My Name JOANA

My Name JOANA
243



"sembarangan, datang aja lah, sekarang, ditunggu, cepat" kata Joana


Joana langsung mematikan telfonnya, Samuel langsung jalan, sesampainya..


"ada apa sih ketemuin kita?" tanya Motheo


"kenapa Bay? ada apa?" tanya Samuel


Joana menjelaskan semua nya tentang suaminya yang akan datang, seketika itu Motheo Samuel merasa takut, bagaimana jika Joana pergi dengan suaminya?


bagaimana jika mereka cemburu nantinya?


akhirnya perdebatan berlangsung dimana Motheo dan Samuel tidak memberikan izin Joana menemui tapi Joana memaksakan diri untuk harus ia bisa ketemu sama Egar


dan pada akhirnya Joana menarik napasnya, mencoba tenang dan menyejukkan kepalanya agar lebih sabar dan mulai kembali berbicara


"okeh stop, diam, aku mau bicara dulu, aku kasih penawaran" kata Joana


Joana menarik napas nya lalu mulai menjelaskan penawarannya, jika ia akan menuruti apapun semuanya tanpa membantah dan menolak sekalipun ia harus jadi anjing peliharaan bagi Motheo dan Samuel


yaa karna sebelumnya Joana selalu sering menolak, membentak, keras kepala, kasar, tapi sekarang ia berjanji akan melepaskan semuanya, memberikan semuanya, terserah mau apa dilakukan keduanya kepada Joana


"apapun?" tanya Samuel


"apapun" jawab Joana yakin


"tanpa membantah atau menjawab apalagi menolak?"


"yaa.. aku berjanji, tapi biarkan aku bertemu suamiku" kata Joana


"okeh deal" jawab Samuel yakin


"hei apa sih?" bentak Motheo pada Samuel


"apapun Theo, dia bilang apapun loh, yakin loh gak mau?" tanya Samuel


"dia ketemu sama suaminya loh, bukan sama orang tuanya atau sama temannya" kata Motheo


Samuel menepuk lengan Motheo, matanya memberikan keyakinan agar Motheo percaya padanya dan berhasil, Motheo mempercayakan saja pada nya


"tapi kau tau kan urusan mu sama siapa" kata Motheo


"astaga, kau juga kenal siapa aku" jawab Samuel


"jadi?" tanya Joana


"yaa, kami setuju, apapun kan?" tanya Samuel


"apapun, tapi saya bisa ketemu sama suami?" tanya Joana


"yaa, terserah kamu, mau kapan, dan berapa lama juga" kata Samuel


"okeh, makasih kak Sam" kata Joana


Joana membalikkan badannya tapi Samuel berjalan menahan pintu kamar itu dengan badannya


"kenapa?" tanya Joana


"main pergi saja" jawab Samuel


"loh, apa lagi?"


Samuel memgatakan jika ia memberikan sejumlah permintaan yang harus dijalani Joana sejak penawaran Joana itu di deal kan oleh Samuel


dan peraturan baru itu adalah..


Samuel


ia meminta untuk Joana berperan seperti gadis yang ia inginkan, jika Joana di rumah Samuel, Joana harus berpenampilan seperti yang diwajib kan oleh Samuel, yaitu :


kemeja cewek lengan pendek, rok mini, bandana girly, rambut dikuncir dua, dan semua baju selain hitam tapi warna nya harus gelap, seperti merah tua, hijau tua, biru dongker, dan lainnya


sepatu : heels press, lita boots, funtasma saddle, boot girl, wadge bootie, poshy long boots



Motheo


ia meminta untuk Joana berperan seperti gadis yang ia inginkan, jika Joana dirumah Motheo, Motheo menjelaskan penampilan bagaimana yang di wajib kan nya, yaitu :


kaos oblong cewek, celana street hitam panjang, rompies levis, no hiasan rambut, rambut dikuncir satu keatas, dan semua warna harus full hitam, no warna lain


sepatu : sneakers, high hop sneakers, wedges, bondage boots, Mr. martens boots, ankle bootie



semua dijelaskan detail oleh keduanya..


"kamu melanggar kesepakatan utama, menolak" jawab Samuel


"tapi itu bukan gaya fashion ku kaaaak" kata Joana


"yaa aku tidak peduli, kamu sudah deal, menyetujui kan artinya?"


"kenapa malah menjawab saja kamu? gimana? apa mau ketemu atau tidak sama suamimu?" tanya Motheo


"aaarggh iya okeh" jawab Joana


"pintar" ucap Samuel mengusap kepala Joana


"apa lagi? katakan sekarang saja semuanya, biar gak nge-beban pikiran aku" jawab Joana


mereka mengatakan makanan wajib bersama mereka, Motheo meminta Joana menjadi pemakan serba daging tapi Samuel meminta untuk makan sayur dan buah, padahal Joana adalah pemakan nasi, maklum lidah indonesia


"iya, okeh, aku bisa itu, ada lagi?" tanya Joana


pembahasan terakhir dimana Joana tidak lagi pernah melawan mereka, harus bisa menerima mereka sebagai suaminya dan bersikap layaknya istri untuk mereka didalam rumah, sementara diluar rumah diwajibkan untuk tidak banyak kontak dengan orang asing siapapun


bahkan untuk ini, Motheo dan Samuel sudah siapkan empat orang penjaga untuk Joana, lalu siapa saja mereka? yaitu :


Delvin dan Benjie dari pihak Motheo


Ravansa dan Albern dari pihak Samuel


dimana dijelaskan jika masing masing tugas keempatnya adalah Benjie dan Albern stay jaga rumah Joana nanti dan Delvin juga Ravansa akan jadi boardiguard menjaga dan menemani kemana saja Joana pergi


"hah? harus? ya kalau Benjie dan Albern ya okeh lah, tapi Delvin Vansa juga?" tanya Joana


"wajib lah" kata Motheo


"kecuali kamu sudah dirumah, mereka bebas tugas, ganti tugas Benjie dan Albern" jelas Samuel


"ya kali, jalan diikuti mereka, gimana lihatnya orang kepadaku?"


"yaa gak harus dekat, aku akan bilang sedikit jauh, tapi tetap mengawasi mu" jawab Samuel


"sudah, jangan jawab saja, ini peraturan sendiri nya yang bikin" kata Motheo


dan ketika pembahasan paling akhir, satu hal yang diminta oleh kedua pria yang mereka katakan secara bersamaan, yaitu..


"trees*ome" ucap Motheo dan Samuel bersamaan


"woooah? jangan gila ya" ucap Joana


"kenapa? kita sama sama suami kamu kan?" tanya Samuel


"enggak, kalau itu artinya kalian membunuhku"


"memang kita bilang begitu?" tanya Samuel lagi


"aku sudah pikirkan ini lama, aku pikir aku ingin sensasi itu" jawab Motheo


"yaa, benar. selama aku hidup dan bercinta, aku tidak pernah melakukan bertiga" jawab Samuel


"gaak, kalau itu tidak, aku tidak akan pernah mau" kata Joana mundur beberapa langkah karna keduanya semakin mendekati Joana


"kenapa tidak? kamu lupa baru saja loh kamu deal, kamu berjanji" kata Samuel


"kamu menjebakku kan" ucap Joana


"yaa.. aku memang menjebakmu, kau pintar membaca aku, kau cukup mengenaliku rupanya" jawab Samuel


Samuel mencoba merayu Joana dengan lembut agar mau melakukannya untuk mereka


tapi seketika itu Joana melepaskan tangan Samuel dari lengannya yang mencoba merayunya dengan mengelus ngelus lengannya itu


"gak, gak akan terjadi" jawab Joana


"kalau begitu, diantara kami tidak akan ada yang mengizinkan mu keluar menemui suamimu" kata Samuel


"kaaaak" teriak Joana


"aku mengerahkan semuanya untuk jaga rumah selama suamimu di amerika, tidak akan biarkan kamu keluar" kata Samuel


"kaaaak, kamu kan sudah janji mengizinkanku" kata Joana


"apa kamu juga lupa itu atas kesepakatan?"tanya Samuel


"iya tapi jangan itu, aku gak bisa"


"siapa bilang gak bisa?" tanya Motheo


"kak, jangan, jangan dekat dekat" teriak Joana