
tengah belajar Joana kepikiran membuat grup chat juga bersama teman teman kampusnya dan ia membuat grup chat juga akhirnya bersama semua teman yang dekat dengan Joana
hari setelah pernikahan, Joana harus kembali bekerja, ia pergi sedikit siang dan memutuskan untuk melihat kondisi Alisia langsung
"gimana Aal?" sapa Joana
"tenang dia, aman, sudah makan, minum obat ini baru tidur"
"okeh, biarin deh, biar tenang sendiri dia"
"iya"
sementara dirumah, Sherla bangun bersiap sekolahnya, Melanie dan Amir juga akan pergi bekerja, dan Melinda bangun menemani Sherla bekerja
kali ini Melinda tidak sendirian, ia bahkan dibantu oleh Dimas, suaminya, untuk mengajari Sherla
sementara Elva juga bangun langsung berpamitan ke kampus untuk kerjaan sekalian ia balik ke kontrakannya
"waah bau bau pengantin baru nya" kata Elva
"eh Elva, kamu mau ngampus?"
"iya bi, aku pamit duluan ya, bye bibi, paman, kak Sherla bye-bye"
"iya hati hati" ucap Melinda
sesampainya dikontrakan, menaruh tasnya saja lanjut prrgi ke kampus, sampai kampus, ia bertemu Feris..
"bagaimana hari ini, sudah bisa melupakan Egar?" sapa Feris
"apa sih tanyanya pak, ya sudah lah, kan sudah jadi pacarmu, nanti aku dipanggang kalau berani pacaran tapi gak sayang"
"haha pinter itu, kupanggang dan kumakan juga ya"
"paaaak"
mereka mengobrol sebentar lalu berpisah, dan beruntungnya sesaat setelah Feris pergi, Ello datang menyapa Elva
"sama siapa kamu tadi?" tanya Ello
"eh kak, emm sama teman kelas saja, kakak kok kesini?"
"iya, ada urusan ke pak Dori"
"emm"
mereka berpisah lagi, Elva bernapas lega gak sampai Ello tau, Ello pergi dan menemui Dori, setelahnya, ia pergi kekantin utama kampus yang ternyata ia sudah janjian dengan Puri disana
"hai, sudah lama?" sapa Ello
"enggak. baru saja, kamu sudah dari pak Dori?"
"sudah, ini sudah"
mereka memesan makanan disana untuk makan pagi bersama disana..
"gimana sama acara Joana kemarin?" tamya Puri
"yaa gitu, emm aku boleh tanya?"
"apa?"
"kamu masih benci ya sama Joana?"
"emm"
"jujur saja Puri, kamu mendekati aku apa karna mau merusak hubungan sahabatan ku dengan Vera dan Joana?"
"Ello, kamu kok mikir gitu? aku tipe orang yang kalau benci sama satu orang gakau dekat dekat mereka"
"tapi kamu tau kan aku sahabat Joana, kamu benci sama Joana kenapa kamu mau aku dekati?"
"aku... aku memang benci sama Joana, tapi itu dulu, saat aku masih memiliki perasaan sama Nero, dan sejak Nero dengan Fadia aku benci Fadia, tapi aku benci Joana, karna dia aku makin jauh dengan Nero tapi sekarang aku lupa semuanya" kata Puri
Puri terus menjelaskan ia serius perasaan suka nya kepada Ello, ya memang mereka tidak berpacaran, tapi hubungan baru ini yang sudah mulai dekat dan masa pdkt sudah membuat Puri nyaman kepada Ello
"kalau aku minta kamu baik kepada Joana dan buktikan sama semua temanku apa kamu mau?" tanya Ello
"kenapa memang harus begitu? apa Joana melarangmu dekat denganku?"
"Joana tidak melarang, dia mendukung, malah mendukung keputusan ku, Joana tau, tapi lain Joana, Vera, Wita bahkan Nanda semua tidak setuju karna aku dianggap berhianat, padahal aku dekati kamu karna tulus" kata Ello
"kamu tulus? lalu kenapa tidak ada hubungan apa apa dari kita?"
"yas aku akan menyatakan semua, ketika kamu benar mengatakan kalau kamu serius denganku"
Ello meminta bukti serius Puri kepadanya, bukankah harusnya pria yang membuktikan? tapi beda cerita Puri dengan Ello dimana Puri adalah gadis paling membenci Joana maka ia harus membuktikan kepada Joana dan yang lain untuk ini baru Ello akan menembak Puri
dan Puri melakukan itu, dimulai ia mendekati Wita, ia juga menyapa ramah Nanda, juga mendekati Vera bahkan ketika mendekati Vera, Vera sedikit menyinggung
"kamu mendekati Ello merusak kami? salah, ambil saja Ello kalau mau, aku dan Joana berteman tanpa Ello bisa" kata Vera
Puri melirik arah Ello, Ello diam, membiarkan memang Vera mau mengatakan apa, karna ingin tau bagaimana kuatnya Puri menghadapi orang seperti Vera
tapi karna terus menjelaskan apa perasaannya, Vera luluh juga, bagaimana pun kerasnya Vera, Vera adalah sama sama perempuannya dengan Puri, Vera tidak langsung menerima hubungan mereka tapi setidaknya Puri sudah menjelaskan
tinggal Joana, Joana mudah, sangat mudah, ia bahkan akan langsung memberikan restu mereka dekat
saat sedang Joana ada dikampus, kebetulan memang Puri mengurus untuk kelulusannya, dan mereka tak sengaja bertemu saat baru saja Joana keluar ruangan dosen dan Puri baru selesai pengukuhannya
tepat mereka berhadapan sekarang, keduanya sama sama diam awalnya, tapi Puri langsung menyapanya sebelum Joana pergi
"emm Joana" sapanya
"ya?"
"ada yang mau aku bicarakan"
"oh, ada apa? katakan"
"aku sedang dekat dengan Ello"
"oh ya? waah sejak kapan?"
"sejak, emm kamu masih di amerika"
"oh ya? aku balik berarti masih?"
"iya"
"kok gak bilang ya Ello sama aku?"
"ini aku baru akan bilang, aku bilang kalau aku akan memberitahumu, dan ingin mengatakan permintaan maafku, aku tidak ada niat apapun dekat dengan Ello selain aku benar benar serius berhubungan" kata Puri
"Puri, kalau kamu benar serius sama Ello, aku dukung. aku malah mau titip, jangan sakiti dia ya"
"Joana, kamu benar tidak marah?"
"tidak lah, buat apa marah?"
"kamu maafin aku kan?"
"iya maafin kamu"
"kita sekarang berteman kan?"
"Joana maafin, tapi bukan berarti mau berteman, udah lah sebatas aku dan Joana izinkan kamu dengan Ello saja bersyukur" sambar Vera
Vera tiba tiba datang...
"gue tau niat lo, udah deh Puri, kita kasih kebebasan, lo mau sama Ello, pergi sana, bawa dia, jangan bawa balik depan kita lagi" kata Vera
"Veraa" ucap Joana
"udah deh, Joana kamu itu terlalu baik, sampai sampai gak sadar dia niat buruk kan? capek aku, penting aku udah ingatkan kamu, kalau ada apa apa sana mereka, sorry aku angkat tangan" ucap Vera
Vera pergi dari sana, sejak itu hubungan Vera dengan Joana dan Ello mulai tidak baik, mengetahui itu, Puri menjelaskan semua yang terjadi kepada Ello, Ello menerima saja, tapi sejak itu hubungan keduanya benar tidak baik
selain karna masalah ini, tapi juga karna ketiga nya sama sama sibuk kkn, tugas mereka masing masing, tapi sejak kejadian itu, tidak membuat Ello menyerah dan malah menyatakan perasaan nya kepada Puri dan memberikan kepastian menjadi pacarnya, karna Ello juga kecewa atas sikap Vera