My Name JOANA

My Name JOANA
260



tengah malam Joana bangun, seperti sudah jadi kebiasaan untuknya, ia bangun ketoilet, kakinya sakit, tapi ia berusaha untuk bisa jalan dengan lancar meskipun harus memegang sisi tembok


lalu kembali lagi kekasur, Joana duduk disamping Motheo, Motheo memeluk kaki Joana dan menyenderkan kepalanya dipaha Joana


"kenapa lama sekali? jangan tinggal aku lama lama" kata Motheo


"iya, ini kan sudah balik"


Joana tidak lagi menolak, ia takut jika ia melepaskan paksa, Motheo akan menghajarnya lagi karna sesuai pengalaman nya saja ia terlalu sering diperlakukan seperti itu


Joana kembali tidur disamping Motheo hingga paginya, Motheo mendapatkan telfon lagi dari seseorang, Motheo mengangkatnya dan pergi mandi lalu meninggalkan Joana


Joana yang bangun, ia kembali tidur lagi, tapi satu jam ia tidur, ia mendengar suara dering telfon dari hapenya yang satunya, karna hapenya kan ia sembunyikan dibawah kasur tidur tepat di bagian kepada Joana jadi terasa jelas getarnya


Joana menarik hapenya dan melihat telfon dari Shilly..


"halo iya kak Shilly?" sapa Joana


"ahh akhirnya kamu memanggilku itu"


"hehe iya lah, kan sudah perjanjiannya"


"hehe iya, eh ya, kamu bisa tidak temui aku, di Jorshy, ada hal mau kukatakan tentang pekerjaan"


"oh kapan?"


"kalau bisanya sekarang, gak bisa gakpapa kapan deh bisanya yang penting hari ini"


"oh yaudah pagi ini bisa kok kak aku pergi"


"beneran ya? yaudah aku sama Jorse sudah menunggu, langsung masuk ruangan kerja kami"


"siap"


Joana mendapat telfon Shilly karna urusan penting yang dikatakan Shilly, Joana bersiap siap, ia mandi, berpakaian rapi, dan keluar rumahnya


Ravansa dan Delvin yang duduk di kursi balkon samping belakang pintu masuk rumah atas Joana, menyapanya


"nona? kau mau pergi?" tanya Delvin


"iya, aku mau ke Jorshy"


"oh, biar aku antar"


"yaudah ayo"


Delvin dan Ravansa menyiapkan mobilnya, Joana takupa berpamitan kepada Benjie dan Albern sebagai penjaga rumah Joana


"Benjie, Albern, saya akan pergi ke Jorshy, kalian jaga rumah" kata Joana


"siap nona" jawab keduanya


"ada yang cari katakan saja ke Jorshy"


"termasuk bos Theo yang datang kah nona?" tanya Benjie


"iya, siapa saja dah, karna aku akan mulai kerja sepertinya"


"baik nona"


"kalau ada penjual makanan lewat atau apa kalian mau makan, ini pakai saja uang cash" kata Joana


"ahh nona, ini tidak perlu biar kami sendiri bayar" jawab Benjie


"kalian kerja kepadaku, jadi semua urusan dengan kalian ya urusanku, pegang saja, pakailah, jangan pernah menolak karna takut pada Theo dan Sam karna bos kalian itu aku" kata Joana


disinilah adab kebiasaan Joana yang begitu dikagumi oleh Benjie dan Albern juga Ravansa dan Delvin dan bahkan juga seluruh anak buah Motheo dan Samuel


karna bagaimana Joana bersikap selalu baik padahal itu tak perlu ia lakukan karna ia adalah seorang istri dari bos mereka tapi Joana masih lakukan untuk menghargai pekerjanya


Joana pun pergi bersama Ravansa dan Delvin


sesampainya di Jorshy..


"kalian tunggu diluar ruangan ini saja, gak perlu ikut" kata Joana


"oh kalian mau beli disuatu? pakai saja ini, berapa saja kalian beli ambil di atm ini, password nya tau kan, tanggal ulang tahun aku" kata Joana


"wooh, nona ini serius?" tanya Delvin


"nona jangan, ini berlebihan" jawab Ravansa


"tidak kok, ambil saja, pakailah, aku membuat atm itu memang untuk anak buahku, tadi kan memberikan uang cash lepada Benjie dan Albern"


"tapi, emm jangan bilang nona.." ucap Delvin terpotong


"gak usah kuatir, aku tidak memiliki rencana apapun memberikan ini, kalian bisa kesini lagi memastikan aku akan masih ada diruangan ini" kata Joana


Joana meyakinkan niatnya memberikan atm itu memang untuk memberi kepada Ravansa dan Delvin agar adil karna sebelumnya sudah memberikan uang kepada Benjie dan Albern


Joana masuk keruangan kerja Shilly yang didalam sudah ada Jorse dan Shilly


"selamat pagi kakak kakakku" sapa Joana


"pagi Joana, waah pagi diawali ketemu kamu jadi senang dipanggil kakak, aku tidak punya adik dikeluargaku" jawab Jorse


"oh iya kah? sama, kalian anak tunggal?"


"iya kami sama sama anak tunggal, makanya berjodoh hehe" jawab Jorse


"loh sama dengan aku dan suamiku, aku dan suamiku sama anak tunggal"


"waah kebetulan"


"ada apa ini ya kak?" tanya Joana


"tunggu suster Westly sekalian ya Joana, biar lengkap" jawab Shilly


tak lama Westly sampai di depan ruangan kerja Jorse dan Shilly, ia melihat dua pria duduk di kursi tunggu ruangan kerja itu, dan ia mengingat dua pria itu adalah anak buah dari komplotan Motheo dan Samuel


Westly masuk dan menyapa Joana, mereka kembali membahas apa yang akan dikatakan oleh Shilly seperti didalam telfonnya tadi ternyata Shilly mendapatkan information lagi dari salah satu rumah sakit jiwa yang memiliki pasien jiwa


yang jadi masalah nya, rumah sakit itu memberikan pada rumah sakit Jorshy selaku rumah sakit jiwa terbesar, secara Jorshy sudah masuk taraf international sejak berita Joana yang berhasil menyembuhkan seorang pasien tingkatan tertinggi


"jadi saya mengajak kalian bertemu untuk mengatakan soal job baru ini, bagaimana Joana kamu?" tanya Shilly


"oh kalau gitu gak papa, saya bersedia kok" kata Joana


"lalu bagaimana dengan Theo atau Sam?" tanya Jorse


"mereka urusan ku, aku janji urusan ini tidak ada campur tangan keduanya"


"okeh sudah"


pembahasan selesai soal jadwal baru Joana sebagai dokter perawat pasien baru, Joana memiliki tanggung jawab baru dari rumah sakit yang mempercayakan kemampuan Joana mengatasi penyakit mental seseorang


tapi setelah pembahasan kerjaan, Westly meminta izin membahas sedikit soal hal luar pekerjaan


"maaf dokter, saya boleh kan bahas sedikit soal diluar pekeejaan?" tanya Westly


"soal apa?" tanya Jorse


"itu, didepan, ada dua anak buah gangster itu kan? ngapain mereka?" tanya Westly pada Joana


"apa iya Westly?" tanya Jorse


"iya dokter, didepan ruangan ini"


"ahh, emm aku mau bilang sedikit intinya, mereka disuruh oleh Theo dan Sam untuk menjadi pengikut ku kemana mana agar mengawasiku diluar" kata Joana


ketiganya pun kaget, iyalah kaget jelas saja, sampai dijaga seketat itu, Joana menjelaskan semua yang telah terjadi bahkan tentang bagaimana Motheo dan Samuel terus memaksanya untuk berhubungan badan


awalnya hanya Shilly yang tau soal ini, tapi sekarang Joana menjelaskan semuanya kepada Jorse dan juga Westly


"beneran? kok kamu gak bilang?" tanya Jorse kepada Shilly


"aku hanya menjaga permintaan pasien, jadi aku harus menjaga nya atas permintaan Joana" jawab Shilly


"ya, itu aku yang minta" jawab Joana