My Name JOANA

My Name JOANA
51



"oh ke amerika beneran bu? tai saya belum pernah ke amerika" kata Lestari


"ya kan sama dengan Joana, dia juga, kalau ibuk ikut saya kan aman, ada yang bisa saya tanyai kabar Joana juga Joana gak sendirian" kata Melanie


"kalau saya mau saja buk, saya gak ada masalah kemana juga kalau suruh menemani Joana"


"yaudah kalau mau saya dan suami saya biar temui dosen Joana dulu untuk membahas ini, baru fiks semua tinggal pergi, saya dan pak Amir akan mengurus untuk paspornya kamu, karna paspornya Joana sudah diurusnya sama kampusnya kan"


"iya buk, saya mau buk"


"okehlah kalau begitu saya pergi bekerja dulu ya buk"


"iya buk"


mendapatkan persetujuan dan kesediaan dari Lestari, Melanie tenang berangkat bekerja


sementara Joana yang berangkat kekampus ia sudah sampai, ia menuju ruang kelas dan menunggu beberapa menit untuk pas di jam 8 paginya, lalu berjalan menuju ke ruang rapat bem lagi dan untuk ikut pembahasan pertukaran pelajar


berjalan satu jam, dan semua sudah tau apa saja yang akan dibawa dan selepas Joana keluar dari ruangan bem, ia melihat jam masih jam 9.15


ia akhirnya pergi ke kampus Elyas, dan saat sampai kelas, ia mengintip dari balik kaca pintu kelas itu ternyata sedang ada jam kuliah


Joana akhirnya pergi dari sana dan mencari perpustakaan fakultas hukum, selama perjalanan Joana akan pergi ke perpustakaan, tidak ada satu muridpun yang tidak ia sapa disana


semua Joana sapa, tanpa terkecuali, ia menyapa satu persatu sambil tersenyum dengan mengucapkan "selamat pagi" kepada semua murid yang ia jumpai


semua murid disana tentu kenal siapa Joana, mereka takjub dengan sikap Joana yang memang real baik dan suka menyapa, untuk itu semua heran, bagaimana bisa Joana mau kepada Elyas


jangan kan menyapa, siapapun murid di fakultas hukum itu, yang melihat Elyas dan kedua temannya jalan, mereka selalu pergi, menghindar atau menunduk


dan setelah sampai, ia mengisi data...


"kak, saya mau cari buku sejarah dan dasar pengajaran hukum?" tanya Joana


"bisa, silahkan ditulis datanya" kata penjaga perpustakaan itu


setelah menulis


nama : Joana Calista


masuk perpustakaan : 9.17


keluar perpustakaan (diisi penjaga)


fakultas : kedokteran psikologi


kelas prodi : 7.8


menulis urutan diatas lalu memberikan kepada penjaga, dan saat membaca nama itu, seketika penjaga itu kaget, ia membaca nya lalu menoleh kearah Joana


"benar kak? begini kan ngisi nya?" sapa Joana


"Joana ya?" tanya penjaga


"iya saya kak, salam kenal kak" sapa Joana dengan polosnya


"ahh iya salam kenal juga, yaudah bisa silahkan masuk"


"terimakasih kak"


disini penjaga itu baru sadar ia berpapasan dengan gadis, sorang pacar dari singa nya kampus


penjaga itu dengar semua berita tentang Elyas yang memacari anak kedokteran, tapi ia tidak pernah bertemu langsung dengan sosok Joana


yaa, sudah banyak yang tau tentang kabar pacaran Joana dengan Elyas, untuk tidak, siapapun murid kampus itu tidak akan mungkin ada yang masih tidak kenal Joana


Joana masuk, lalu mencari buku bukunya dan membaca disana, mengisi 2 jam kelas Elyas selesainya


setelah selesai kelas Elyas, Elyas keluar dan salah satu murid fakultas itu mengatakan kepada Elyad keberadaan Joana


"bos Elyas, Joana ada di perpustakaan deh, tadi kesini dan mengintip kelas kamu" kata murid itu


"oh apa iya? iya sudah saya kesana, perputakaan fakultas ini kan?" tanya Elyas


"iyaa"


"okeh, terimakasih" kata Elyas


seketika dua murid tadi mendengar kata terimakasih dari mulut Elyas, itu adalah sekali sepanjang sejarah mereka mengenal Elyas, tapi tidak dengan Arsan dan Mikail, yang sudah tau sejak lama bahkan sejak awal dibanding yang lain


"kak, saya sudah ya, ini buku yang tadi saya pinjam" kata Joana


"ahh iya makasih" jawab penjaga perpustakaan


"iya sama sama kak" sapa Joana dengan ramah


penjaga perpustakaan memang sejak tadi menatap wajah Joana diam diam, ia berpikir sejak tadi, bagaimana gadis seperti Joana berpacaran dengan pria sekeras Elyas


tapi seketika pandangannya ia buang dari wajah Joana karna Elyas datang bersama dua temannya


"sayang, kamu disini?" tanya Elyas


"kak Elyas? kok tau aku disini?" sapa Joana


"iya, tadi ada temanku bilang kepadaku melihat mu kesini" kata Elyas


"ohh ya kah? emm, yaudah, ini aku baru saja absen untuk data keluar nya" kata Joana


"yaudah ayo" kata Elyas


"kak, terimakasih" kata Joana kepada penjaga perpustakaan itu


"terimakasih" ucap Elyas juga


disini barulah penjaga perpustakaan itu sadar bagaimana Joana berpengaruh besar terhadap sikap perubahan singa kampus


Joana dan Elyas pun jalan bersama, dibelakang ditemani Mikail dan Arsan juga


"kamu ada kelas kapan lagi kak?" tanya Joana


"gak ada, sudah pulang, tapi nanti malam mau kerumah Arsan, buat lanjutkan tugas skripsi lagi, kamu ada kelas kah?"


"sore nanti, jadi aku ikut kamu saja kemana saja"


"okeh deh, kita jalan saja"


"iya udah, ayo"


"emm bos, kami dibutuhkan?" tanya Arsan


"enggak, pulang kalian dah" jawab Elyas


"kak Elyas, kok gitu jawabnya?" ucap Joana


"ya biar mereka pulang sayang"


"ya bilang baik baiklah"


"iya mereka santai kok"


"yaudah deh bos kami pamitan ya" kata Arsan


"yaaa"


Joana lanjutkan jalan sama Elyas dan mereka pergi untuk makan siang, setelah memesan makanan dirumah makan dekat kampusnya..


"kamu jadi kapan berangkat ke amerika nya sayang?" tanya Elyas


"3 minggu lagi, jadi ini pulang udah langsung persiapan, nanti malam kan kelas ketiga dari pak Michel besoknya juga ada 2 kelas lagi dari pak Dori dan pak Michel" kata Joana


"oh Michel? aku ikut nanti sore buat kelas kamu" kata Elyas


"apa kak, kok ikut, kan malamnya mau kerjakan lanjutan skripsi nya" jawab Joana


"yaudah besok sorenya, kan kelas Michel lagi kan?" ucap Elyas


"iya, kak, kan udah berlaku peraturannya dari pak Dipo, kamu fakultas hukum, sama fakultas beda kelas saja tidak boleh kan sudah kak" kata Joana


"oh iya"


niat Elyas ikut untuk ingin tau kalau Michel mengajar, tapi ia tidak bisa lagi karna sudah ada peraturan peresmian baru itu


akhirnya tidak jadi ikut kelas Joana, tapi Elyas mengantarkan malamnya, lalu menjemput untuk antarkan pulang kerumah lagi


malamnya.. sepulang kelas malam dikampus, Joana pulang diantarkan Elyas, lalu Elyas pergi lagi dan Joana masuk, Joana membersihkan badannya lalu makan malam sendirian, karna semua keluarganya sudah makan malam