
"gak sempat apa alasan kamu? jangan sembunyikan masalah besar dibelakangku ya" bentak Motheo
"ya gak sempat aja, kenapa maksa? kalau aku gak mau kasih tau, terserah aku lah" jawab Samuel
"stop, udah ya, kenapa ribut?" ucap Joana
tak lama Delvin datang, memberikan makanannya kepada Joana, Joana juga memberikan uang untuk Delvin bagi dengan tiga temannya yang lain yaitu Ravansa, Benjie dan Albern
Joana masuk, menyiapkan makanan dimeja makan dan memanggil kedua suaminya, mereka jadi makan bertiga
"oh ya, aku akan pergi lagi sayang, ada kerjaan" kata Motheo
"keluar negri apa?"
"enggak, luar kota saja, eh Sam, jangan kamu tinggal tinggal dia, dia hamil, ada apa apa, kepalamu kupecahin" ucap Motheo
"yaa, kau tenang saja, aku jaga Joana tanpa kamu suruh, malah lebih baik aku yang jaga Joana dibanding kamu" jawab Samuel
"iya deh, aku pegang ucapanmu ya" ucap Motheo
malam itu Joana tidak mau diganggu jadi tidur dikamar sendirian sementara Samuel dan Motheo tidur didepan televisi, paginya, Samuel bangun lebih pagi dari Motheo, Motheo masih tidur, Motheo memang selalu bangunnya paling siang
"aku mau pergi kerja dulu ya sayang, ada Theo kalau butuh apa apa" kata Samuel
Samuel siap siap, diurusi Joana untuk ia pergi kerja, lalu ia mencium kening Joana ketika sudah siap pergi, Joana masuk lagi tersisa Motheo
Motheo bangun sedikit siang, juga ia akan pergi keluar kota seperti ia katakan semalam, Joana juga mengurusi Motheo akan pergi
"kemana Sam?" tanya Motheo
"dia pergi kerja pagi tadi"
"oh, terus kamu sama siapa?"
"kan ada yang lain dibawa"
"oh iya"
Motheo juga keluar dan mencium kening Joana saat akan pergi, tapi Motheo menghampiri Delvin dan Benjie
"dirumah Joana sendirian, jangan tinggalkan dia lama lama" kata Motheo
"siap bos" jawab kedunya
"sana jaga di balkon, Delvin"
"ya bos"
Motheo baru pergi, Delvin dan Ravansa naik ke balkon dan duduk didepan pintu utama rumah atas Joana untuk menjaga Joana
Joana menghubungi Fabian lagi, meminta nya datang, tak lama, Fabian datang, Delvin memanggil Joana, Joana keluar dan meminta Fabian membelikannya makanan
"hai nona? kamu menyuruhku datang?" sapa Fabian
"iya, kak Bian bisa belikan aku makanan lagi ya"
"bisa, apa saja mau kamu beli?"
"Taco, Burrito, Pie Apple, sama Ice Cream Sundae, ini uangnya, buat kamu juga kalau mau beli, sama anak anak yang lain tanya kan juga mau beli apa aja, bawa deh atm ku" kata Joana
"anak anak?"
"iya, Benjie sama Albern dibawa, ini Vansa dan Delvin juga kalian mau apa bilang deh sana sama kak Bian, aku belikan"
"waaah beneran nona?" tanya mereka
"yaa, sana dah"
tak lama Fabian datang lagi membawakan makanan diminta Joana dan mengembalikan atm nya juga, yaa Joana selalu memberikan atm nya yang khusus itu memang untuknya jajan yang membutuhkan uang banyak, karna Joana selalu tidak pernah makan sendirian, ia membelikan empat anak buahnya juga
"oh ya kak Bian, aku sudah kasih tau sama Theo dan Sam soal hamilku" kata Joana
"oh ya? lalu bagaimana?"
"biasa saja, hanya belum bisa untuk dna, nanti setelah lahir saja aku akan melakukan dna"
"bukannya bisa ya dna untuk kehamilan?"
"bisa. resikonya besar aku gak berani"
"iya"
"anak anak?"
"kamu baru tau"
"aku kabari ya"
"ya eh tapi jangan bilang kalau kamu tau sebelum Sam dan Theo tau, paham?"
"paham pasti itu nona"
malamnya, Joana masih menelfon Fabian lagi dan meminta diantarkan makanan lagi, tak lama Fabian datang dan memencet bel rumah atas Joana
"ini pesanannya" kata Fabian
"yaa, apa aja yang ada?"
"ada semua kok, Grilled Chicken, Mac and Cheese, Tuna Sandwich, sana Pot Roast kan?"
"ahh iya, oh ya ini uang buatmu, ganti bensinmu"
"loh jangan, gak usah lah"
"jangan lah, ambil, oh ya, sama belikan anak anak dibawa itu makanan, ini uangnya, yaa, aku tinggal masuk"
"yaaa"
Joana selalu memberikan uang ke banyak orang setiap orang tersebut membantunya dalam beberapa hal, jadi dari segi Motheo Samuel selalu menarik paksa mendapatkan uang tak halal tapi Joana selalu menghamburkan uang nya untuk memberikan kepada orang orang terdekatnya
Fabian turun, dan ia tidak ada kerjaan lagi diluar jadi ikut gabung bersama Ravansa, Delvin, Benjie dan Albern yang menjaga rumah Joana full time
disinilah Fabian menjelaskan tentang kehamilan Joana
"wooh? serius ini nona hamil?" tanya Delvin
"iya serius, aku dapat kabar dari nona, kemarin tapi baru ingat bilang sekarang ke kalian"
"terus bos Theo dan Sam? apa mereka tau?" tanya Ravansa
"sudah lah pastinya"
"iya, berapa bulan itu?" tanya Delvin
"gak tau, taunya hamil"
"gak kelihatan ya kalau hamil" jawab Albern
"belum begitu tua kehamilannya jadi masih kecil"
"terus yang kubingung anak nya siapa?" sambar Benjie
"gak paham aku juga, itu urusan nona sama mereka berdua"
"iya bener" jawab Albern
"pantas saja nona sering memesan makanan kepadamu, kadang juga pas keluar, beli makanan banyak" jawab Delvin
"masak dirumah juga sering kan" kata Ravansa
sementara diatas, Joana makan, yaa.. dia hanya makan makan makan, itu kegiatannya sejak hamil, tidak kaget jika berat badan Joana menambah, Joana hamil menjadi gadis gemuk yang badannya membengkak karna terlalu banyak makan
tapi ia sering cek kesehatan kepada Shilly untuk konsultasi kebiasaan nya itu agar tidak fatal berkelanjutan meskipun Joana masih saja terus makan banyak
setelah makan, karna tidak baik jika harus langsung tidur setelah makan, jadilah Joana membaca bukunya, dan beberapa jam berlalu, sampai masuk tengah malam tanpa terasa bahkan satu buah buku tentang perkembangan janin dalam tubuh penyuka makan telah habis ia baca
Joana menyelesai kan urusan membaca nya, meletakkan buku itu pada rak khusus untuk buku yang tamat ia baca, lalu balik kekamarnya dan berdiam diri disana
Joana berpikir, kehamilannya sekarang sedikit banyak membuatnya merasa aneh, sisi lain kadang ia merasa hamilnya membuatnya bahagia karna akan ada bayi dalam kehidupannya tapi sayang bayi itu bukan hasilnya bersama Egar
tapi salah, jika Joana berpikir itu, karna seharusnya Joana sadar jika bayi dikandungnya itu adalah bayinya dengan Egar bukan dengan Motheo atau Samuel
flashback saja sedikit, masih ingat Joana balik ke indonesia?
ia hanya seminggu, lalu balik ke amerika, dan sebulan di amerika, ia malah hamil, sementara ia pulang dari indonesia bahkan tidak berhubungan dengan Samuel bahkan Motheo