My Name JOANA

My Name JOANA
225



apalagi semua staff di Netra itu sudah mengenal jika Joana adalah suami dari Joana, mantan staff mereka


saat jalan berkeliling, Ridha melihat keberadaan Septi dan Wita bersama Egar, ia kaget, ia seperti takut di marahi atau di perlakukan tidak baik mengingat Jorse dan Shilly pernah bercerita soal kabar Joana disini yang berhubungan dengan gengster dan mafia amerika


tapi saat Septi melihat Ridha dan memanggilnya, Ridha cukup kesal karna ia sudah berusaha untuk menghindar tapi malah dipanggil


"dokter" panggil Septi


"eh Septi" sapa Ridha membalikkan badan dan menyapa Septi


"pak, ini dokter Ridha, sudah kenal?" tanya Septi


"saya tau sih, tapi gak sering mengobrol, baru ini ya tatapan wajah, ya dokter kan?" ucap Egar


"ahh iya, salam kenal pak" kata Ridha


tidak ada tanda Egar marah akan menyalahkan nya soal Joana tapi ternyata tidak, yaa kan memang Egar tidak tau sama sekali..


sorenya pulang dari Netra, ia kembali kerumah Melanie tapi sesampainya, sudah rame, ada Alisia dan Fero, dan Egar bergabung, ternyata itu adalah acara pembahasan tentang pernikahan Alisia dengan Fero


"jadi kalian menikah tanggal ini?" tanya Egar


"iya, kabari ke Joana ya" kata Fero


"ya kalau Joana sibuk, jangan paksa datang gakpapa" jawab Alisia melirik kearah Sherla dan Lestari


malamnya, Fero menelfon Joana, sebagai rutinitas mereka setiap malam selama ldr, dan saat detik terakhir telfon, baru saja Egar ingat pernikahan Fero dan Alisia, ia pun menjelaskan disana kepada Joana


Joana kaget bukan main, ia bingung, ini benar benar acara paling ia tunggu dari semua pernikahan sebelum sebelumnya karna terkait dengan Alisia


setelah menutup telfonnya, Joana bengong, tak sadar jika Motheo disampingnya baru datang


disaat undangan pernikahan Fero Alisia tersebar, termasuk sampai kepada Egar, Egar mengirim kan fotonya kepada Joana, Joana langsung membaca tapi tidak dibalas, bahkan itu berlangsung tiga harian, Joana juga tidak membalas nya sama sekali


Joana sedih, ia tidak bisa membendung kesedihannya karna tidak juga bisa pulang, merayu, memaki, kasar, lembut, semua dilakukan agar Motheo atau Samuel melepaskannya sebentar saja urusan ini


tapi apapun alasan Joana, tidak sama sekali diterima oleh keduanya dan tetap melarang dan menolak membantu


hari pernikahan tiba, Joana masih tidak menghubungi Egar, Egar menelfon juga tidak ada jawaban, Egar masih berpikir Joana sibuk pekerjaannya padahal Joana di hari dimana Egar seperti biasa mengirim foto dirinya saat akan pergi kepernikahan Fero Alisia, Joana hanya menangis


saat itu Motheo di sampingnya..


"apa yang terjadi?" tanya Motheo


Joana tanpa menjawab lanjut memeluk Motheo disana, dan terus menangis


"jangan pergi kak, disini tunggui aku" kata Joana


"iya aku duduk sini" jawab Motheo


Motheo penasaran dan melihat hape Joana, apa sebab Joana menangis da. ia baru paham jika teman Joana disana menikah dan Joana tidak bisa datang


Motheo kasihan? tidak! ia lebih memutuskan memikirkan rasa takut nya jika ia membiarkan Joana pergi


sementara Egar, tidak mau pusing, ia pergi ke nikahan itu dan mengikuti serangkaian acaranya..


"dokter Fero... Alisia..." ucap Egar


"Egaaaar makasih sudah datang" kata mempelai


"iya dong, doa dan support terbaik untuk kalian"


mengobrol dengan pengantin, mengobrol dengan keluarga Fero juga, dan disana juga ada beberapa teman dekat dan tetangga Alisia dulu sebagai bukti pernikahan


dan Egar mengikuti acara itu, hingga acara bubar selama itu juga Egar mengecek hapenya setiap saat takut jika Joana menghubunginya tapi tidak ada


hingga dua hari kemudian setelah pernikahan Fero Alisia tergelar, Joana baru mau mengangkat telfon Egar


"halo Moy, kenapa baru angkat kutelfon?" tanyanya


"astaga, sudah kupikir begitu, ada salam dari pengantin kemarin"


"iya Poy, salam balik, maafin aku Poy"


"iya Moy, aku sudah bilang kok"


mereka mengobrol disana, hingga akhirnya dibeberapa hari berikutnya, yaa hanya hitungan hari saja, Egar dapat kabar pernikahan baru, dari Claudi dan Rean


mereka tidak dekat dengan Egar, cukup kenal saat dipernikahan Niane dulu, tapi mereka memutuskan mendatangi rumah Melanie


beruntung disana ada Egar..


setelah keduanya sampai rumah Melanie, mereka menjelaskan pada orang tua Joana, Melanie memanggil Egae agar bergabung pembahasan undangan pernikahan


"eh ada dokter Egar juga" sapa Claudi


"iya Claudi, dia sering datang disini" jawab Melanie


"iya, kan ini jadi rumahku juga hehe" jawab Egar


disini lah mereka mengobrol, dan Claudi bilang akan pergi ke amerika memberikan kabar kepada Joana, karna kan memang Claudi sering pergi ke amerika


hari berlalu, sisi cerita kepergian Claudi ke amerika, sampai disana, Claudi datang kerumah yang dulu ia tau yang sudah jadi rumah Max, karna hanya itu rumah yang ia bisa cari tau soal Joana


sampai disana, ia ketemu lagi dengan Max


"cari siapa?" tanya Max


"oh astaga aku lupa tidak disini lagi Joana, aku teman Joana, apa aku bisa ketemu Joana?" tanya Claudi


"saya tidak kenal dia"


"lah, yang punya rumah ini deh, dimana rumahnya?"


"gak tau"


Max benar benar tak acuh, ia tidak peduli apapun, Claudi dan Rean merasa gagal mencari Joana, mereka bahkan keliling sekitar rumah itu, tidak ada yang tau, yaa maklum, para tetangga di luar negri banyak yang bodo amat sama tetangga lainnya, gak kepo berlebihan


sampau Claudi baru ingat Joana pernah bekerja di rumah sakit JORSHY


sesampainya, mereka menanyakan pada admin tapi karna admin utama disana baru, baru tiga bulanan bekerja sementara Joana sudah hampir setahun lepas kontrak kerja jadi ia tidak mengenal Joana


sekeliling rumah sakit juga tidak ada yang merasa kenal Joana, karna Joana kan masih asing, tapi disana mereka tak sengaja bertemu Westley


"cari siapa nona? sejak tadi aku melihatmu mencurigakan?"


"maaf nona, aku tidak bermaksud jahat kok, aku hanya cari temanku, teman ku bekerja di Jorshy ini, tapi aku tidak tau dimana dia"


"ahh, sudah telfon?"


"mati nomornya"


"ahh, sudah tanya beberapa orang yang dekat dengan temanmu selama disini?"


"sudah, tapi tidak ada yang tau"


"oh, emangnya siapa?"


"namanya Joana"


seketika itu Westly kaget mendengar nama itu, akhirnya Westly menjelaskan tentang Joana, Rean dan Claudi kaget dengan yang dijelaskan Westly


dari sinilah, akhirnya keduanya memutuskan untuk tidak lagi mencari Joana, dan menghentikan pencarian, lalu balik ke indonesia, tapi keduanya menitipkan salam kepada Westly jika bertemu memintanya salamkan saja pada Joana dari Claudi Rean


"ahh astaga, aku tidak tau" kata Claudi


"sudah lah tak apa, yang penting kalian tau" kata Westly