
"jadi saya mewakili seluruh dosen terutama pak Dipo,
akan memberikan list yang akan pergi pertukaran pelajar ini" lanjut Dori pada siarannya
ia lanjutkan pembacaan nama murid, dari fakultas dan kelas prodi nya lalu pergi ke fakultas negara yang mana dan ketika membacakan terakhir untuk fakultas kedokteran..
"untuk kedokteran, atas nama joana Calista dari kelas 7.8 dan Tivano 7.2
pembacaan list selesai, bagi yang nama dipanggil baru saja saya harap temui saya dan pak Dipo besok pagi jam 8 untuk pembahasan terkait
saya akhiri siaran, terimakasih waktunya, selamat menjalankan lagi aktifitas kampusnya" ucap Dori
seketika mendengar siaran itu, Elyas kaget, ia pergi kekelas menemui Joana yang akan ada jam kelas
"sayang" sapa Elyas
"kak Elyas, kak, aku ada kelas bentar lagi" ucap Joana
"kamu ikut ke amerika?"
"aku juga tidak tau siapa yang memberikan rekomendasian aku" kata Joana
"aku ikut" kata Elyas
"kak, mana ada, gak mungkin kan kamu tinggalkan kelasmu, kamu masih banyak ujian dan juga skripsi mu belum kelar" kata Joana
tak lama, dosen pengajar datang, lalu menyapa Joana
"Joana" sapa dosen
"kak, aku masuk dulu" kata Joana
"tunggu"
"bahas nanti" kata Joana
"Joana ada perlu, kamu masuk saja" ucap Elyas kepada dosen itu, dosen menurut karna tidak mau berurusan apapun dengan Elyas
"kaaak, jangan gitu, aku masuk dulu, aku akan temui kamu nanti di fakultasmu" kata Joana
"aku tunggu, ini berapa jam selesai?"
"2 jam"
"okeh aku tunggu, gak datang 2 jam, aku kesini"
"iya kak"
Joana pun masuk dan duduk untuk ikut pelajaran sebagai mana mestinya juga, setelah selesai pelajaran, tak lama Wildan, salah satu murid kampus di fakultas keguruan, Wildan juga adalah murid yang menggantikan Ello sebagai ketua bem
"bu permisi, saya mau bicara dengan Joana untuk pembahasan pengiriman pelajar" kata Wildan
"oh silahkan Wildan, lanjutkan urusan mu, saya juga selesai, anak anak, ibu tinggal ya, terimakasih waktunya" kata dosen pengajar hari itu
"yaaa buu" jawab semua murid dikelas itu
Wildan masuk kelas Joana dan meminta izin kepada dosen pengajar, tapi karna kelas selesai, jadi dosen memberikan izin tapi dia langsung pergi juga sekalian
"Joana, saya ada perlu, bisa berkumpul di ruangan bem sekarang ya, saya tunggu" kata Wildan
"oh sekarang ya? okeh aku jalan kesana langsung ya" kata Joana
Wildan keluar tapi Vera malah ikut keluar kelas dan menyapa Wildan disana, tapi sikap Vera membuat Ello bingung, karna terburu buru keluar tapi barangnya masih ditinggal dikelas, sementara Wita yang kebiasaan pulang lebih cepat dari murid lainnya, ia keluar kelas malah tak sengaja melihat Vera dan Wildan diluar mengobrol
disusul Nanda, Nanda sama dengan Wita, dimana Nanda selalu datang lebih lama dan pulang paling cepat dibanding murid lainnya
"Wita, kamu ngapain?" tanya Nanda
"ssst, eh diem, jangan berisik, tuh lihat, mereka pacaran ya?" tanya Wita
"eh iya, ya, kok deket banget gitu?" tanya Nanda
mereka memerhatikan Vera dan Wildan disana mengobrol
yang ternyata Vera menyapa Wildan dan terlihat jelas interaksi kedua nya sudah seperti sangat dekat, disini Nanda Wita baru sadar jika ada hubungan antara teman mereka itu dengan ketua bem baru itu
"byebye" sapa Vera
"sayaaaang?" ucap Wita dan Nanda bersamaan saling menatap satu sama lainnya
saat Vera balik, ia kaget karna ternyata Nanda dan Wita dibelakangnya
"Nanda, Wita" ucap Vera
"duh pacarnya Wildan toh anak ini?" kata Nanda
"ssst jangan berisik" jawab Vera
"oh beneran? kenapa gak cerita sama kita?" tanya Wita
"emm"
"siapa pacaran sama Wildan?" tanya Ello yang baru keluar bersama Joana
"ini nih, dia pacaran dong sama Wildan" jawab Wita
"ooh serius?" tanya Ello
"iya, aku dan Wita dengar sendiri tadi dia panggil sayang" jawab Nanda
"Vera pacaran sama Wildan?" tanya Joana
"iya, tapi jangan berisik, aku tidak mau ada yang tau, ribet urusan, biar aku saja yang tau" jawab Vera
"jadi selama ini kamu pacaran sama Wildan? sering pergi sama pacarnya itu sama Wildan?" tanya Ello
"hehe"
keempat temannya memang tau Vera punya pacar tapi tidak tau jika si ketua bem baru yaitu Wildan
"tapi aku pacarannya sebelum dia di bem sih" kata Vera
"ya terus kenapa gak cerita? kita gak penyebar kok" jawab Ello
"ehh aku pergi dulu ya, telat sudah" jawab Joana
Joana pergi ke ruangan bem, benar saja ia telat, tapi tidak masalah, dan disana sudah ada para murid lainnya yang masuk list pertukaran pelajar
Wildan membahas banyak hal disana ditemani juga oleh Dori, dan besok untuk rapat penting bersama para dosen, untuk membicarakan apa saja yang akan mereka siapkan
sementara rapat, Elyas yang menunggu sudah 12 menit berjalan tidak ada juga Joana datang, ia berjalan kearah kelas Joana, tapi sudah tidak ada murid disana
"hei, ini kelas sudah dari tadi bubar?" tanya Elyas pada murid yang ada disekitar sana
"tidak tau kak, saya juga baru datang" kata nya
sampai akhirnya Elyas bertemu dengan Egar, Egar ketika itu lewat depan kelas Joana, Elyas malas mau menyapa Egar, tapi ia tidak ada jalan lain juga jadi menyapanya
"emm kamu lihat kelas Joana bubar sejak kapan?" Elyas
karna takut juga malas, Egar hanya melirik lalu lanjutkan jalannya lagi tapi Egar menahannya
"ehhmm tolong, saya tidak mau berurusan apapun kok dengan pacar anda" kata Egar
mendengar itu seketika Elyas paham ia dulu pernah membully Egar dan memintanya agar tidak dekati dan urus terkait Joana sedikit saja
"ehh tolong, saya hanya bertanya sekarang saya serius, maafkan saya sikap saya waktu itu" kata Elyas
seketika itu Egar menoleh kearah Elyas dengan heran, baru ini Egar mendengar ucapan keluar dari mulut si singa kampus yaitu tolong dan maaf
"aku hanya tanya, apa kamu tau kelas Joana bubar sejak kapan?" ucap Elyas mengulangi pertanyaannya
"aku tidak tau, tapi tadi aku sempat lihat Wildan memberikan informasi kepada Tivano untuk berkumpul di ruang rapat bem untuk pembahasan pertukaran pelajar disana, saya rasa dia disana" kata Egar
"oh okeh" jawab Elyas
Elyas berjalan akan pergi tapi ia menahan lagi dan membalikkan badannya lalu mengatakan "terimakasih" kepada Egar
Egar hanya diam dan merasakan heran, karna Elyas jauh berubah lebih baik daripada sebelum ia berpacaran dengan Joana
Elyas berjalan lagi pergi ke ruangan rapat bem dan ketika sampai disana...