"


Joana meminta semua suster meninggalkannya dengan Calvin dan memulai menjelaskan rencananya kepada Calvin, Calvin menolak, awalnya ia takut tapi Joana terus memberikannya pengertian


akhirnya Joana pun memutuskan memulainya dimana rencana awal, ia akan menyalakan lampu


Joana memulai menyalakan lampunya, tapi Calvin menutup matanya karna masih belum begitu siap, dan ketika Joana mendekati arah Calvin dan menyentuh lengannya


"sudah perlahan bukanya ya" kata Joana


"jangaaaaan, udah jangan sentuh aku" kata Calvin


"bentar bentar saja, coba dulu"


"jangaaan, sudah, matikan"


"bentar Calvin aku akan langsung mematikannya"


Calvin menurutinya dan membuka mata perlahan tapi langsung teriak dan menutup matanya lagi, seketika itu Joana mematikan lagi lampunya


karna kuatir, Westly dan beberapa suster disana pun membuka pintunya dan melihat apa yang telah terjadi


"dokter Jo? apa yang terjadi?" tanya mereka


"tidak ada, ini hanya sebuah pembelajaran, aku memberikannya pelajaran untuk mulai bisa menggunakan cahaya" kata Joana


yaa memang bukan hal mudah melakukan itu, alhasil Joana harus lebih bersabar lagi mengurus Calvin dan masalahnya ini yang cukup paling sulit diatasi


hari berikutnya, saat Joana dirumah nya, ia mendapatkan hari libur setiap week end nya untuk tidak mengurus Calvin dan ia manfaatkan untuk melakukan banyak kegiatan pribadinya di luar pekerjaan


saat dirumah sendirian, Joana berpikir ia akan pergi ke salon perawatan kecantikan dan ia akan datang untuk merawat diri, dan kegiatan itu berlangsung memang sejak ia pulang dari indonesia


hingga hari itu juga Joana pun berpikir untuk ia akan membuka salon kecantikkan pribadi untuk dirinya sendiri agar bisa melakukan perawatan kapanpun dimana pun


ketika duduk didepan televisi rumahnya bersama Samuel..


"kamu ngurusin apa?" tanya Samuel


"aku mau cari tempat buat aku bikin salon perawatan kecantikkan pribadi, jadi biar bisa kapan saja aku akan mengurus diriku di salon"


"kenapa gak bilang? aku ada kalau kamu mau kucarikan tempat"


"dimana? aku mau cari didekat rumah saja"


"bisa, itu urusanku" kata Samuel


hari kedua week end nya, Motheo datang kerumah Joana menyapa Joana